Harga Ethereum (ETH) saat ini masih bergerak dalam fase konsolidasi setelah tekanan jual besar di awal tahun, dengan pergerakan berada di kisaran US$2.050 hingga US$2.350. Kondisi ini menunjukkan pasar sedang berada dalam fase “menahan napas” sebelum menentukan arah pergerakan berikutnya.
Secara teknikal, ETH masih berada di bawah sejumlah indikator penting seperti EMA 50, 100, dan 200 hari, yang menandakan tren besar masih cenderung lemah. Namun, munculnya pola higher lows atau titik terendah yang semakin tinggi memberikan sinyal bahwa tekanan jual mulai mereda dan minat beli perlahan meningkat.
Menurut Coinedition, indikator Bollinger Bands yang semakin menyempit menunjukkan penurunan volatilitas yang signifikan. Kondisi ini biasanya menjadi tanda awal sebelum terjadi pergerakan harga yang besar, baik ke atas maupun ke bawah.
Di sisi resistance, area US$2.330 hingga US$2.380 menjadi batas utama yang harus ditembus untuk membuka peluang kenaikan menuju US$2.570. Jika berhasil, potensi lanjutan ke US$2.770 hingga US$3.040 akan semakin terbuka.
Namun di sisi lain, support kuat berada di kisaran US$2.080 hingga US$2.100. Jika level ini gagal dipertahankan, ETH berpotensi turun ke US$2.000, bahkan hingga US$1.740 sebagai level terendah sebelumnya.
Baca juga: Sharpe Ratio Kembali Positif, Ethereum Mulai Ada Perubahan?
Tim Research Tokocrypto menilai Ethereum saat ini berada dalam fase konsolidasi yang krusial, di mana tekanan jual mulai melemah namun belum cukup kuat untuk membentuk tren naik yang solid.
“Kombinasi antara volatilitas yang menyempit dan peningkatan aktivitas di pasar derivatif menjadi indikasi bahwa pergerakan besar kemungkinan akan terjadi dalam waktu dekat,” jela
Data menunjukkan bahwa open interest di pasar derivatif terus meningkat, menandakan adanya partisipasi aktif dari trader. Namun, aliran dana di pasar spot justru cenderung fluktuatif, dengan pola masuk dan keluar yang cepat mengikuti pergerakan harga.
Hal ini mencerminkan bahwa pelaku pasar masih berhati-hati dan belum sepenuhnya yakin terhadap arah tren jangka menengah Ethereum.
Namun, tim juga mengingatkan bahwa arah pergerakan masih sangat bergantung pada level kunci. Jika ETH mampu menembus resistance US$2.350 dengan volume yang kuat, maka peluang menuju US$2.500 ke atas semakin terbuka.
Sebaliknya, jika support US$2.080 gagal dipertahankan, maka risiko koreksi lanjutan tetap perlu diwaspadai. Oleh karena itu, mereka menilai fase saat ini lebih cocok sebagai periode observasi sebelum mengambil keputusan, sambil menunggu konfirmasi arah pasar berikutnya.
Baca juga: Harga Ethereum Labil, Aktivitas Jaringan Meledak
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
The post Ethereum Terjebak di Zona Kritis! Siap Tembus $2.500? appeared first on Tokocrypto News.

