ADA telah turun lebih dari 25% selama sebulan terakhir ke level terendah dua tahun sebelum rebound tipis, mencerminkan skeptisisme pasar yang berkelanjutan.ADA telah turun lebih dari 25% selama sebulan terakhir ke level terendah dua tahun sebelum rebound tipis, mencerminkan skeptisisme pasar yang berkelanjutan.

Cardano Tetapkan Target Februari untuk Peluncuran Stablecoin USDCx guna Tingkatkan Likuiditas

2026/02/16 02:30
durasi baca 2 menit

Ekosistem blockchain Cardano akan mengintegrasikan USDCx, varian dari stablecoin USDC milik Circle, pada akhir Februari.

Pada 15 Februari, Philip DiSaro, CEO dari perusahaan pengembang smart contract Anastasia Labs, mengonfirmasi bahwa “USDCx” akan diluncurkan di jaringan Cardano sebelum akhir bulan.

Cardano Bidik Kekurangan Stablecoin dengan Debut USDCx yang Akan Datang

USDCx adalah stablecoin berdenominasi dolar yang didukung 1:1 oleh USDC yang disimpan melalui infrastruktur xReserve Circle. Circle sendiri merupakan penerbit USDC, stablecoin terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar.

Menurut DiSaro, USDCx akan berfungsi sama persis dengan USDC native untuk pengguna ritel, sehingga transaksi di berbagai decentralized application bisa berjalan mulus.

namun, ia menerangkan bahwa aset ini punya sedikit perbedaan mekanisme penukaran jika dibandingkan dengan USDC.

Meski begitu, DiSaro menegaskan bahwa stablecoin baru ini tetap punya utilitas penuh USDC untuk ekosistem Cardano secara luas.

Meski begitu, para pengamat pasar menilai bahwa peluncuran ini merupakan upgrade infrastruktur penting bagi Cardano.

Menariknya, blockchain yang dipimpin oleh Charles Hoskinson ini memang secara historis cukup kesulitan menarik likuiditas stablecoin yang besar seperti di chain pesaingnya, misalnya Ethereum dan Solana.

Data dari DeFiLlama menunjukkan, Cardano hanya menampung kurang dari US$40 juta dalam suplai stablecoin, sedangkan Ethereum rivalnya punya suplai stablecoin hingga miliaran US$.

Upaya sebelumnya untuk meningkatkan likuiditas stablecoin di Cardano sebagian besar gagal menarik minat, sehingga membuat jaringan ini kalah bersaing di sektor decentralized finance.

Maka, langkah ini bertujuan untuk mengatasi masalah lama fragmentasi likuiditas di jaringan Cardano sekaligus memperkuat kemampuan decentralized finance-nya.

Sementara itu, inisiatif ini hadir di saat Cardano mencoba meninggalkan reputasi keterisolasian dengan integrasi dengan LayerZero, protokol interoperabilitas yang memfasilitasi komunikasi antar blockchain.

Dengan memanfaatkan LayerZero, aplikasi Cardano secara teori dapat berinteraksi secara trustless dengan lebih dari 50 jaringan lain, termasuk Ethereum dan Solana.

namun, para investor belum memberikan respons positif terhadap perubahan infrastruktur ini.

Data BeInCrypto memperlihatkan bahwa native token ADA di jaringan ini turun lebih dari 25% dalam sebulan terakhir dan menyentuh level terendah dalam 2 tahun di US$0,24. Saat penulisan, harganya telah pulih ke US$0,28.

Kinerja harga ini mencerminkan tren penurunan pasar aset kripto secara umum, sekaligus keraguan soal kemampuan chain ini merebut pangsa pasar di ekonomi kripto yang semakin padat persaingan.

Peluang Pasar
Logo Cardano
Harga Cardano(ADA)
$0.2816
$0.2816$0.2816
-0.91%
USD
Grafik Harga Live Cardano (ADA)
Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi service@support.mexc.com agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.