Tether dan Circle mencetak gabungan $1,5 miliar stablecoin selama dua jam, menandakan ekspansi signifikan dalam likuiditas dolar on-chain setelah volatilitas pasar baru-baru ini.
Data on-chain menunjukkan bahwa Tether menerbitkan $1 miliar USDT, terutama di jaringan Tron. Selain itu, Circle mencetak sekitar $500 juta USDC, termasuk pasokan baru di Solana.
Penerbitan ini terjadi setelah penurunan tajam pasar kripto yang sempat mendorong Bitcoin di bawah $93.000 dan memicu likuidasi massal.
Pencetakan stablecoin menandakan posisi likuiditas, bukan pembelian langsung
Pencetakan stablecoin besar sering disalahpahami sebagai sinyal bullish instan. Dalam praktiknya, USDT dan USDC yang baru diterbitkan biasanya dikirim ke dompet perbendaharaan atau perantara sebelum digunakan.
Dana ini mungkin kemudian mengalir ke bursa, pembuat pasar, atau meja institusional, tergantung pada kondisi pasar.
Akibatnya, penerbitan stablecoin biasanya mencerminkan posisi likuiditas daripada perilaku risk-on langsung.
Pencetakan mengikuti periode tekanan pasar
Waktu pencetakan $1,5 miliar ini sejalan dengan pergerakan risk-off yang lebih luas di pasar kripto.
Selama seminggu terakhir, volatilitas yang meningkat dan ketidakpastian makro menyebabkan penurunan tajam di aset-aset utama, dengan total kapitalisasi pasar turun dan posisi leverage mengalami penutupan.
Selama periode seperti itu, stablecoin sering berfungsi sebagai penyangga likuiditas, memungkinkan trader dan institusi untuk memarkirkan modal sambil menunggu arah pasar yang lebih jelas.
USDT dan USDC terus mendominasi pasokan stablecoin
Di Ethereum, USDT dan USDC menyumbang hampir 90% dari pasokan stablecoin yang beredar, menurut data Dune Analytics. Ini memperkuat peran mereka sebagai jalur dolar utama untuk perdagangan dan penyelesaian kripto.
Tether tetap menjadi penerbit stablecoin terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar dengan 60%, sementara USDC milik Circle mempertahankan posisinya sebagai yang terbesar kedua dengan 30%.
Sumber: Dune Analytics
Aktivitas pencetakan terbaru ini semakin memperkuat dominasi mereka di seluruh blockchain utama, termasuk Tron, Ethereum, dan Solana.
Apa yang terjadi selanjutnya tergantung pada penyebaran
Apakah stablecoin yang baru dicetak akan berubah menjadi tekanan beli yang diperbarui akan tergantung pada indikator tindak lanjut, seperti aliran masuk ke bursa terpusat atau peningkatan permintaan pasar spot.
Secara historis, pemulihan harga yang berkelanjutan cenderung mengikuti penyebaran stablecoin, bukan penerbitan saja. Tanpa bukti jelas modal yang bergerak ke bursa, pencetakan besar harus dilihat sebagai kesiapan modal, bukan konfirmasi pembalikan pasar.
Untuk saat ini, lonjakan pasokan stablecoin menunjukkan bahwa likuiditas tetap terlibat dengan ekosistem kripto, meskipun trader tetap berhati-hati di tengah ketidakpastian makro dan pasar yang sedang berlangsung.
Pemikiran Akhir
- Pencetakan stablecoin $1,5 miliar menunjukkan likuiditas sedang diposisikan on-chain. Namun, ini belum mengonfirmasi pembaruan selera risiko di seluruh pasar.
- Apakah modal ini berubah menjadi kenaikan akan tergantung pada kondisi makro yang lebih luas dan tindak lanjut dalam permintaan spot dan derivatif.
Sumber: https://ambcrypto.com/tether-and-circle-mint-1-5b-as-stablecoin-liquidity-rebuilds-after-market-volatility/


