Bitcoin tertekan tajam pada Jumat pagi waktu Asia, anjlok lebih dari 5% dari US$89.000 ke level terendah US$83.400 selama perdagangan siang hari di AS. Berbeda Bitcoin tertekan tajam pada Jumat pagi waktu Asia, anjlok lebih dari 5% dari US$89.000 ke level terendah US$83.400 selama perdagangan siang hari di AS. Berbeda

Pasar Anjlok Semalaman—Emas Pulih, Bitcoin Tidak

Bitcoin tertekan tajam pada Jumat pagi waktu Asia, anjlok lebih dari 5% dari US$89.000 ke level terendah US$83.400 selama perdagangan siang hari di AS. Berbeda dengan emas dan saham, harga Bitcoin gagal pulih—menunjukkan adanya krisis identitas yang mengkhawatirkan bagi aset yang disebut-sebut sebagai “emas digital” ini.

Pasar sedang menyesuaikan kembali kepercayaan pada mata uang dan institusi, tapi arus kepercayaan itu justru mengalir ke brankas emas, bukan ke wallet kripto.

Badai yang Sama, Hasil yang Berbeda

Aksi jual besar-besaran terjadi akibat memanasnya ketegangan AS-Iran setelah Presiden Trump mengeluarkan peringatan di Truth Social, mengancam serangan militer jika Teheran tidak menyetujui kesepakatan nuklir. Pemerintah Timur Tengah mencoba mendorong kedua pihak untuk berdialog, namun upaya tersebut nampaknya tidak berhasil karena AS justru menambah kekuatan militer di wilayah tersebut. Selain itu, ancaman shutdown pemerintah AS semakin memperkuat sentimen risk-off.

Harga emas bergerak sangat volatil, turun 7% ke US$5.250 hanya dalam satu jam sebelum akhirnya mengalami pemulihan V-shape yang dramatis. The Kobeissi Letter menuturkan bahwa kapitalisasi pasar emas berayun sebesar US$5,5 triliun hanya dalam satu sesi—jadi rekor pergerakan harian terbesar dalam sejarah. Hingga awal perdagangan Asia pada Jumat, harga spot emas kembali menembus US$5.400, naik sekitar 1%.

Sementara itu, saham-saham AS menunjukkan ketahanan. Nasdaq hanya turun 0,7%, tertekan oleh koreksi saham Microsoft sebesar 10% akibat kekhawatiran belanja AI. Tapi saham Meta justru melonjak 10% karena laporan keuangan yang kuat, dan Dow Jones berhasil ditutup sedikit positif.

Bitcoin menunjukkan cerita berbeda. Harga jatuh ke level terendah US$83.400 dan hanya sempat naik tipis ke US$84.200, jauh dari pemulihan V-shape emas maupun reli selektif saham teknologi.

Mania di Logam Mulia, tapi Bukan di Bitcoin

Perbedaannya sangat jelas. Emas naik lebih dari 25% hanya dalam bulan ini, bahkan hampir dua kali lipat sejak masa jabatan kedua Trump dimulai setahun lalu. Perak bahkan hampir naik empat kali lipat sejak tarif “liberation day” pada bulan April, melesat dari di bawah US$30 jadi lebih dari US$118 per ons. Beberapa analis menyebut pergerakan harga ini bersifat parabolik, dengan semua ciri-ciri mania spekulasi.

Para analis berpendapat reli logam mulia mencerminkan lebih dari sekadar tekanan jangka pendek—itu menandakan menurunnya kepercayaan terhadap mata uang, institusi, dan tatanan ekonomi era pasca-Perang Dingin.

Grafik harga emas, perak, dan BitcoinSumber: CoinGecko

Kebijakan agresif Trump—tarif hukuman, ancaman terhadap Greenland serta Iran, dan tekanan kepada The Fed termasuk kasus pidana untuk Ketua Jerome Powell—membuat investor beralih ke aset safe haven tradisional. Dolar AS merosot ke titik terendah empat tahun versus sejumlah mata uang pada hari Rabu.

Bank sentral menambah cadangan emas sebagai bentuk diversifikasi sederhana dari US Treasury. Para investor ritel pun berbondong-bondong masuk, terdorong narasi aset safe haven dan juga tren kenaikan harga yang kuat.

Kelemahan Struktural di Bawah Permukaan

Namun, Bitcoin yang secara teori punya daya tarik mirip emas sebagai lindung nilai dari pelemahan mata uang, justru tidak ikut dalam gelombang pembelian ini.

Pergerakan harga ini memperlihatkan kerentanan yang sudah lama mengendap di pasar kripto. Exchange-traded fund (ETF) Bitcoin spot terus mengalami arus keluar sepanjang Januari, dengan total aset turun dari puncak US$169 miliar pada Oktober menjadi sekitar US$114 miliar—turun 32%.

Grafik arus dana ETF dan harga BitcoinSumber: Coinglass

Coinbase Premium Index, yang mengukur selisih harga Bitcoin antara Coinbase dengan exchange global serta menjadi indikator minat institusi AS, kini juga menjadi negatif. Kedua indikator ini menandakan minat beli institusi, yang sebelumnya mendorong reli tahun 2024-2025, semakin melemah.

Permintaan dari investor ritel pun menurun tajam menurut data on-chain. Karena pembeli dari institusi dan ritel sama-sama mengurangi aksi beli, reli harga jadi sulit bertahan dan penurunan pun makin tajam.

Dari sisi ritel, data on-chain dari CryptoQuant menunjukkan transaksi kecil senilai US$0–US$10.000 terus menurun, dengan pertumbuhan permintaan 30 hari anjlok dari di atas 10% pada Oktober menjadi sekitar -6% sekarang.

Saat permintaan institusi dan ritel sama-sama melemah, reli harga sulit bertahan dan penurunan jadi semakin ekstrim.

Grafik data on-chain permintaan BitcoinSumber: CryptoQuant

Apa Artinya

Perdagangan hari Rabu jadi uji stres di pasar secara langsung. Emas membuktikan diri tetap menjadi aset lindung nilai pilihan saat krisis. Saham-saham teknologi menujukkan kinerja kuat bisa mengalahkan sentimen negatif ekonomi makro. Bitcoin tidak melakukan keduanya—harga malah terkena penurunan seperti aset berisiko tapi tidak mendapat keuntungan layaknya safe haven.

Agar narasi “emas digital” kembali mendapat kepercayaan, Bitcoin perlu membuktikan perilaku sebagai safe haven di saat krisis. Sampai saat itu tiba, label tersebut masih sebatas harapan, belum kenyataan.

Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi service@support.mexc.com agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.