Pasar kripto menghadapi potensi tekanan besar hari ini seiring dengan jatuh tempo (expiry) opsi Bitcoin dan Ethereum senilai lebih dari $2,1 miliar.
Menurut Coingape, di tengah ketidakpastian global dan meningkatnya ketegangan geopolitik, pelaku pasar bersiap menghadapi volatilitas tinggi yang bisa memicu aksi jual besar-besaran.
Sebanyak hampir 23.000 kontrak opsi Bitcoin dengan nilai sekitar $1,74 miliar akan kedaluwarsa. Data menunjukkan rasio put-call berada di angka 1,10, menandakan dominasi posisi bearish di pasar.
Harga “max pain” Bitcoin berada di sekitar $76.000, sedikit di bawah harga pasar saat ini di kisaran $77.000. Ini berarti pasar berpotensi bergerak turun mendekati level tersebut saat mendekati penyelesaian kontrak.
Selain itu, volume terbesar terkonsentrasi di strike price $75.500 hingga $77.000, yang menjadi area krusial dalam menentukan arah jangka pendek.
Tim Research Tokocrypto menilai periode expiry seperti ini sering menjadi pemicu volatilitas jangka pendek, terutama ketika didukung oleh sentimen makro yang negatif. Mereka melihat dominasi posisi put sebagai indikasi bahwa pelaku pasar sedang mengantisipasi penurunan atau setidaknya pergerakan sideways.
Namun, mereka juga menekankan bahwa efek expiry biasanya bersifat sementara. Arah pasar selanjutnya akan tetap ditentukan oleh faktor yang lebih besar seperti kebijakan moneter, inflasi, dan kondisi geopolitik.
Baca juga: Trading Card Game dalam Era Blockchain: Peluang dan Tantangan
Selain Bitcoin, lebih dari 175.000 kontrak opsi Ethereum senilai sekitar $400 juta juga akan jatuh tempo. Rasio put-call Ethereum meningkat hingga 1,17 dalam 24 jam terakhir, menunjukkan meningkatnya ekspektasi penurunan harga.
Menariknya, harga “max pain” ETH berada di $2.325, lebih tinggi dari harga saat ini di sekitar $2.284. Ini menciptakan dinamika tarik-menarik antara potensi kenaikan jangka pendek dan tekanan bearish dari posisi opsi.
Tekanan di pasar kripto tidak hanya berasal dari expiry opsi, tetapi juga dari kondisi makro global. Data inflasi PCE AS mencapai level tertinggi dalam tiga tahun di 3,5%, sementara harga minyak melonjak ke $106 akibat konflik AS–Iran.
Kombinasi ini meningkatkan ketidakpastian dan mendorong investor untuk mengurangi eksposur terhadap aset berisiko, termasuk kripto.
Jatuh tempo opsi Bitcoin dan Ethereum senilai miliaran dolar menjadi katalis penting yang berpotensi mengguncang pasar dalam jangka pendek. Dengan sentimen yang cenderung bearish dan faktor makro yang belum stabil, volatilitas diperkirakan akan meningkat dalam beberapa jam ke depan.
Bagi pelaku pasar, momen seperti ini sering kali menjadi penentu arah jangka pendek, apakah pasar akan melanjutkan koreksi atau justru memanfaatkan momentum untuk rebound.
Baca juga: Kiamat Bitcoin? Google Klaim Komputer Kuantum Bobol BTC dalam 9 Menit!
Investasi dan trading crypto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset crypto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda.
Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
The post Waspada! $2,1 Miliar Opsi Bitcoin dan Ethereum Jatuh Tempo appeared first on Tokocrypto News.

