Laporan riset kripto yang disusun oleh tim Research Tokocrypto ini berfungsi sebagai referensi strategis bagi investor untuk memahami dinamika ekonomi global dan perkembangan industri aset digital. Melalui analisis mendalam yang mencakup data makroekonomi, fluktuasi harga, serta peristiwa penting dalam ekosistem blockchain, laporan ini membedah tren utama yang memengaruhi arah pasar.
Fokus utama dari riset ini adalah menyediakan wawasan yang tajam dan terpercaya bagi setiap pembaca. Dengan informasi yang tepat waktu, laporan ini diharapkan dapat menjadi kompas bagi Anda dalam menentukan strategi investasi yang cerdas di tengah dinamika industri aset digital yang sangat fluktuatif.
Fokus Utama
Kesimpulan: Fokuskan investasi pada sektor Gaming Guild dan Four.Meme Ecosystem yang terbukti paling menguntungkan saat ini. Hindari aset dengan token unlock ekstrem seperti STBL (~83.3%) dan Bedrock (~62.5%) untuk mencegah risiko harga anjlok. Sebaliknya, manfaatkan momen koreksi ini untuk cicil beli (DCA) proyek solid beremisi rendah seperti Arbitrum (ARB) dan zkSync (ZK).
Dengan mental pasar yang masih tertahan di zona ‘Fear’ (26) dan kuatnya Bitcoin Season (39), prioritaskan perlindungan modal. Batasi porsi aset berisiko tinggi, lakukan scalping (ambil untung cepat) pada sektor yang sedang tren, dan pastikan Anda tetap memegang uang tunai (cash).
Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa. Sumber: Bloomberg.
| Mar 10, 2026 | U.S. Existing Home Sales |
U.S. Existing Home Sales Actual: 4.09M Forecast: 3.89M Previous: 4.02M → Penjualan rumah AS secara mengejutkan naik ke 4,09 juta unit, melampaui prediksi dan menunjukkan sektor properti masih tangguh meski bunga tinggi. Data ini menjadi sentimen Bearish bagi kripto karena ekonomi yang terlalu kuat memberi alasan bagi The Fed untuk menahan suku bunga tinggi lebih lama, sehingga memicu penguatan Dolar AS (DXY) yang menekan harga aset berisiko. |
| Mar 11, 2026 | U.S. Consumer Price Index (CPI) YoY | U.S. Consumer Price Index (CPI) YoY Actual: 2.4% Forecast: 2.4% Previous: 2.4% → Inflasi tahunan AS (CPI) bertahan stabil di level 2.4%, sesuai dengan ekspektasi pasar dan angka bulan sebelumnya. Data ini menjadi sentimen Netral-ke-Bullish bagi kripto karena menunjukkan inflasi tidak lagi melonjak naik (terkendali), sehingga memberikan kepastian bagi investor bahwa The Fed kemungkinan besar tidak akan menaikkan suku bunga lagi. Meskipun tidak ada kejutan penurunan yang drastis, stabilitas ini meredam volatilitas negatif dan menjaga ekspektasi pasar akan adanya pemangkasan suku bunga (rate cut) secara bertahap di masa mendatang. |
| Mar 12, 2026 | U.S. Initial Jobless Claims | U.S. Initial Jobless Claims (Mar 12, 2026) Actual: – (Akan dirilis 12 Mar 2026) Forecast: 214.00K Previous: 213.00K → Pasar memprediksi klaim pengangguran mingguan akan naik tipis ke 214.000. Jika angka Actual nanti malam dirilis lebih tinggi (misal >220K), ini akan menjadi sentimen Bullish bagi kripto karena menunjukkan pelemahan pasar tenaga kerja yang mendesak pemangkasan suku bunga. Namun, jika angka dirilis di bawah 214K (Bearish), ini menunjukkan ekonomi AS masih terlalu kuat, sehingga The Fed tidak punya alasan untuk segera melonggarkan kebijakan moneter. |
| Mar 13, 2026 (Jan) | U.S. Core PCE Price Index YoY | U.S. Core PCE Price Index YoY (Mar 13, 2026) Actual: – (Akan dirilis 13 Mar 2026) Forecast: 3.1% Previous: 3.0% → Inflasi inti PCE, indikator favorit The Fed dalam menentukan kebijakan suku bunga, diprediksi naik tipis ke 3,1%. Data ini menjadi sentimen Bearish bagi kripto jika angka Actual besok terbukti naik atau sesuai ekspektasi, karena menunjukkan tekanan harga masih membandel (sticky) dan menjauhkan peluang pemangkasan suku bunga. Sebaliknya, jika rilis angka di bawah 3,0% (Bullish), pasar kripto akan merespons positif sebagai tanda inflasi benar-benar melandai. |
| Kesimpulan | Data penjualan rumah dan stabilnya inflasi CPI menunjukkan ekonomi AS masih tangguh, membuat pasar kini tertuju pada rilis klaim pengangguran serta potensi kenaikan Core PCE ke 3,1% besok yang berisiko memicu sentimen bearish jika data inflasi inti terbukti masih menguat.. | |
Platfrom exchange kripto asal Korea Selatan, Bithumb. Foto: Getty Images.
