Platform meme coin berbasis Solana, Pump.fun (PUMP), tercatat telah menghabiskan sekitar $350 juta untuk membeli kembali tokennya sejak Juli 2025. Namun, langkah agresif tersebut belum mampu mendorong kenaikan harga.
Alih-alih menguat, harga PUMP justru berada sekitar 81% di bawah level tertinggi sepanjang masa pada September lalu dan bahkan sempat mencetak rekor terendah baru. Saat ini, token diperdagangkan di kisaran $0,00165, jauh di bawah harga ICO di $0,004 dan puncaknya di $0,0088.
Dilaporkan BeInCrypto, data dari dashboard resmi Pump.fun menunjukkan bahwa sekitar 116 miliar token telah dibeli kembali, setara dengan 32,9% dari total suplai yang beredar. Program buyback ini didanai hampir seluruhnya dari pendapatan harian protokol, dengan rata-rata pembelian mencapai $1 juta per hari.
Meski secara teori langkah ini seharusnya mengurangi suplai di pasar, tekanan jual tetap tinggi. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas strategi buyback dalam mendukung harga.
Baca juga: PUMP Turun 18%, Waktunya Serok? Cek Sinyal Buyback Ini
Sejumlah kritik dari komunitas mulai bermunculan, terutama terkait struktur tokenomics proyek tersebut. Beberapa pihak menilai bahwa insider menguasai sekitar 50% suplai dan berpotensi menjual token mereka setiap kali buyback dilakukan.
Kondisi ini memunculkan dugaan bahwa buyback justru dimanfaatkan sebagai exit liquidity oleh pihak internal, bukan sebagai mekanisme untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi investor.
Menurut Tim Research Tokocrypto, data ini menunjukkan buyback agresif saja tidak cukup kalau struktur distribusinya busuk, apalagi saat pasar percaya insider memegang sekitar 50% supply dan berpotensi menjual ke setiap pantulan likuiditas.
“Risiko terbesar justru masih di depan, karena unlock besar 12 Juli 2026 akan membuat 41% supply terkunci jadi bisa diperdagangkan dan bisa memperparah tekanan jual kalau sentimen tidak berubah,” analisanya.
Tekanan terhadap harga PUMP diperkirakan akan semakin besar dengan adanya jadwal unlock besar pada 12 Juli 2026. Saat ini, sekitar 59% dari total suplai satu triliun token telah beredar, sementara 41% sisanya masih terkunci.
Ketika token tersebut mulai dilepas ke pasar, suplai yang meningkat drastis berpotensi menambah tekanan jual, terutama karena sebagian besar token awal dimiliki oleh founder dan investor awal dengan biaya perolehan yang sangat rendah.
Data on-chain pada Maret juga menunjukkan adanya transfer 1,75 miliar token PUMP dari wallet yang terhubung dengan tim ke exchange Bitget, yang memperkuat kekhawatiran akan potensi aksi jual.
Di sisi lain, Pump.fun mencatat pendapatan kumulatif lebih dari $1 miliar berdasarkan data DefiLlama. Namun, performa finansial tersebut belum tercermin dalam pergerakan harga token.
Ke depan, efektivitas program buyback akan sangat bergantung pada bagaimana pasar merespons unlock besar yang akan datang. Jika tekanan jual meningkat, buyback berpotensi hanya menjadi alat distribusi likuiditas, bukan pendorong nilai token.
Baca Juga: PUMP Anjlok 75%, Dugaan Dump Jutaan Dolar oleh Insider Menguat
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
The post PUMP Bakar $350 Juta: Mengapa Harga Justru Terjun Bebas? appeared first on Tokocrypto News.
