Chainlink (LINK) saat ini berada dalam fase krusial setelah pergerakan harga yang semakin menyempit. Meskipun masih menunjukkan struktur bullish ringan, momentum mulai melemah dan pasar terlihat ragu menentukan arah. Kondisi ini sering menjadi tanda bahwa pergerakan besar akan segera terjadi.
LINK saat ini bergerak dalam range sempit antara support dan resistance yang jelas. Harga tetap berada di atas EMA 100 dan 200, yang mendukung tren jangka menengah. Namun, kegagalan menembus resistance berulang kali menunjukkan bahwa tekanan beli mulai kehilangan tenaga.
Pola ini menciptakan kondisi “compression” atau tekanan harga yang biasanya berujung pada pergerakan tajam, baik ke atas maupun ke bawah.
Tim Research Tokocrypto melihat kondisi LINK sebagai fase transisi yang sering terjadi sebelum pergerakan besar. Mereka menilai bahwa keseimbangan antara buyer dan seller saat ini mencerminkan pasar yang masih menunggu katalis baru.
Menurut mereka, meskipun struktur teknikal masih mendukung potensi kenaikan, lemahnya momentum dan minimnya arus dana masuk membuat peluang breakout belum sepenuhnya kuat. Oleh karena itu, konfirmasi di level kunci menjadi sangat penting sebelum menentukan arah selanjutnya.
Baca juga: Moonwell mengajukan proposal tata kelola terbaru ke Standar Chainlink
Diungkap Coinedition, di sisi bawah, support utama berada di area $9.23 hingga $9.14, dengan level psikologis $9.00 sebagai batas penting. Jika level ini ditembus, tekanan jual bisa meningkat dan membawa harga turun ke $8.76 hingga $8.40.
Sementara itu, di sisi atas, resistance di $9.36 hingga $9.45 terus menahan kenaikan. Area $9.55 hingga $9.87 menjadi zona krusial yang harus ditembus untuk membuka peluang menuju $10.00.
Data derivatif menunjukkan Open Interest yang relatif stabil setelah sebelumnya mengalami fluktuasi. Ini menandakan bahwa partisipasi trader masih terbatas dan cenderung berhati-hati.
Selain itu, arus dana yang sebelumnya didominasi outflow kini mulai seimbang, mengindikasikan potensi awal fase akumulasi. Namun, tanpa inflow yang kuat, momentum kenaikan masih sulit terbentuk.
Chainlink saat ini berada di titik penentuan dengan struktur yang mengarah pada potensi pergerakan besar. Namun, tanpa konfirmasi breakout atau breakdown yang jelas, arah pasar masih belum pasti.
Jika resistance berhasil ditembus, peluang kenaikan terbuka. Namun jika support runtuh, tekanan jual bisa mendominasi. Dalam kondisi seperti ini, kesabaran dan konfirmasi menjadi kunci utama dalam membaca pergerakan berikutnya.
Baca juga: Ondo x Chainlink Buka Era Baru, Token Saham AS Bisa Jadi Jaminan
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
The post Chainlink Terjebak di Zona Sempit, Bisa Jatuh di Bawah $9? appeared first on Tokocrypto News.

