Harga Cardano melonjak tajam setelah breakdown dari channel menurun dan turun hampir 20% ke US$0,22. Pemulihan cepat 17% menuju US$0,25 menarik minat beli baru dari pelaku pasar yang membeli di saat harga turun.
Meski begitu, karena sentimen pasar masih lemah dan risiko teknikal utama belum teratasi, reli ini kini sedang diuji dengan ketat. Namun, ada sejumlah alasan yang membuat rebound harga ADA ini bisa saja menjadi awal pergerakan yang lebih besar.
Rebound Cardano kemungkinan didukung oleh permintaan spot yang kuat.
Setelah turun hampir 20% pada 5 Februari, usai keluar dari channel menurun, ADA langsung memantul kembali dan naik lagi ke arah US$0,25. Sumbu bawah panjang yang terlihat pada candle terakhir menunjukkan adanya tekanan beli di area support.
Mau insight token lainnya seperti ini? Daftar ke Crypto Newsletter Harian dari Editor Harsh Notariya di sini.
Pada hari yang sama ketika pasar jatuh, arus bersih spot berubah negatif tajam hingga sekitar US$12,08 juta, dibandingkan US$2,1 juta pada hari sebelumnya.
Hal ini menunjukkan bahwa para trader aktif menarik ADA dari exchange dan mengakumulasi selama harga jatuh, bukan justru bersiap untuk menjual.
Namun, akumulasi ini terjadi sementara sentimen pasar di sekitar Cardano masih sangat lemah, dan inilah risiko terbesar saat ini.
Sentimen positif turun drastis sejak pertengahan Januari, dari sekitar 57 ke hampir 6, atau turun 90% ke level terendah bulanan. Pergerakan Cardano yang paling kuat biasanya didukung oleh optimisme yang meningkat, seperti yang terlihat pada akhir Januari, ketika kenaikan sentimen positif lokal bertepatan dengan reli harga 9%.
Kali ini, tekanan beli dan kenaikan harga justru terjadi seiring sentimen yang memudar, artinya kepercayaan pasar masih lemah.
Meskipun begitu, arus keluar dari exchange yang terus berlanjut di tengah aksi panic selling tetap menjadi sinyal positif dan menjadi pilar pertama dalam upaya pemulihan Cardano.
Faktor besar kedua yang mendukung pemulihan Cardano adalah adanya reset tajam pada posisi derivatif.
Open Interest turun signifikan dari puncak bulan September mendekati US$1,95 miliar dan dari sekitar US$841 juta di pertengahan Januari menjadi sekitar US$494,7 juta. Penurunan ini berarti lebih dari 40% hanya dalam waktu kurang dari sebulan.
Pada saat yang sama, funding rate juga berubah sedikit negatif, menandakan posisi long tidak lagi mendominasi secara agresif. Hal ini penting karena banyak reli yang gagal biasanya terjadi ketika leverage kembali terkumpul terlalu cepat.
Dalam kasus Cardano, rebound ini terbentuk setelah aksi likuidasi dan deleveraging yang cukup besar. Dengan open interest yang menurun dan funding rate netral hingga negatif, risiko forced selling dari posisi long yang overleveraged kini rendah. Kondisi ini menciptakan pondasi yang lebih sehat untuk stabilisasi harga dibandingkan reli yang hanya didorong oleh spekulasi derivatif semata.
Holder besar juga menunjukkan tanda-tanda kepercayaan diri selama aksi jual besar-besaran. Inilah alasan ketiga mengapa bounce harga ADA kali ini terlihat sehat.
Wallet yang memegang 10 juta sampai 100 juta ADA menaikkan total kepemilikan dari sekitar 13,41 miliar menjadi kurang lebih 13,56 miliar ADA sejak awal Februari, atau hampir US$40 juta. Yang lebih penting, alamat-alamat ini tidak mengurangi eksposur saat harga jatuh tajam ke US$0,22.
Saldo mereka tetap stabil antara 4 Februari dan 6 Februari, meskipun volatilitas harga melonjak tinggi. Ini menandakan bahwa crypto whale kelas menengah melihat kejatuhan tersebut sebagai peluang beli, bukan sinyal untuk keluar dari pasar.
Pada siklus pasar sebelumnya, pemulihan yang konsisten sering diawali oleh akumulasi diam-diam seperti ini di masa pasar diliputi ketakutan. Tapi, data sentimen menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan pasar secara luas belum mengikuti jejak para crypto whale yang sudah lebih dulu optimistis.
Walaupun harga sempat pulih, sentimen positif justru terus menurun, sehingga menandakan trader ritel dan narasi media masih bersikap hati-hati. Perbedaan ini berarti reli yang terjadi masih digerakkan oleh posisi dan arus modal, dan belum didukung optimisme secara meluas.
Ketiga faktor pendukung saat ini bertemu pada kisaran harga yang sempit. Zona US$0,22 tetap jadi support struktural paling penting.
Level ini menyatu dengan titik terendah kejatuhan harga terbaru dan koreksi Fibonacci 0,5. Jika terjadi breakdown berkelanjutan di bawah US$0,22, target channel turun (yang telah dibahas sebelumnya) di sekitar US$0,20 akan kembali terbuka dan upaya pemulihan menjadi batal, apalagi jika sentimen masih terpuruk.
Di atas level saat ini, ADA perlu bertahan di US$0,24 dan merebut kembali US$0,26 supaya momentumnya tetap terjaga.
Breakout bersih di atas US$0,26 bisa membuka peluang menuju US$0,30, yang berarti potensi kenaikan sekitar 20%. Namun, tanpa pemulihan sentimen positif, potensi kenaikan ini mungkin sulit untuk bertahan. Jika harga ADA jatuh di bawah US$0,22 sementara sentimen masih berada di level terendah bulanan atau muncul kabar negatif, reli kemungkinan bakal memudar.
Skenario tersebut bisa memunculkan level US$0,20 sebagai target breakdown awal channel, yang masih jadi salah satu risiko teknikal utama.
Jika harga Cardano mampu bertahan dan sentimen membaik, Cardano bisa muncul sebagai pemimpin awal pemulihan pasar, bahkan dibandingkan aset kripto besar lainnya.


