Prediksi harga Ethereum (ETH) untuk Jumat, 29 Januari 2026: Harga Ethereum sejauh ini berhasil bertahan di atas level support.
Sebagian besar pergerakan naik sepanjang bulan ini telah dinetralisasi. Meski demikian, Ethereum masih mampu bertahan di atas level support.
Setelah Ethereum mencapai target koreksi di Golden Ratio sekitar US$2.750, harga sempat melonjak sekitar 32%. Namun, harga ETH gagal menembus resistance Fibonacci 0,382 di sekitar US$3.512.
Setelah itu, harga kembali terkoreksi menuju support Golden Ratio di sekitar US$2.750, di mana Ethereum kembali memantul secara bullish. Sejak rebound tersebut, harga kembali naik sekitar 22%, membuat performa Ethereum secara keseluruhan di awal tahun ini terlihat sangat bullish.
Namun, sebagian besar pergerakan naik tersebut telah kembali dinetralisasi oleh bear. Dari sisi bawah, Ethereum masih menemukan support yang signifikan di area antara EMA 50-bulan di sekitar US$2.555 dan Golden Ratio di sekitar US$2.755.
Level resistance Fibonacci signifikan berikutnya berada di sekitar US$3.512 dan US$4.100. Namun, indikator teknikal terlihat relatif melemah.
Garis MACD saat ini bersilangan secara bearish, sementara histogram MACD telah bergerak menurun selama empat bulan terakhir. Di sisi lain, RSI masih berada di wilayah netral dan belum memberikan sinyal yang jelas.
Harga Ethereum mengalami penolakan bearish pekan lalu di area resistance EMA 50-minggu sekitar US$3.231. Setelah itu, harga kembali turun menuju support Golden Ratio di sekitar US$2.750, level yang sejauh ini berhasil dipertahankan.
RSI tetap berada di wilayah netral dan tidak memberikan sinyal bullish maupun bearish. Sementara itu, EMA telah membentuk golden cross, yang mengonfirmasi tren naik dalam jangka menengah.
Pada saat yang sama, garis MACD masih bersilangan secara bearish. Namun, histogram MACD mulai menunjukkan pergerakan naik pada pekan ini.
Secara keseluruhan, bull dan bear saat ini terlibat dalam pertarungan yang relatif seimbang.
Pada grafik harian, histogram MACD telah bergerak naik secara bullish selama empat hari terakhir, yang mengindikasikan bahwa garis MACD berpotensi segera bersilangan bullish. Namun, EMA justru membentuk death cross, yang mengonfirmasi tren bearish dalam jangka pendek hingga menengah.
RSI tidak memberikan sinyal bullish maupun bearish. Level resistance signifikan berikutnya berada di EMA 50-hari sekitar US$3.095 dan EMA 200-hari di sekitar US$3.300.
Pada grafik 4 jam, EMA telah membentuk death cross, yang mengonfirmasi tren bearish jangka pendek. Meski demikian, garis MACD telah bersilangan bullish. Namun, histogram MACD justru bergerak turun secara bearish, sementara RSI tetap berada di wilayah netral.
Ethereum sebelumnya telah menembus resistance EMA 50-4H di sekitar US$2.991. Level resistance berikutnya kini berada di EMA 200-4H sekitar US$3.070.
Harga Ethereum saat ini menunjukkan momentum naik terhadap Bitcoin, meskipun dalam beberapa waktu terakhir pergerakannya cenderung sideways. Ethereum kini menghadapi tekanan di area EMA 50-minggu sekitar 0,0338 BTC.
Breakout bullish akan membawa zona resistance relevan berikutnya ke area antara sekitar 0,0355 BTC hingga 0,04175 BTC. Selain itu, terdapat resistance krusial di Golden Ratio sekitar 0,044 BTC, yang juga diperkuat oleh EMA 200-minggu yang melintas di area tersebut.
Dari sisi bawah, level support Fibonacci penting berikutnya berada di area Golden Ratio, sekitar 0,0274 BTC. Secara keseluruhan, indikator teknikal untuk pekan ini menunjukkan sinyal yang beragam.
RSI tetap berada di wilayah netral, sementara garis MACD bersilangan secara bearish. Namun, histogram MACD mulai bergerak naik pada pekan ini.
EMA masih menunjukkan death cross, yang mengonfirmasi tren bearish dalam jangka menengah.
Bagaimana pendapat Anda tentang analisis dan prediksi Ethereum di atas? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

