- Klaim pengangguran AS turun menjadi 202K, menandakan pasar tenaga kerja yang tangguh meskipun momentum perekrutan melambat.
- PHK terkait investasi AI meningkat, namun pemotongan pekerjaan secara keseluruhan mencapai level kuartalan terendah sejak 2022.
- Data tenaga kerja yang kuat menekan pasar, menyeret saham dan kripto karena harapan pemotongan suku bunga melemah.
Klaim pengangguran AS turun menjadi 202.000 untuk minggu yang berakhir 28 Maret, mengejutkan para ekonom yang memperkirakan 212.000. Penurunan ini menunjukkan pasar tenaga kerja tetap stabil meskipun pertumbuhan pekerjaan melambat.
PHK tidak meningkat tajam, menunjukkan stabilitas keseluruhan di berbagai industri, menurut laporan Departemen Tenaga Kerja hari Kamis.
Klaim Pengangguran AS Menandakan Pasar Tenaga Kerja yang Tangguh
Untuk minggu yang berakhir 28 Maret, klaim pengangguran awal turun menjadi 202.000, di bawah ekspektasi 212.000. Penurunan ini menunjukkan PHK tetap terbatas meskipun momentum perekrutan melambat.
Klaim berkelanjutan naik menjadi 1,84 juta, menunjukkan lebih banyak orang membutuhkan waktu lebih lama untuk menemukan pekerjaan. Sementara itu, ADP melaporkan pengusaha swasta menambahkan 62.000 pekerjaan pada bulan Maret, sedikit di bawah Februari tetapi di atas perkiraan.
Pertumbuhan upah juga tetap kuat. Gaji untuk pekerja yang ada naik 4,5%, sementara mereka yang berganti pekerjaan mengalami kenaikan 6,6%. Ekonom Natixis CIB Christopher Hodge mengatakan, "Pasar tenaga kerja tidak lagi memburuk tajam, tetapi masih jauh dari kuat."
PHK AI Meningkat Meskipun Pemotongan Pekerjaan Keseluruhan Lebih Rendah
Perusahaan terus melakukan restrukturisasi saat mereka berinvestasi dalam AI dan otomasi. Challenger, Gray & Christmas melaporkan 60.620 PHK pada bulan Maret, termasuk 18.720 di sektor teknologi.
Dell dan perusahaan teknologi lainnya mengumumkan lebih dari 15.000 pemotongan pekerjaan terkait sistem baru. Andy Challenger mengatakan perusahaan mengalihkan anggaran menuju investasi AI.
Meskipun demikian, total PHK untuk kuartal pertama turun menjadi 217.362, level terendah sejak 2022.
Implikasi Pasar dan Reaksi Investor
Pasar bereaksi negatif terhadap data tenaga kerja yang lebih kuat. S&P 500, Dow Jones, dan Nasdaq dibuka lebih dari 1% lebih rendah karena pedagang mengurangi ekspektasi untuk pemotongan suku bunga jangka pendek.
Pasar kripto juga melemah. Bitcoin turun sekitar 3% menjadi $66.244, sementara Ethereum turun 4,4%.
Harga minyak yang lebih tinggi menambah tekanan setelah ketegangan Iran yang diperbarui mendorong minyak mentah Brent di atas $108. Kombinasi data tenaga kerja yang kuat dan kenaikan biaya energi menunjukkan The Fed mungkin akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi lebih lama.
Terkait: Bitcoin Turun di Bawah $67K saat Minyak Melonjak Setelah Trump Memberi Sinyal Eskalasi Iran
Penafian: Informasi yang disajikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan edukasi. Artikel ini bukan merupakan nasihat keuangan atau nasihat dalam bentuk apa pun. Coin Edition tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul sebagai akibat dari penggunaan konten, produk, atau layanan yang disebutkan. Pembaca disarankan untuk berhati-hati sebelum mengambil tindakan apa pun terkait perusahaan.
Sumber: https://coinedition.com/us-jobless-claims-drop-labor-market-shows-resilience/








