Cryptoharian – Harga Bitcoin (BTC) kembali menguat dan sempat mencapai sekitar US$ 71.700, sekaligus mencatat performa yang lebih baik dibandingkan SnP 500 dan emas dalam dua minggu terakhir.
Menurut data dari platform analitik kripto Santiment di media sosial X, Bitcoin berhasil mencatat kenaikan sekitar 13,2 persen dalam dua minggu, sementara emas hanya naik sekitar 1,6 persen dan indeks SnP 500 justru turun sekitar 0,2 persen dalam periode yang sama.
Pergerakan ini terjadi setelah ketiga aset tersebut sempat mengalami penurunan 24 Februari.
Bitcoin Mulai Kejar Ketertinggalan
Santiment menjelaskan, kenaikan terbaru Bitcoin dapat dilihat sebagai proses pemulihan setelah periode tertinggal dari aset tradisional.
Sejak penurunan tajam setelah mencapai all-time high pada 5 Oktober 2025, Bitcoin sempat tertinggal dibandingkan saham dan komoditas yang menunjukkan performa lebih stabil.
Namun dalam beberapa minggu terakhir, terlihat adanya perpindahan modal kembali ke pasar kripto, yang membantu Bitcoin mengejar ketertinggalannya.
Ketegangan Geopolitik Ikut Dorong Permintaan
Faktor lain yang diduga turut mendorong penguatan Bitcoin adalah meningkatnya ketegangan geopolitik terkait konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat.
Dalam kondisi ketidakpastian global, investor sering mencari aset alternatif untuk melindungi nilai investasi mereka.
Pasar kripto sering bereaksi lebih cepat terhadap kondisi tersebut karena:
Baca Juga: Analis Prediksi Bitcoin Bisa Turun ke US$ 49.000 Sebelum Bottom
Bitcoin Bergerak Lebih Cepat dari Emas
Secara tradisional, emas lebih sering menjadi aset safe haven saat terjadi ketegangan geopolitik. Namun dalam beberapa kasus, Bitcoin dapat bergerak lebih cepat karena adanya aliran modal spekulatif yang mencari aset, di mana aset tersebut:
Menurut Santiment, faktor-faktor ini dapat menjelaskan mengapa Bitcoin bereaksi lebih agresif dibandingkan saham dan logam mulia selama dua minggu terakhir.
Sementara itu berdasarkan data terbaru dari CoinGecko pada Rabu (11/3/2026) pagi, harga Bitcoin berada di level US$ 70.044. Angka ini mencerminkan kenaikan sebesar 1,6 persen dalam kurun waktu 24 jam terakhir.


