Saham minyak tetap diminati, meskipun premi perang Iran mulai menghilang dari harga minyak mentah. Pola ini menunjukkan ada faktor yang lebih dalam daripada sekSaham minyak tetap diminati, meskipun premi perang Iran mulai menghilang dari harga minyak mentah. Pola ini menunjukkan ada faktor yang lebih dalam daripada sek

Saham Minyak Naik Meski Premi Perang Mulai Memudar

2026/04/23 23:33
durasi baca 7 menit
Untuk memberikan masukan atau menyampaikan kekhawatiran terkait konten ini, silakan hubungi kami di crypto.news@mexc.com

Saham minyak tetap diminati, meskipun premi perang Iran mulai menghilang dari harga minyak mentah. Pola ini menunjukkan ada faktor yang lebih dalam daripada sekadar pemberitaan yang menahan harga saham-saham ini tetap tinggi.

Posisi opsi pada United States Brent Oil Fund (BNO) justru semakin bullish sejak perpanjangan gencatan senjata pada 22 April, bukan semakin melemah. Ada 3 alasan yang menjelaskan apa sebenarnya yang diperhitungkan trader.

Alasan Trader Opsi Tetap Bertaruh pada Minyak Meski Premi Perang Mulai Menipis

Sinyal bullish pada saham minyak terlihat paling jelas di posisi opsi pada United States Brent Oil Fund (BNO), yaitu ETF yang mengikuti pergerakan harga futures Brent crude.

Pada 25 Maret, saat harga Brent berada di atas US$105 di puncak konflik Iran, rasio open interest put-call BNO berada di level 0,24, yang berarti ada sekitar empat opsi call terbuka untuk setiap satu opsi put. Itu merupakan posisi saat masih ada premi perang dan sudah diperkirakan sebelumnya.

Ingin wawasan seperti ini setiap hari? Daftar ke Newsletter Harian Editor Harsh Notariya di sini.

Snapshot Put-Call BNO 25 MaretSnapshot Put-Call BNO 25 Maret: Barchart

Kemudian, perpanjangan gencatan senjata diumumkan pada 22 April. Sebagian besar risiko perang sudah dikeluarkan dari harga. Kalau trader hanya bertaruh pada kejutan Hormuz, maka seharusnya rasio put-call akan naik seiring penutupan posisi tersebut.

Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Rasio open interest turun menjadi 0,17, berarti ada hampir enam call terbuka untuk setiap satu put. Aktivitas harian bahkan semakin ketat, dengan rasio volume di level 0,05.

Snapshot Put-Call BNO 22 AprilSnapshot Put-Call BNO 22 April: Barchart

Penempatan posisi bullish yang lebih ketat setelah sentimen perang mereda bukanlah ciri hedging. Para trader ini malah memperbarui taruhan mereka dan rela membayar lebih mahal, karena harga opsi sekarang ada di 12% tertinggi sepanjang sejarahnya.

Tingkat keyakinan seperti ini, padahal faktor pendorong jangka pendek mulai memudar, menunjukkan bahwa taruhan mereka didasarkan pada faktor yang bertahan lebih lama dibandingkan berita. Ada 3 alasan yang menjelaskan kenapa arus opsi tetap kuat, dan masing-masing alasan ini mendukung saham minyak yang berbeda.

Dana Institusi Mengalir ke ExxonMobil

Sinyal BNO juga terlihat jelas pada saham ExxonMobil (XOM).

Seiring premi perang mulai menipis pada 17 April melalui pengumuman gencatan senjata pertama, harga XOM sempat turun dari puncak awal April menuju Garis Exponential Moving Average (EMA) 100 hari, garis tren yang melacak rata-rata harga 100 hari terakhir. Garis EMA 100 hari ini mampu menjadi support dan harga saham kembali naik di atas US$149 pada 23 April.

Volume beli tetap stabil selama fase turun dan pulih, tidak ada aksi jual panik maupun lonjakan beli spekulatif. Pola seperti ini menandakan adanya akumulasi secara konsisten.

Chaikin Money Flow (CMF), indikator untuk melihat apakah dana besar institusi masuk atau keluar dari saham, juga mengonfirmasi hal ini.

Antara 8 April hingga 20 April, harga XOM turun namun nilai CMF naik, yang merupakan sinyal klasik bahwa pembeli profesional masuk membeli di saat harga melemah.

Analisis EMA dan CMF ExxonMobilAnalisis EMA dan CMF ExxonMobil | Sumber: TradingView

Pelaku pasar di Wall Street melihat hal yang sama. Pada 10 April, saat proses deeskalasi Iran mulai meningkat dan premi Hormuz mulai menurun, analis TD Cowen, Jason Gabelman, mengulangi rekomendasi Buy untuk XOM dengan hanya sedikit mengurangi target harga dari US$175 ke US$172.

Alasan di balik rekomendasi itu sangat sederhana. ExxonMobil membagikan US$37,2 miliar ke pemegang saham pada tahun 2025, terdiri dari dividen sebesar US$17,2 miliar dan buyback saham sebesar US$20 miliar.

Manajemen perusahaan juga telah berkomitmen untuk melakukan buyback saham US$20 miliar lagi tahun ini. Jika perusahaan mengembalikan dana ke pemegang saham secepat ini, maka harga sahamnya punya batas bawah alami meskipun harga minyak naik turun.

Jika harga bisa kembali melewati US$150 dan menembus US$155, yaitu level Fibonacci yang sedang diamati trader, maka peluang terbuka untuk menuju US$163.