Minggu ini, pasar kripto memperlihatkan perputaran arus modal (capital flow) yang sangat tajam. Jika minggu lalu fokus investor tertuju pada infrastruktur dan ekosistem bursa, kali ini likuiditas ritel kembali membanjiri sektor hiburan digital dan spekulasi tinggi. Rotasi ini menandakan kembalinya selera risiko (risk appetite) pelaku pasar yang berbondong-bondong memburu narasi GameFi (permainan kripto), NFT, dan ekosistem Meme.
Highlights:

Gaming Guild melesat di posisi puncak dengan lonjakan spektakuler +155%, disusul kuat oleh sektor Play To Earn (+102%), Gaming (+45.67%), dan Arcade Games (+23.32%). Tren positif ini juga menjalar ke sektor NFTs & Collectibles yang mencetak kenaikan +50.64%.
Selain gaming, gairah spekulasi juga terlihat dari meroketnya Four.Meme Ecosystem sebesar +134% dan sektor Moltbook and Openclaw yang tumbuh +86.13%. Di sisi lain, Binance Launchpool naik +43.13% dan Binance Launchpad naik +26.46%. Hal ini menunjukkan bahwa investor masih terus memburu potensi keuntungan dari peluncuran token-token baru di bursa besar.
Token QUBIC memimpin jajaran top gainers dengan kenaikan +50.21%, diikuti oleh SIREN (+42.83%) dan AKT (+28.87%). Menariknya, meskipun pertumbuhan level sektoral (seperti Gaming dan Meme) mencapai ratusan persen, daftar koin individu teratas justru menunjukkan persentase pertumbuhan yang lebih “kalem” dan sehat. Ini mengindikasikan bahwa lonjakan ekstrem di level sektoral tadi kemungkinan besar didorong oleh ledakan harga pada koin-koin berkapitalisasi sangat kecil (micro-cap) yang berada di dalam ekosistem tersebut.Daily Chart Bitcoin – TradingView
Pada minggu sebelumnya, Bitcoin diprediksi apabila ia tidak bisa mempertahankan Breakout dan membentuk Higher Low di Fibonacci 0.786 (70,196.3) – 0.886 (71,164.8), maka akan membentuk deviasi dan false breakout yang terjadi beneran pada minggu ini. Lalu, bagaimana selanjutnya?
Pada timeframe daily, harga menunjukkan adanya kegagalan dari mempertahankan resistance became support di Fibonacci 0.786 (70,196.3) – 0.886 (71,164.8), maka pada hari-hari selanjutnya, akan sangat sulit untuk memprediksi ke mana arah Bitcoin karena Bitcoin secara resmi kembali masuk ke range Sideways sebelumnya. Meski demikian, ia tetap bisa diprediksi bisa turun hingga titik Liquidity bawahnya seperti analisa sebelum-sebelumnya di Fibonacci Retracement 0.786 (62,625.5).
Kemudian, pada timeframe Weeklynya menunjukkan adanya rebound dari candle sebelumya yang membentuk Inverse Hammer yang mengindikasikan adanya perubahan tren secara jangka panjang meski RSI nya masih belum bisa menembus garis trennya dan angka >50. Artinya, Bitcoin secara jangka pendek masih sideways, tetapi secara jangka panjang bisa bullish.
Daily:
Weekly:
Short-Term Projection:
Bullish Case:
Bearish Case:Bitcoin kembali Sideways dalam keadaan yang tidak menentu arahnya dan dapat diprediksi kembali menurun hingga liquidity bawahnya pada Fibonacci Retracement 0.786 (62,625.5).
Heatmap Liquidation Bitcoin 1 Week
Bitcoin saat ini berada dalam fase sideways setelah mengalami volatilitas harga. Peta likuiditas memperlihatkan dengan jelas ke mana arah “magnet” harga selanjutnya yang sedang diincar oleh pasar:
Insight:
Bitcoin: Exchange Reserve – All Exchanges
Data on-chain terbaru memperlihatkan fenomena kelangkaan pasokan Bitcoin yang semakin nyata. Jumlah Bitcoin yang siap dijual di bursa kripto terpusat (Exchange Reserve) terus mengalami penyusutan secara drastis.
Insight: Semakin sedikit Bitcoin yang tersedia di bursa, semakin kecil kemungkinan terjadinya aksi jual massal; fenomena kelangkaan pasokan (supply shock) ini menjadi fondasi bullish yang sangat kuat, karena ke depannya pembeli harus bersaing memperebutkan sisa koin yang semakin terbatas.
