Pakar kripto dan YouTuber Jesus Martinez (@JesusMartinez) menyoroti hal ini dalam video terbaru di X, membagikan perspektifnya tentang mengapa status XRP saat ini patut diperhatikan.
Dia menekankan bahwa sentimen ritel sebagian besar telah menyerah, menciptakan kondisi yang menguntungkan untuk rebound.
Martinez memulai dengan mengungkapkan trading terbarunya, menjelaskan bahwa dia melakukan posisi long pada XRP di kisaran $1,36. Dia mencatat bahwa sentimen pasar menunjukkan banyak yang mengharapkan harga lebih rendah, yang dia interpretasikan sebagai tanda kelelahan pasar. Menurutnya, negativitas yang berkepanjangan sering mendahului pemulihan, menciptakan kondisi yang menguntungkan untuk rebound.
Martinez percaya bahwa pengaruh institusional mendominasi pasar kripto saat ini. Tidak seperti tahun 2021, ketika trader ritel dapat mempengaruhi lonjakan meme coin, pasar saat ini dipimpin oleh aktor institusional. Dia menekankan bahwa analisis teknikal adalah sekunder dibandingkan dengan memahami fundamental dan psikologi pasar. "Segala hal lainnya sama sekali tidak relevan," ujarnya.
State of the Union baru-baru ini tidak mencakup pengumuman apa pun yang mempengaruhi kripto. Martinez mengamati bahwa meskipun demikian, XRP mendapat manfaat dari dinamika dan momentum pasar. Dia mengaitkan kenaikan harga dengan pasar yang memproyeksikan kapitulasi total setelah lima bulan merah berturut-turut.
Martinez juga membagikan konteks historis, mencatat pola dari siklus pasar masa lalu. Meskipun dia memperingatkan bahwa sejarah tidak terulang persis, dia menunjukkan bahwa tangan lemah yang terguncang dapat mendahului pergerakan naik yang kuat. Dia menekankan bahwa dia tidak menjual kepemilikan spotnya dan fokus pada trading strategis dengan logika entry dan exit yang jelas.
Aktivitas exchange memperkuat pandangan positif ini. Martinez menyoroti bahwa cadangan XRP Binance turun sebesar 192 juta token pada awal Februari, menandakan tekanan beli daripada tekanan jual. Dia mengaitkan ini dengan whale yang memanfaatkan harga lebih rendah sementara kapitulasi ritel terjadi.
Dia menggarisbawahi peran kejelasan regulasi dan adopsi institusional dalam pertumbuhan XRP. Martinez merujuk pada berakhirnya kasus SEC dan arus masuk ETF yang kuat. Dia menjelaskan bahwa faktor-faktor ini memperkuat posisi XRP dibandingkan dengan cryptocurrency lain yang masih menghadapi ketidakpastian.
Martinez menekankan pentingnya berpegang pada rencana trading yang jelas. Dia menutup trading leverage-nya sesuai jadwal setelah State of the Union, sambil menjaga kepemilikan XRP jangka panjangnya tetap utuh. Dia menyoroti pengambilan keputusan yang disiplin, mengambil profit sesuai dengan strateginya daripada bereaksi secara emosional terhadap pergerakan pasar.
Kinerja XRP baru-baru ini menunjukkan momentum kuat yang didorong oleh aktivitas institusional, kejelasan regulasi, adopsi ETF, dan pembelian strategis. Faktor-faktor ini menunjukkan prospek positif, memberikan trader dan holder alasan untuk tetap terlibat dan mempertimbangkan peluang di pasar saat ini seperti yang dilakukan Martinez.
Disclaimer: Konten ini dimaksudkan untuk menginformasikan dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Pandangan yang diungkapkan dalam artikel ini mungkin mencakup pendapat pribadi penulis dan tidak mewakili pendapat Times Tabloid. Pembaca disarankan untuk melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. Tindakan apa pun yang diambil oleh pembaca sepenuhnya merupakan risiko mereka sendiri. Times Tabloid tidak bertanggung jawab atas kerugian finansial apa pun.
Ikuti kami di X, Facebook, Telegram, dan Google News
Postingan Top Investor: They Called Me Crazy for Buying XRP Yesterday muncul pertama kali di Times Tabloid.


