Harga Bitcoin (BTC) masih bergerak di bawah tekanan meski sempat mencatat reli jangka pendek. Hingga saat ini, BTC diperdagangkan di kisaran US$66.443 dan belum mampu kembali menembus level psikologis US$70.000.
Struktur teknikal menunjukkan Bitcoin masih tertahan di bawah garis resistance menurun yang aktif hampir sebulan terakhir. Upaya penembusan berulang kali gagal, mencerminkan lemahnya momentum beli di tengah sentimen pasar yang belum pulih sepenuhnya.
Dilaporkan BeInCrypto, data historis melalui Pi Cycle Top Indicator memberikan gambaran bahwa Bitcoin saat ini berada di fase konsolidasi bearish menengah. Indikator ini membandingkan rata-rata pergerakan 111 hari dengan dua kali lipat rata-rata 350 hari.
Dalam siklus saat ini, kedua rata-rata tersebut tidak menunjukkan kondisi ekstrem, baik overheat maupun undervalued. Posisi ini mengindikasikan pasar berada di pertengahan fase bearish yang lebih luas.
Secara historis, fase bearish di tengah siklus empat tahunan Bitcoin dapat berlangsung selama satu tahun atau lebih sebelum pemulihan terjadi. Divergensi saat ini antara 111-day SMA dan 350-day SMA x2 masih mencerminkan tekanan turun yang berlanjut.
Baca juga: Bitcoin Naik 5%, Tapi Risiko Likuidasi Besar Mengintai di Pasar Futures
Indikator Spent Output Profit Ratio (SOPR) turut memperkuat pandangan hati-hati. SOPR yang berada di bawah level 1 menunjukkan banyak investor menjual dalam kondisi rugi.
Pembacaan yang terus bertahan di bawah angka 1 biasanya menandakan tekanan psikologis dan dominasi aksi jual berbasis ketakutan. Selama SOPR belum konsisten bergerak di atas 1, potensi kenaikan berkelanjutan dinilai terbatas.
Selain itu, Money Flow Index (MFI) menunjukkan arus keluar modal masih lebih dominan dibandingkan arus masuk. Ketidakpastian makroekonomi global dan ketegangan geopolitik turut memperkuat sikap defensif pelaku pasar.
Secara teknikal, Bitcoin berpotensi bergerak dalam rentang terbatas dalam waktu dekat. Penurunan di bawah US$65.000 dapat membuka jalan menuju support berikutnya di US$62.893. Level tersebut telah dua kali diuji pekan ini, sehingga semakin rentan jika tekanan jual meningkat.
Di sisi lain, jika Bitcoin mampu bertahan di atas US$66.224 dan menarik arus masuk baru, harga berpeluang menguji resistance di US$68.830.
Penembusan tegas di atas US$70.000 akan membatalkan skenario bearish saat ini dan menandakan penguatan struktural baru. Namun hingga itu terjadi, indikator teknikal dan on-chain masih menunjukkan bahwa fase tekanan belum sepenuhnya berakhir.
Menurut Tim Research Tokocrypto, Jangan fomo sama pantulan kecil. Resiko turun ke $62K masih besar kalau support $65K jebol.
“Tetap main defensif sampe SOPR balik di atas 1 secara konsisten,” jelasnya.
Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Melejit 4,28% ke $68.206
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
The post Reli Bitcoin Tertahan, Sinyal Peringatkan Tren Bearish Bisa Lebih Dalam appeared first on Tokocrypto News.
