Cryptoharian – Analis makro dari perusahaan Fidelity Jurrien Timmer menegaskan pandangan lamanya bahwa Bitcoin (BTC) sebaiknya diposisikan sebagai ‘pemain junioCryptoharian – Analis makro dari perusahaan Fidelity Jurrien Timmer menegaskan pandangan lamanya bahwa Bitcoin (BTC) sebaiknya diposisikan sebagai ‘pemain junio

Bitcoin vs Emas, Analis Fidelity Nilai Emas Mahal Relatif terhadap BTC

2026/02/28 11:07
durasi baca 2 menit

Cryptoharian – Analis makro dari perusahaan Fidelity Jurrien Timmer menegaskan pandangan lamanya bahwa Bitcoin (BTC) sebaiknya diposisikan sebagai ‘pemain junior yang aspiratif’ dalam third hard money, bukan sebagai aset pamungkas yang akan ‘memakan’ semua kelas aset lain.

Dalam kerangka Timmer, emas tetap menjadi quarterback, sementara Bitcoin dan perak adalah opsi sekunder yang bisa saling bergantian memimpin fase naik dan turun. Karena itu, ia menyarankan investor menilai Bitcoin melalui lensa rasio emas/Bitcoin, mirip cara pasar membaca rasio emas/perak atau emas/penambang.

Dari lensa itu, Timmer melihat indikator yang berpotensi membantu menjawab pertanyaan klasik, yakni di mana dasar Bitcoin terbentuk. Ia mengaitkan pembacaan tersebut dengan dua elemen, yaitu power law Bitcoin dan dinamika rasio emas terhadap Bitcoin yang diukur lewat Z-score.

Pada grafik power law, Timmer menilai area US$ 60.000 tampak sebagai kandidat support penting.

“Bukan hanya karena level ini bersinggungan dengan struktur puncak-dasar historis, namun juga karena berada di dekat garis support power law, yang akan mengejar harga seiring waktu jika Bitcoin berkonsolidasi sambil mengisi area harga (backing and filling),” ungkap Timmer.

Namun Timmer tidak berhenti di grafik harga. Ia menyoroti panel bawah yang menampilkan Z-score rasio emas/perak (biru) dan rasio emas/Bitcoin (oranye).

Baca Juga: Dipengaruhi Tren Positif, Harga Uang Kripto Cardano Melonjak 10%

Inti pembacaannya, saat ini emas terlihat “murah” dibanding perak, tetapi emas terlihat “mahal” dibanding Bitcoin. Kondisi ini mengarah pada kemungkinan bahwa Bitcoin masih berada dalam fase penyesuaian relatif terhadap emas, meski Timmer menegaskan sinyalnya belum mencapai ekstrem seperti yang terlihat pada titik-titik balik besar sebelumnya.

Di sinilah bagian yang paling penting dari catatan Timmer, yakni pada fase-fase ekstrem sebelumnya, Z-score emas/Bitcoin sering menghasilkan divergence yang berguna.

“Pada puncak 2021 dan 2025, Z-score memunculkan bearish divergence ketika Bitcoin mencetak puncak baru, sementara pada dasar 2022, indikator itu memunculkan bullish divergence,” ujarnya.

Saat ini, lanjutanya, divergence bullish seperti itu belum muncul, dan level sinyal yang ia sebut berada di sekitar 91 persen, juga belum setajam ekstrem yang biasanya mengiringi titik bottom.

“Fase seperti ini jarang terasa menyenangkan, tetapi justru itulah karakter pasar ketika sentimen terkikis dan harga dipaksa ‘membuktikan’ dasar sebelum siklus berikutnya terbuka,” pungkas Timmer.

Peluang Pasar
Logo Bitcoin
Harga Bitcoin(BTC)
$65.580,61
$65.580,61$65.580,61
-%0,77
USD
Grafik Harga Live Bitcoin (BTC)
Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi crypto.news@mexc.com agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.