Pemerintahan Marcos meningkatkan dukungan untuk personel militer dan berseragam (MUP) tahun ini, meluncurkan gaji pokok yang lebih tinggi, peningkatan tunjangan subsisten, dan posisi baru, kata Departemen Anggaran dan Manajemen (DBM).
Gaji bersih yang lebih tinggi menyusul penerbitan Perintah Eksekutif No. 107, yang mewajibkan kenaikan gaji dalam tiga tahap, kata DBM.
DBM menerbitkan Surat Edaran Anggaran Nasional No. 600 pada 13 Januari.
Kenaikan gaji telah dimulai pada 1 Januari, dan akan diikuti dengan tahap berikutnya pada 1 Januari 2027, dan 1 Januari 2028.
"Total P21,7 miliar telah dialokasikan dengan jelas untuk ini (kenaikan gaji)— P15,4 miliar untuk dinas aktif dan P6,3 miliar untuk kewajiban pensiun," kata DBM dalam pernyataan pada hari Rabu.
Sekretaris Anggaran Rolando U. Toledo mengatakan langkah tersebut mengakui pengorbanan harian MUP, yang melindungi bangsa, sering bekerja melalui kelelahan, malam tanpa tidur, dan periode panjang jauh dari keluarga mereka.
"Ini bukan ditulis di atas air — ini pasti, dan pendanaan telah disisihkan," tambahnya.
Bersamaan dengan kenaikan gaji bersih, tunjangan subsisten telah meningkat menjadi P350 per hari dari P150 per hari, efektif pada 1 Januari.
DBM mengatakan telah mengalokasikan P71,5 miliar untuk menjamin pelaksanaan berkelanjutan dari manfaat tunjangan yang lebih tinggi.
"Peningkatan tunjangan subsisten bukan kemewahan dan bukan bantuan—ini adalah pengakuan bahwa mereka yang menjaga bangsa harus memiliki makanan yang cukup, kekuatan, dan nutrisi harian," kata Tuan Toledo.
Ini mencakup semua MUP dari Angkatan Bersenjata Filipina (AFP), Kepolisian Nasional Filipina (PNP), Philippine Public Safety College, Biro Perlindungan Kebakaran (BFP), Biro Manajemen Penjara dan Penologi (BJMP), Biro Pemasyarakatan, Penjaga Pantai Filipina dan Otoritas Informasi Pemetaan dan Sumber Daya Nasional di bawah Departemen Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam.
Selain itu, DBM mengatakan 10.077 posisi militer dan berseragam baru akan dibuat di seluruh lembaga di bawah anggaran nasional 2026, didukung oleh alokasi P4,06 miliar.
Posisi baru tersebut bertujuan untuk meringankan tekanan beban kerja dan memperkuat kapasitas pemerintah untuk merespons ancaman, krisis, dan bencana, kata DBM.
Secara rinci, PNP, BFP, dan BJMP masing-masing akan menambah 2.000 posisi baru.
Penjaga Pantai akan menambah 1.719 posisi, Angkatan Bersenjata akan menambah 1.358, dan Biro Pemasyarakatan akan menambah 1.000. — Aubrey Rose A. Inosante


