Grayscale Research menyebut Aave (AAVE) sebagai calon “nama besar,” dengan mendeskripsikan protokol pinjaman Decentralized Finance (DeFi) ini sebagai “bank tanpa banker” dalam blog terbarunya.
Pandl menyoroti laporan dari Bank of Canada. Para peneliti menemukan, Aave beroperasi dengan net interest margin (NIM) yang jauh lebih rendah dibandingkan bank-bank terdepan di AS dan Kanada, terutama berkat biaya intermediasi yang lebih murah.
Pandl menerangkan bahwa Aave masih “belia” dan belum menangani tantangan rumit seperti credit scoring serta pinjaman tanpa agunan. Tapi, tidak ada sistem pinjaman yang sempurna, seperti yang diperlihatkan oleh gejolak di pasar kredit privat baru-baru ini.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara langsung
Analis Nick menyoroti kekuatan protokol ini dalam unggahan terbaru. Aave menghasilkan sekitar US$142 juta pendapatan bersih di tahun 2025, sementara volume pinjaman kumulatifnya telah menembus US$1 triliun. Biaya transaksi mencapai lebih dari US$885 juta, membuat Aave berada di jalur pertumbuhan kuat menuju tahun 2026.
Data Token Terminal menunjukkan total value locked (TVL) Aave menurun sejak akhir 2025 hingga mencapai US$42,6 miliar pada April. meski begitu, Aave tetap menjadi protokol peminjaman terbesar dengan menguasai sekitar 50% pangsa pasar.
namun, data on-chain menggambarkan kondisi yang lebih hati-hati. Cadangan AAVE di exchange melonjak hingga 2,23 juta token, membalikkan tren penurunan selama satu tahun terakhir, serta menandakan potensi tekanan jual.
Para whale juga terus melepas token AAVE sepanjang tahun ini, di saat kepergian beberapa kontributor baru-baru ini ikut mempengaruhi kepercayaan investor. Harga AAVE kini berada di kisaran US$90, turun sekitar 5% dalam satu hari terakhir seiring penurunan pasar yang lebih luas.
Apakah tesis jangka panjang Grayscale benar-benar terwujud mungkin akan lebih bergantung pada sentimen pasar yang mampu menyamai fundamental, bukan hanya pada metrik protokol saja.
Langganan channel YouTube kami untuk melihat wawasan dari para pemimpin dan jurnalis ahli di bidangnya