Analisis Harga ExxonMobilAnalisis Harga ExxonMobil | Sumber: TradingView

Namun, penurunan di bawah US$141 akan mematahkan EMA 100-hari dan membuka potensi support yang lebih dalam di US$131 dan US$114.

Saham Valero Tersusun Seperti 3 Februari

Deflasi premi perang yang sama juga menguji Valero Energy (VLO), sebuah perusahaan AS yang bisnis utamanya hanya mengolah minyak mentah menjadi bensin, diesel, dan bahan bakar jet.

VLO sempat terkoreksi setelah mencetak puncak di awal April, lalu dengan cepat naik lagi ke atas EMA 50-hari dan sekarang sedang berusaha breakout di atas EMA 20-hari di US$235.

Volume pembelian tetap tipis selama rebound. Agar tren naik berikutnya terkonfirmasi, VLO perlu breakout bersih di atas EMA 20-hari dengan volume yang kuat. Terakhir kali VLO melakukannya tepat seperti itu adalah pada 3 Februari, dan sejak saat itu, sahamnya reli 41,65%. Tren naik secara keseluruhan sejak pertengahan Desember tetap terjaga, dengan harga bertahan di atas EMA 50, 100, dan 200-hari.

Dari sisi fundamental, Valero tidak perlu harga minyak mentah melonjak. Perusahaan pengilangan meraup keuntungan dari selisih harga antara minyak mentah yang mereka beli dan harga jual bensin, diesel, dan bahan bakar jet. Selisih tersebut disebut crack spread.

Saat ini, crack spread tersebut berada di level tertinggi sepanjang masa.

Berdasarkan Laporan Pasar Minyak April 2026 dari International Energy Agency, kilang minyak global akan mengolah 1 juta barel lebih sedikit per hari pada 2026, sehingga pasar bahan bakar akan tetap ketat meskipun harga minyak mentah mulai stabil.

Goldman Sachs menguatkan skenario ini pada 20 April jelang laporan keuangan Q1, menempatkan Valero sebagai salah satu dari tiga saham energi dividen yang layak dimiliki berkat margin pengilangan yang kuat serta rencana mengembalikan sekitar US$5 miliar kepada pemegang saham pada 2026.

Breakout bersih di atas US$237 dengan volume kuat membuka jalan ke US$252 dan US$263, dua level Fibonacci berikutnya yang sedang dikamati para trader.

Analisis Harga Valero EnergyAnalisis Harga Valero Energy | Sumber: TradingView

Namun, jika harga turun di bawah US$214, maka setup menjadi tidak valid dan harga berpotensi turun ke EMA 100-hari di US$208.

ConocoPhillips Bisa Breakout di Atas US$126 Sebelum Laporan Keuangan

Skenario ketiga datang dari ConocoPhillips (COP). Perusahaan minyak dan gas ini hanya fokus pada ekstraksi minyak mentah, dengan sebagian besar sumur di Cekungan Permian Texas dan portofolio internasional yang kuat.

COP sempat turun ke US$112 saat deflasi premi perang, lalu kembali naik ke atas US$121, yang merupakan level kunci pertama. Hingga 23 April, harga saham berada di US$122, naik sebesar 1,95%.

Chaikin Money Flow tercatat di 0,09 dan telah naik lagi ke atas garis nol, yang mengindikasikan investor profesional justru menambah posisi, bukan menjual.

Analisis Harga ConocoPhillipsAnalisis Harga ConocoPhillips | Sumber: TradingView

Rasio put-call COP memperlihatkan hal serupa. Pada 6 April, rasio kontrak put dengan call terbuka tercatat sebesar 0,75 dan aktivitas harian di 0,76.

Pada 22 April, aktivitas harian turun menjadi 0,36 sementara kontrak terbuka tetap di 0,72. Semakin sedikit trader yang bertaruh melawan saham ini, pola yang sama juga tampak pada BNO.

Rasio Put-Call COPRasio Put-Call COP | Sumber: Barchart

Dari sisi fundamental, penjelasannya cukup sederhana. Perusahaan minyak di seluruh dunia kini mengurangi pengeluaran untuk pencarian dan pengeboran sumur baru. Lebih sedikit pengeboran sekarang berarti pasokan akan semakin ketat di masa depan.

ConocoPhillips sudah mengoperasikan bisnis dengan biaya rendah. Maka dari itu, perusahaan tetap menghasilkan uang meskipun harga minyak mentah bertahan di sekitar US$70, sementara banyak pemain lain justru harus mengurangi aktivitas.

COP akan mengumumkan laporan keuangan Q1 2026 pada 30 April sebelum pasar dibuka. Zacks Investment Research memberikan peringkat tertinggi, yaitu Rank #1 Strong Buy, dan model earnings surprise mereka memperkirakan kejutan positif sekitar 16%, sehingga ada potensi COP mengungguli prediksi analis. Zacks juga memproyeksikan pertumbuhan laba sebesar 17,5% pada 2026.

Breakout bersih di atas US$126, yang merupakan level Fibonacci kunci berikut, membuka jalan ke US$135 atau lebih tinggi. Namun, bila harga turun di bawah US$112 maka setup menjadi tidak valid dan harga akan menuju zona support yang lebih dalam.

Peluang Pasar
Logo INI
Harga INI(INI)
$0.12008
$0.12008$0.12008
-0.04%
USD
Grafik Harga Live INI (INI)
Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi crypto.news@mexc.com agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.

USD1 Genesis: 0 Biaya + 12% APR

USD1 Genesis: 0 Biaya + 12% APRUSD1 Genesis: 0 Biaya + 12% APR

Pengguna baru: stake hingga 600% APR Waktu terbatas!