Sekitar 3.555 individu telah terdampak oleh kerusuhan Gunung Berapi Mayon yang sedang berlangsung di Albay, menurut Dewan Nasional Pengurangan Risiko dan Manajemen BencanaSekitar 3.555 individu telah terdampak oleh kerusuhan Gunung Berapi Mayon yang sedang berlangsung di Albay, menurut Dewan Nasional Pengurangan Risiko dan Manajemen Bencana

Lebih dari 3.000 orang terdampak oleh kerusuhan Gunung Berapi Mayon, kata NDRRMC

Sekitar 3.555 individu telah terdampak oleh kerusuhan berkelanjutan Gunung Mayon di Albay, menurut Dewan Pengurangan dan Manajemen Risiko Bencana Nasional (NDRRMC) pada hari Kamis.

Dalam laporan situasional yang dirilis pada pukul 11:00 pagi, NDRRMC mengatakan bahwa dari individu yang terdampak, 963 keluarga, atau 3.516 orang, mengungsi di dalam 13 pusat evakuasi. Sedangkan 39 individu lainnya dibantu di luar pusat evakuasi.

NDRRMC mengatakan, bahwa semua penduduk yang terdampak berasal dari Albay, terutama dari kotapraja Malilipot, Camalig, dan Kota Tabaco.

Selain itu, hampir semua keluarga yang terdampak dari sekitar 960 rumah tangga, telah menerima bantuan. Total biaya bantuan telah mencapai lebih dari 4,7 juta peso.

Dua kotapraja di Albay juga dilaporkan mengumumkan penangguhan kelas, kata NDRRMC.

Sementara itu, Gubernur Albay Noel E. Rosal mengatakan pemerintah daerah sedang mempersiapkan untuk menampung lebih banyak pengungsi jika aktivitas Gunung Mayon meningkat ke Tingkat Siaga 4.

"Saat ini, kami memiliki lebih dari 2.000 pengungsi. Jika mencapai Tingkat Siaga 4, kita berbicara tentang 50.000 orang lagi. Itu bukan main-main," kata Tuan Rosal dalam video yang diposting di Facebook pada hari Kamis dalam bahasa Inggris dan Filipina.

Menurut buletin tingkat siaga PHIVOLCS, jika Gunung Mayon mencapai Tingkat Siaga 4, zona bahaya akan diperluas hingga radius 10 kilometer atau lebih dari kawah puncak atau ventilasi aktif. Perluasan ini berpotensi mencakup lebih banyak area pemukiman yang memerlukan evakuasi.

"Jadi, kami juga perlu mencari dukungan dari pemerintah nasional untuk evakuasi dan saat kami menjangkau komunitas. Kami membutuhkan lebih banyak mobilitas," katanya.

Tuan Rosal mengatakan bahwa 729 keluarga yang menjalani evakuasi preemptif ditampung di pusat evakuasi di enam unit pemerintah daerah.

Departemen Kesejahteraan Sosial dan Pembangunan (DSWD) juga telah berjanji untuk memberikan bantuan berupa persediaan makanan selama dua minggu untuk keluarga-keluarga ini, katanya.

Dalam advisory terbaru dari PHIVOLCS yang dirilis beberapa jam yang lalu, peristiwa arus kepadatan piroklastik runtuhnya kubah (PDC) baru terjadi di puncak Gunung Mayon pada pukul 6:51 pagi.

Peristiwa ini menghasilkan "awan abu co-PDC keabu-abuan yang naik 1.000 meter sebelum bergerak ke barat-barat laut," kata NDRRMC.

Sejak pukul 12:00 pagi pada hari Kamis, 8 Januari, total 40 peristiwa PDC diskrit telah tercatat.

NDRRMC juga mengatakan bahwa ada laporan hujan abu tipis di area termasuk Kota Legazpi, Guinobatan, Bacacay, Camalig, dan berbagai barangay lainnya.

Tingkat Siaga 3 tetap berlaku untuk Gunung Mayon sejak pertama kali dinaikkan pada hari Selasa, karena gunung berapi menunjukkan erupsi magmatik dari kubah lava puncaknya. — Edg Adrian A. Eva

Peluang Pasar
Logo MemeCore
Harga MemeCore(M)
$1.72057
$1.72057$1.72057
+2.62%
USD
Grafik Harga Live MemeCore (M)
Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi service@support.mexc.com agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.