Langkah ekspansi kembali dilakukan oleh Coinbase, kali ini dengan membawa layanan pinjaman berbasis stablecoin ke pasar Inggris.
Melalui fitur terbaru ini, pengguna kini dapat meminjam hingga $5 juta dalam bentuk USD Coin dengan menjaminkan aset kripto seperti Bitcoin, Ethereum, serta cbETH.
Menurut laporan The Block, ekspansi ini bukan sekadar penambahan fitur biasa. Coinbase mengintegrasikan layanan tersebut langsung ke dalam ekosistem onchain dengan memanfaatkan protokol Morpho yang berjalan di jaringan Base.
Artinya, seluruh proses pinjaman: mulai dari pengajuan hingga likuidasi yang dikelola oleh smart contract, bukan oleh sistem terpusat seperti layanan pinjaman tradisional.
Baca Juga: Coinbase Tolak RUU Kripto AS Terkait Yield Stablecoin
Model yang digunakan tetap mengusung prinsip overcollateralized, di mana pengguna harus menyetor jaminan lebih besar dari nilai pinjaman.
Pendekatan ini sudah menjadi standar dalam dunia DeFi untuk mengurangi risiko gagal bayar tanpa perlu melibatkan pihak ketiga sebagai penjamin.
Menariknya, langkah ini datang setelah performa produk serupa di Amerika Serikat menunjukkan angka yang cukup signifikan.
Hingga 14 April 2026, total originasi pinjaman dari layanan terbaru ini ditaksir telah melampaui $2,17 miliar.
Angka tersebut menjadi indikasi kuat bahwa permintaan terhadap pinjaman berbasis stablecoin terus meningkat, terutama ketika dikemas dalam bentuk yang mudah diakses oleh pengguna retail.
Di sinilah letak keunikan strategi Coinbase. Mereka tidak hanya menawarkan layanan DeFi, tetapi juga membungkusnya dalam pengalaman pengguna ala fintech.
Bagi pengguna awam, proses meminjam USDC dengan jaminan kripto kini terasa seperti menggunakan aplikasi pinjaman digital biasa, padahal di balik layar, semuanya berjalan di atas infrastruktur blockchain.
Tim riset dari Tokocrypto melihat langkah ini sebagai sinyal penting dalam evolusi industri kripto.
“Ini adopsi yang nyata karena exchange besar mulai mengemas jalur pinjaman stablecoin onchain menjadi fitur retail yang terasa seperti produk fintech biasa. Kalau ekspansi lintas negara lanjut, batas antara CeFi app dan DeFi rails bakal makin kabur, dan Base ikut diuntungkan sebagai rel backend untuk kredit kripto berskala besar,” kata Tim Research Tokocrypto.
Secara tidak langsung, upaya Coinbase tersebut menyoroti tren yang semakin jelas: integrasi antara CeFi (centralized finance) dan DeFi (decentralized finance).
Jika sebelumnya keduanya berjalan di jalur yang berbeda, kini batas tersebut mulai memudar. Exchange seperti Coinbase berperan sebagai jembatan, menghadirkan kemudahan akses CeFi dengan kekuatan transparansi dan efisiensi DeFi.
Bagi ekosistem Base, ekspansi ini juga menjadi katalis penting. Sebagai layer-2 yang dikembangkan oleh Coinbase, Base mendapatkan manfaat langsung dari meningkatnya aktivitas pinjaman.
Semakin banyak transaksi dan likuiditas yang mengalir melalui jaringan ini, semakin kuat posisinya sebagai infrastruktur utama dalam ekosistem kripto modern.
Dari perspektif pasar, langkah ini berpotensi membuka pintu bagi adopsi yang lebih luas. Inggris sebagai salah satu pusat keuangan global menjadi target strategis, dan keberhasilan di wilayah ini bisa menjadi blueprint untuk ekspansi ke negara lain.
Namun demikian, tantangan tetap ada. Regulasi yang berbeda di setiap negara serta volatilitas aset kripto menjadi faktor yang harus diperhitungkan.
Selain itu, meski tampilan layanan dibuat sederhana, risiko inheren dari pinjaman berbasis kripto tetap tidak bisa diabaikan, terutama terkait likuidasi saat harga jaminan turun drastis.
Terlepas dari itu, langkah Coinbase ini memperkuat narasi bahwa masa depan keuangan kemungkinan akan bersifat hybrid, menggabungkan kenyamanan platform terpusat dengan efisiensi sistem terdesentralisasi.
Baca Juga: Harga Token MOVE Anjlok, Coinbase Putuskan Delisting
Secara keseluruhan, ekspansi layanan pinjaman USDC ke Inggris bukan hanya soal menambah pasar baru, tetapi juga mencerminkan arah perkembangan industri.
Ketika DeFi semakin “dibungkus” dalam pengalaman yang ramah pengguna, adopsi massal bukan lagi sekadar wacana, melainkan proses yang sedang berlangsung.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
The post Coinbase Perluas Sektor Pinjaman Kripto USDC ke Inggris appeared first on Tokocrypto News.


