Artikel Sentient ini disusun oleh Tim Research Tokocrypto untuk memberikan gambaran dan analisis awal mengenai proyek Sentient, termasuk potensi pengembangan teknologi AI open-source Sentient dalam ekosistem AI dan aset kripto global.
Perkembangan sektor Artificial Intelligence (AI) dalam industri kripto saat ini masih didominasi oleh sistem tertutup (closed-source), di mana pengembangan teknologi dan kontrol pengambilan keputusan umumnya berada di bawah satu entitas terpusat. Di tengah meningkatnya tren AI agent yang dapat berinteraksi secara langsung dengan ekosistem on-chain, kebutuhan terhadap AI yang bersifat terbuka (open-source) semakin menguat. Dalam konteks ini, Sentient muncul sebagai proyek yang menawarkan pendekatan berbeda dengan membangun ekosistem AI terbuka yang dapat dikembangkan secara kolektif oleh komunitas.
Sentient memosisikan diri sebagai “rumah” bagi AI open-source, di mana AI agent tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu, tetapi juga dapat digunakan secara terdesentralisasi. Pendekatan ini dinilai sejalan dengan prinsip dasar industri kripto yang menekankan keterbukaan dan sistem tanpa izin (open & permissionless). Dengan demikian, Sentient menjadi salah satu proyek yang menarik perhatian di tengah berkembangnya narasi AI agent economy dalam pasar kripto.
Sentient merupakan platform AI open-source yang bertujuan membangun sistem AI tingkat lanjut menuju Artificial General Intelligence (AGI). Berbeda dari pengembangan AI konvensional, Sentient mengedepankan pendekatan komunitas, di mana proses pengembangan, logika reasoning, hingga pengambilan keputusan tidak dikendalikan oleh satu pihak. Sentient membangun teknologi inti yang bersifat open-source sehingga developer dapat menciptakan AI agent secara permissionless dan mengintegrasikannya langsung ke dalam ekosistem kripto.
Untuk mendukung visi tersebut, Sentient menghadirkan infrastruktur dan sistem tata kelola berbasis blockchain agar proses pengembangan AI dapat berlangsung secara transparan dan terdistribusi.
Dalam ekosistem Sentient, token utama yang digunakan adalah $SENT. Token ini berada di bawah kontrol DAO (Decentralized Autonomous Organization) dan berfungsi sebagai alat untuk mendanai pertumbuhan ekosistem serta memberikan reward berbasis kontribusi komunitas. Selain itu, $SENT juga memiliki fungsi untuk staking, governance, serta kebutuhan pembayaran layanan AI.
Distribusi token $SENT menunjukkan dominasi porsi untuk komunitas. Sebanyak 44% dialokasikan untuk komunitas dan airdrop, 22% untuk tim, 19,55% untuk ekosistem dan R&D, 12,45% untuk investor, serta 2% untuk public sale. Struktur ini memperlihatkan fokus Sentient terhadap pembangunan jangka panjang berbasis partisipasi komunitas.
Baca juga: United Stables Hadir sebagai Stablecoin Baru untuk Dorong Adopsi Massal
Sentient mengintegrasikan AI pipeline dengan blockchain untuk menciptakan ekosistem AI terdesentralisasi. AI pipeline digunakan untuk mengelola proses kurasi data dan pengembangan model AI, sementara blockchain berperan sebagai fondasi tata kelola, kepemilikan, dan sistem insentif.
Model AI yang dihasilkan dalam ekosistem Sentient dapat ditokenisasi dan ditempatkan di on-chain, sehingga kepemilikan serta penggunaan model dapat dikelola secara transparan melalui smart contract. Melalui sistem governance, komunitas yang berkontribusi dalam pengembangan AI agent juga dapat memperoleh reward sesuai kontribusi yang diberikan.
Produk utama Sentient adalah GRID, yakni infrastruktur open-source yang dirancang untuk membangun AI agent secara transparan dan terukur. GRID memungkinkan komunitas menilai performa AI agent dan model reasoning secara objektif, sekaligus menyediakan mekanisme audit untuk membangun kepercayaan.
