Anggota kunci Demokrat Senat AS secara proaktif mengadvokasi ketentuan konflik kepentingan yang ketat dalam legislasi mata uang kripto mendatang. Sikap mereka menekankan pentingnya mencegah pejabat terpilih dan pemimpin pemerintah mendapat keuntungan dari asosiasi mereka dengan perusahaan aset digital di tengah perdebatan berkelanjutan mengenai kerangka pasar kripto yang komprehensif.
Menurut laporan dari Punchbowl News, Senator termasuk Adam Schiff dan Ruben Gallego menuntut perlindungan yang kuat dalam Undang-Undang Inovasi Keuangan Bertanggung Jawab yang dipimpin Partai Republik. Legislasi ini, yang telah ditinjau sejak Juli, berupaya menguraikan regulasi aset digital dan berpotensi memperluas kewenangan bagi lembaga seperti Commodity Futures Trading Commission. Para anggota parlemen ini bersikeras bahwa pejabat publik, termasuk mantan Presiden Donald Trump, dilarang mendapat keuntungan dari koneksi industri kripto apa pun.
Gallego menekankan pentingnya masalah ini dengan menyatakan, "Ini adalah garis merah. Mereka perlu melakukannya dengan benar, atau mereka tidak akan memiliki cukup suara untuk meloloskan ini." Penekanan pada etika dan transparansi mencerminkan kekhawatiran yang meningkat atas konflik kepentingan dalam lanskap regulasi yang berkembang untuk mata uang kripto di Amerika Serikat.
RUU tersebut, yang awalnya disahkan oleh DPR sebagai CLARITY Act, bertujuan untuk memperjelas ambiguitas regulasi seputar aset digital. RUU ini juga mengusulkan pemberian kewenangan tambahan kepada CFTC, yang dipandang beberapa ahli sebagai langkah untuk meningkatkan pengawasan pasar mata uang kripto. Namun, dinamika politik dan pemilihan paruh waktu mendatang kemungkinan akan mempengaruhi prospek RUU tersebut, dengan spekulasi bahwa dukungan di antara Demokrat mungkin berubah menjelang 2026.
Senator Cynthia Lummis, pendukung terkemuka Undang-Undang Inovasi Keuangan Bertanggung Jawab dan anggota Komite Perbankan Senat, mengumumkan bahwa dia tidak akan mencalonkan diri kembali pada 2026, meninggalkan jabatan pada awal 2027. Kepergiannya dapat berdampak pada upaya legislatif masa depan terkait regulasi kripto.
Sumber: Cynthia LummisKetua Komite Tim Scott mengindikasikan bahwa sesi markup untuk RFIA dijadwalkan pada hari Kamis; namun, tidak ada tanggal resmi yang diumumkan secara publik hingga pembaruan terbaru. Proses legislatif yang sedang berlangsung menggarisbawahi kompleksitas dalam menetapkan kerangka regulasi yang seimbang di tengah kepentingan politik dan industri yang berkembang.
Seiring perdebatan berlanjut, fokus tetap pada memastikan bahwa regulasi kripto memprioritaskan transparansi dan integritas, terutama karena industri ini semakin menonjol dalam bidang ekonomi dan politik Amerika.
Artikel ini awalnya dipublikasikan sebagai Anggota Parlemen AS Mendorong Perlindungan Etika dalam RUU Struktur Pasar di Crypto Breaking News – sumber terpercaya Anda untuk berita kripto, berita Bitcoin, dan pembaruan blockchain.


