DeFi lending dan borrowing kini menjadi salah satu fitur paling populer di dunia kripto karena memberikan fleksibilitas yang tidak bisa didapatkan dari bank tradisional.
AAVE, sebagai salah satu protokol lending terbesar dan paling matang di DeFi, memungkinkan siapa saja untuk meminjamkan aset kripto dan mendapatkan bunga, atau meminjam aset dengan jaminan tanpa melalui proses persetujuan kredit.
Bagi investor yang ingin memaksimalkan aset mereka, memahami cara kerja AAVE menjadi salah satu jalan untuk mengamankan peluang untuk menghasilkan yield sekaligus menjaga likuiditas portofolio.
Artikel ini akan menjelaskan bagaimana cara menggunakan AAVE dan DeFi lending secara umum.
AAVE adalah protokol pinjam-meminjam (lending & borrowing) terdesentralisasi yang dibangun di atas blockchain Ethereum dan tersedia juga di jaringan Layer 2. Diluncurkan pertama kali pada 2017 dengan nama ETHLend oleh Stani Kulechov, protokol ini kemudian berganti nama menjadi AAVE yang berarti “hantu” dalam bahasa Finlandia, lalu dirilis ulang pada Januari 2020 dengan model liquidity pool yang lebih efisien.
Berbeda dengan bank konvensional, AAVE tidak memerlukan proses pengajuan kredit, verifikasi identitas formal, maupun perantara untuk melakukan peminjaman dana. Semua transaksi dijalankan secara otomatis melalui smart contract yang transparan dan dapat diaudit oleh siapa saja di blockchain.
Dari data DeFiLlama, AAVE masih jadi menjadi platform lending DeFi terbesar berdasarkan total value locked (TVL).
Baca lebih lengkap: AAVE Aman atau Tidak? Ini Risiko dan Cara Kerja DeFi Lending
AAVE menggunakan model pool berbasis likuiditas yang artinya semua aset dari para pemberi pinjaman (lender) dikumpulkan ke dalam satu pool besar berdasarkan jenis asetnya.
Peminjam kemudian menarik dana dari pool tersebut dan membayar bunga kepada seluruh penyedia likuiditas secara proporsional. Adapun Berikut beberapa fungsi utama dari protokol AAVE:
Setor aset kripto dan dapatkan bunga APY secara otomatis setiap blok blockchain berjalan.
Pinjam aset kripto lain dengan menggunakan aset yang kamu miliki sebagai jaminan (over-collateral).
Pinjam tanpa jaminan dalam satu transaksi blockchain, namun harus dikembalikan dalam blok yang sama.
Mint stablecoin native AAVE yang dipeg ke USD dengan rasio 1:1 yang didukung jaminan oleh jaminan collateral para peminjam.
Baca juga: Harga AAVE Hari Ini: Update, Grafik, dan Faktor yang Mempengaruhi
Meminjamkan aset kripto di AAVE berarti kamu menyetor aset kripto ke dalam pool dan mendapatkan bunga dari peminjam. Begini langkah-langkahnya:
Tampulan dashboard AAVE.
Tidak seperti meminjam uang di bank, di AAVE kamu hanya perlu menyetor kolateral yang nilainya lebih besar dari jumlah yang dipinjam (overcollateralized).
Misalnya, jika ingin meminjam $5.000 USDC, kamu perlu menyetor ETH senilai sekitar $7.000–$10.000 sebagai jaminan. Berikut beberapa langkahnya:
Baca juga: AAVE Anjlok 10% Usai Dugaan Hack $292 Juta, Risiko DeFi Disorot
Singkatnya, Health Factor (HF) adalah rasio nilai kolateral terhadap nilai utang yang diperhitungkan berdasarkan liquidation threshold masing-masing aset. Jika HF turun di bawah 1,0, posisimu berisiko dilikuidasi secara otomatis oleh protokol.
Perhitungannya seperit ini:
Health Factor = (Total Collateral Value * Weighted Average Liquidation Threshold) / Total Borrow Value
Kentuan lengkapnya, bisa kamu pelajari langsung di laman resmi AAVE: Health Factor & Liquidations | Aave
Bagi investor Tokocrypto yang percaya pada fundamental Aave, lending dan borrowing bisa menjadi strategi untuk memaksimalkan aset. Namun, seperti semua aktivitas DeFi, pastikan kamu memahami risiko dari setiap aktivitas tersebut ya!
Bagi investor yang ingin mencoba melakukan staking, kamu juga bisa mencoba staking langsung di aplikasi Tokocrypto. Ada berbagai pilihan mulai dari Ethereum hingga Solana lho! Cek lebih lengkap di sini: Tokocrypto Staking | Banyak Pilihan, Staking Kripto dengan Nyaman
Baca juga: Aave Ganti Mesin! Revenue Kini Mengalir Langsung
Investasi dan trading crypto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset crypto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda.
Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
The post Cara Menggunakan AAVE di DeFi: Pinjam & Lending Crypto Secara Umum appeared first on Tokocrypto News.