GRID juga berperan sebagai penghubung antara teknologi AI dan insentif ekonomi. Artinya, kontribusi komunitas maupun penggunaan AI agent dapat dikaitkan langsung dengan kepemilikan, reward, serta tata kelola on-chain. Hal ini menjadikan GRID sebagai fondasi penting bagi visi Sentient untuk menciptakan sistem AI yang benar-benar terdesentralisasi.
Bagi developer, penggunaan GRID dilakukan dengan cara menghubungkan (plug-in) model, agent, data, atau tools AI yang mereka bangun ke dalam infrastruktur GRID. Sementara itu, bagi pengguna, GRID dapat diakses melalui Sentient Chat, di mana pengguna dapat memilih berbagai AI agent dan model reasoning yang tersedia.
Selain melalui Sentient Chat, builder maupun pengguna juga dapat mengakses GRID secara langsung melalui layanan berbayar seperti penggunaan API key. Skema ini membuka peluang monetisasi sekaligus meningkatkan utilitas token $SENT dalam ekosistem.
Sentient mencatat bahwa GRID saat ini telah memiliki lebih dari 110 partner. Ekosistem tersebut mencakup lebih dari 50 AI agent, 50 penyedia data, enam model AI, serta lebih dari 10 penyedia komputasi. Beberapa komponen pendukung yang telah terintegrasi meliputi Sentient Chat, Dobby, Model Fingerprinting Library, dan Open Deep Search.
Partner GRID berasal dari ekosistem Web2 dan Web3, termasuk Napkin, Exa, Caldo, Kaito, Messari Co-Pilot, The Graph, hingga EigenLayer. Hal ini menunjukkan bahwa Sentient tidak hanya membangun infrastruktur internal, tetapi juga mendorong kolaborasi lintas ekosistem.
Jika dibandingkan dengan proyek AI crypto lain seperti Bittensor dan Fetch.AI, Sentient memiliki diferensiasi yang lebih menonjol pada pendekatan full-stack dan fokus open-source AGI. Sentient membangun arsitektur GRID yang mengkoordinasikan AI end-to-end, sementara Bittensor lebih menitikberatkan pada subnet machine learning berbasis insentif, dan Fetch.AI fokus pada ekonomi AI agent serta koordinasi layanan peer-to-peer.
Token dalam Sentient juga memiliki peran lebih luas karena digunakan untuk governance, staking, reward, serta pembayaran kualitas AI. Berbeda dengan Bittensor yang fokus pada reward performa ML, dan Fetch.AI yang lebih banyak digunakan untuk governance dan biaya layanan.
Dari sisi peluang, katalis utama yang dapat mendorong kenaikan harga $SENT adalah meningkatnya adopsi GRID oleh developer, menguatnya narasi AI open-source dan AI agent economy, serta implementasi nyata utilitas token untuk pembayaran, staking, dan governance.
Namun, proyek ini juga memiliki risiko penurunan harga. Beberapa faktor yang dapat menjadi tekanan antara lain inflasi tokenomics, adopsi GRID yang tidak memenuhi ekspektasi pasar, serta persaingan ketat dari proyek AI terdesentralisasi lain maupun AI berbasis Web2 yang terus berkembang cepat.
Sentient merupakan proyek AI crypto yang berfokus pada pengembangan AI open-source dan terdesentralisasi. Dengan GRID sebagai infrastruktur utama, Sentient berupaya menghubungkan AI, sistem on-chain, serta insentif ekonomi dalam satu ekosistem terintegrasi. Potensi jangka panjang token $SENT sangat bergantung pada kemampuan proyek ini mendorong adopsi GRID oleh developer dan pengguna, terutama di tengah persaingan yang semakin ketat di sektor AI crypto.
Sentient tersedia untuk dibeli di beberapa bursa kripto besar seperti Tokocrypto. Pembelian SENT bisa dilakukan di Tokocrypto dengan langkah-langkah yang sederhana seperti masuk ke akun Tokocrypto, mencari pasangan perdagangan SENT, lalu menempatkan order pembelian sesuai kebutuhan.
Baca juga: Linea: Kuda Hitam Layer-2 Ethereum Siap Geser Arbitrum dan zkSync!
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
The post Sentient Bisa Jadi Game Changer AI Crypto? Ini Bedah Lengkapnya! appeared first on Tokocrypto News.