Harga Perak (XAG/USD) diperdagangkan di wilayah positif mendekati $92,65 selama jam perdagangan Asia pada hari Senin. Logam putih ini akan mencapai rekor tertinggi baru karena ancaman tarif Presiden AS Donald Trump meningkatkan aliran safe-haven. Pasar AS ditutup untuk memperingati hari libur Martin Luther King Jr. Day pada hari Senin.
Trump mengatakan pada hari Sabtu bahwa ia akan memberlakukan tarif impor tambahan 10% pada delapan negara Eropa, termasuk Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Belanda, Finlandia dan Inggris (UK), yang telah menentang rencananya untuk mengambil Greenland, menurut Bloomberg.
Para pemimpin Eropa akan mengadakan pertemuan darurat dalam beberapa hari mendatang saat mereka mengeksplorasi kemungkinan tindakan balasan. Kekhawatiran baru akan pembalasan dari Eropa, yang dapat menyebabkan perang dagang, memberikan dukungan pada logam mulia tersebut.
Selain itu, permintaan industri yang kuat, terutama pada panel surya, kendaraan listrik (EV) dan infrastruktur terkait AI, dapat berkontribusi pada kenaikan Perak. Aplikasi industri menyumbang lebih dari setengah permintaan perak global dan terus mencapai level rekor.
Di sisi lain, ekspektasi yang meningkat bahwa Federal Reserve (Fed) AS akan menghentikan kampanye pelonggaran moneternya akhir bulan ini dapat mengangkat Dolar AS (USD) dan menciptakan hambatan bagi harga komoditas berdenominasi USD. Analis Morgan Stanley memperbarui perkiraan mereka untuk 2026, memperkirakan satu penurunan suku bunga di bulan Juni dan satu lagi di bulan September, bukan di bulan Januari dan April.
FAQ Perak
Perak adalah logam mulia yang sangat diperdagangkan di antara investor. Secara historis telah digunakan sebagai penyimpan nilai dan alat tukar. Meskipun kurang populer dibandingkan Emas, trader dapat beralih ke Perak untuk mendiversifikasi portofolio investasi mereka, karena nilai intrinsiknya atau sebagai lindung nilai potensial selama periode inflasi tinggi. Investor dapat membeli Perak fisik, dalam bentuk koin atau batangan, atau memperdagangkannya melalui instrumen seperti Exchange Traded Funds, yang melacak harganya di pasar internasional.
Harga Perak dapat bergerak karena berbagai faktor. Ketidakstabilan geopolitik atau ketakutan akan resesi yang dalam dapat membuat harga Perak meningkat karena statusnya sebagai safe-haven, meskipun pada tingkat yang lebih rendah dibandingkan Emas. Sebagai aset tanpa imbal hasil, Perak cenderung naik dengan suku bunga yang lebih rendah. Pergerakannya juga tergantung pada bagaimana Dolar AS (USD) berperilaku karena aset ini dihargai dalam dolar (XAG/USD). Dolar yang kuat cenderung menjaga harga Perak tetap rendah, sedangkan Dolar yang lebih lemah kemungkinan akan mendorong harga naik. Faktor lain seperti permintaan investasi, pasokan pertambangan – Perak jauh lebih melimpah daripada Emas – dan tingkat daur ulang juga dapat mempengaruhi harga.
Perak banyak digunakan dalam industri, terutama di sektor seperti elektronik atau energi surya, karena memiliki salah satu konduktivitas listrik tertinggi dari semua logam – lebih dari Tembaga dan Emas. Lonjakan permintaan dapat meningkatkan harga, sementara penurunan cenderung menurunkannya. Dinamika ekonomi AS, China dan India juga dapat berkontribusi pada pergerakan harga: untuk AS dan terutama China, sektor industri besar mereka menggunakan Perak dalam berbagai proses; di India, permintaan konsumen akan logam mulia untuk perhiasan juga memainkan peran kunci dalam menentukan harga.
Harga Perak cenderung mengikuti pergerakan Emas. Ketika harga Emas naik, Perak biasanya mengikuti, karena status mereka sebagai aset safe-haven serupa. Rasio Emas/Perak, yang menunjukkan jumlah ons Perak yang diperlukan untuk menyamai nilai satu ons Emas, dapat membantu menentukan valuasi relatif antara kedua logam tersebut. Beberapa investor dapat menganggap rasio tinggi sebagai indikator bahwa Perak undervalued, atau Emas overvalued. Sebaliknya, rasio rendah mungkin menunjukkan bahwa Emas undervalued relatif terhadap Perak.
Sumber: https://www.fxstreet.com/news/silver-price-forecast-xag-usd-jumps-above-9250-on-safe-haven-demand-202601190243


