Pada tanggal 14 April, SEC menyetujui usulan FINRA untuk menghapus syarat modal minimum ekuitas sebesar US$25.000 bagi pattern day trader. Keputusan ini menghilangkan salah satu hambatan paling lama untuk partisipasi ritel di pasar.
Keputusan ini juga menghapus istilah “pattern day trader”, yaitu kategori bagi pelanggan yang melakukan empat atau lebih transaksi harian dalam lima hari kerja.
Aturan Pattern Day Trader (PDT) asli mulai berlaku sejak tahun 2001. Regulator menetapkan syarat minimum US$25.000 sebagai respon atas banyaknya kerugian ritel di saat crash dot-com. Selama lebih dari dua dekade, aturan ini secara efektif mencegah akun kecil untuk ikut bertransaksi aktif secara intraday.
Dalam perubahan yang disetujui pada FINRA Rule 4210, trader nantinya hanya perlu menjaga ekuitas secara proporsional dengan eksposur pasar nyata mereka sepanjang hari trading. Pelanggan dari broker-dealer anggota FINRA masih tetap harus memenuhi persyaratan margin awal dan margin pemeliharaan rutin sesuai dengan Rule 4210.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara langsung
Aturan ini juga menutup celah dalam peraturan sebelumnya dengan mengatur opsi zero-days-to-expiration (0DTE). Broker-dealer memiliki dua opsi penerapan. Perusahaan dapat menggunakan sistem pemantauan waktu nyata yang menahan transaksi sebelum melebihi batas margin, atau cukup melakukan kalkulasi satu kali di akhir hari untuk mengevaluasi eksposur intraday.
Akun yang berulang kali gagal memenuhi kekurangan margin intraday dalam lima hari kerja akan dikenakan pembekuan selama 90 hari untuk membuat atau menambah posisi short atau saldo debit. Kekurangan kecil dengan nilai lebih rendah dari 5% ekuitas akun atau di bawah US$1.000, serta yang terjadi karena kondisi luar biasa, tidak akan memicu pembekuan.
Aturan baru ini mulai berlaku 45 hari setelah FINRA menerbitkan Regulatory Notice. Perusahaan yang membutuhkan waktu tambahan untuk upgrade sistem akan diberikan masa transisi selama 18 bulan sejak tanggal Regulatory Notice tersebut.
Langganan kanal YouTube kami untuk menyaksikan pemimpin dan jurnalis berbagi insight ahli

