- USMS menjual 57,55 BTC meskipun ada perintah eksekutif.
- Potensi implikasi regulasi untuk kasus serupa.
- Reaksi pasar tetap berhati-hati setelah penjualan.
Layanan Marshals A.S. menjual sekitar 57,55 BTC, yang disita dari pengembang Samourai Wallet Keonne Rodriguez dan William Lonergan Hill, di bawah arahan Departemen Kehakiman, pada 3 November 2025.
Penjualan ini menandai penyimpangan signifikan dari perintah eksekutif Trump, yang berpotensi mempengaruhi pendekatan pemerintah dalam menangani aset digital yang disita dan berdampak pada persepsi stabilitas Bitcoin dalam kasus penahanan.
Layanan Marshals A.S. (USMS) baru-baru ini menjual 57,55 BTC yang disita dari pengembang Samourai Wallet di bawah arahan DOJ. Penjualan ini terjadi meskipun ada perintah eksekutif yang mengharuskan aset tersebut ditransfer ke Cadangan Bitcoin Strategis A.S.
Pengembang Keonne Rodriguez dan William Lonergan Hill menyerahkan BTC setelah mengadakan perjanjian pengakuan bersalah. Meskipun ada arahan untuk menahan BTC, Asisten Jaksa A.S. mengesahkan transfer ke Coinbase Prime. Tindakan ini bertentangan dengan kebijakan yang berlaku.
Pengawasan pasar menyusul karena transaksi menunjukkan pembangkangan kebijakan dan menghasilkan penjualan BTC pemerintah yang signifikan. Dengan pasar kini menyadari, perhatian terfokus pada pendekatan regulasi terkait praktik penanganan aset yang kontroversial.
Tindakan pemerintah ini berdampak pada preseden regulasi dan menghasilkan diskusi tentang penegakan di masa depan. Peristiwa ini memperbarui perhatian pada perintah eksekutif, menyoroti ketidaksesuaian dalam kebijakan penegakan DOJ terhadap aset digital.
Senator Cynthia Lummis, Senator A.S., mengatakan, "Penjualan 57 BTC oleh DOJ melanggar arahan Cadangan Bitcoin Strategis Trump."
Tantangan regulasi yang sedang berlangsung yang melibatkan teknologi dan kebijakan menggarisbawahi bagaimana kejelasan hukum tetap menjadi masalah kritis. Penjualan ini memicu diskusi tentang strategi penanganan Bitcoin pemerintah dan implikasinya pada kebijakan regulasi yang lebih luas.
Pertanyaan muncul mengenai peran masa depan Bitcoin dalam cadangan pemerintah karena tren historis menunjukkan sikap pemerintah yang berkembang terhadap aset digital. Wawasan tentang lanskap hukum dan teknologi dapat lebih lanjut memandu keputusan kebijakan mendatang.