BTC: Multi Exchange Open Interest
Pasar derivatif (berjangka) Bitcoin saat ini sedang mengalami penurunan drastis, di mana minat spekulasi dari para pelaku pasar terlihat merosot tajam.
Insight:Turunnya Open Interest secara tajam ini justru merupakan proses yang menyehatkan karena pasar sedang ‘dibersihkan’ dari utang spekulatif (leverage); secara historis, kondisi pasar yang bersih dari spekulasi ritel berlebihan ini sering menjadi pertanda awal terbentuknya titik harga terendah (bottoming) sebelum tren kembali memantul naik.
Bitcoin: Supply in Loss
Data on-chain menunjukkan bahwa penderitaan psikologis pelaku pasar sedang meningkat seiring dengan penurunan harga baru-baru ini.
Insight: Semakin banyak porsi investor yang ‘nyangkut’ atau berada dalam kondisi rugi, pasar akan terasa semakin berat untuk naik karena rawan tekanan jual; namun, tingkat kerugian massal seperti ini biasanya menandakan fase kapitulasi (cuci gudang) yang sering menjadi prasyarat sebelum siklus pasar berbalik arah.
DoubleZero akan memulai Phase II dari DoubleZero Delegation Program (DZDP), sebuah upgrade staking/infrastruktur yang berfokus pada peningkatan performa validator dan diversifikasi geografis jaringan Solana. Program ini mencakup ekspansi delegasi validator ke beberapa wilayah baru serta penguatan fitur multicast yang diposisikan sebagai milestone penting bagi ekosistemnya.
Pudgy Penguins meluncurkan pengalaman game baru bernama Pudgy World yang diposisikan sebagai momen ‘Club Penguin’-nya, dengan pendekatan produk yang terasa ramah pengguna dan tidak terlalu menonjolkan elemen crypto secara frontal.
TRON bergabung dengan Agentic AI Foundation dan mengarahkan fokus pada pembangunan payment rails untuk AI agent. Langkah ini menempatkan TRON ke dalam persimpangan dua narasi besar—kripto dan agentic AI—dengan tujuan menjadikan infrastrukturnya relevan untuk pembayaran mesin-ke-mesin dan transaksi otonom di masa depan.
Virtuals Protocol memperkenalkan ERC-8183, sebuah standar yang dirancang untuk memungkinkan AI agent memiliki aset, menyimpan state, dan mentransfer value secara native onchain.
Vitalik Buterin mendorong Ethereum dengan konsep DVT-Lite untuk mempermudah proses setup validator Ethereum. Gagasan ini berfokus pada penyederhanaan akses ke validator yang lebih terdistribusi, sehingga partisipasi staking bisa menjadi lebih mudah tanpa mengorbankan terlalu banyak aspek desentralisasi dan ketahanan jaringan.
Data on-chain menunjukkan sekitar 38% altcoin saat ini diperdagangkan dekat all-time low historisnya, menandakan tekanan ekstrem di pasar altcoin. Kondisi ini mencerminkan kombinasi lemahnya permintaan terhadap aset berisiko, konsentrasi likuiditas ke Bitcoin, serta semakin ketatnya persaingan modal di antara ribuan aset kripto di luar BTC, ETH, dan stablecoin.
Data On-Chain menunjukkan sekitar 1,1 juta alamat baru bertambah dalam jaringan Solana dalam 24 jam, tetapi momentum pertumbuhan alamat secara umum masih melemah dan bahkan mendekati rata-rata tahunan.
Open interest XRP turun tajam di hampir semua exchange besar, menandakan aktivitas spekulatif dan appetite leverage sedang melemah setelah reli menuju puncak Juli 2025. Meski begitu, Binance masih memimpin dengan open interest sekitar US$222 juta, disusul Bybit di sekitar US$195 juta, sementara level saat ini tetap jauh di bawah puncak pertengahan 2025.
Data On-Chain menunjukkan aktivitas jaringan Ethereum meningkat tajam dengan jumlah alamat aktif mencapai salah satu level tertinggi dalam sejarah jaringan. Pada grafik, alamat aktif terbaru berada di sekitar 514 ribu dan sempat melonjak lebih tinggi, menunjukkan partisipasi pengguna yang terus menguat meski pergerakan harga ETH sendiri masih terlihat campuran dan belum sepenuhnya stabil.
Data On-Chain stablecoin marketcap mencetak rekor tertinggi baru, menandakan likuiditas dolar onchain terus bertambah. Namun, kenaikan ini belum otomatis mengalir ke pasar crypto spot, menunjukkan bahwa sebagian besar modal masih memilih bertahan di bentuk stabil sambil menunggu kejelasan arah risiko dan peluang yield yang lebih menarik.
Menuju minggu ketiga bulan Maret 2026, pasar kripto akan diuji oleh pelepasan token dengan skala dilusi yang sangat ekstrem. Sorotan utama minggu ini adalah adanya fenomena ‘tsunami’ suplai dari beberapa proyek yang akan melepas lebih dari 50% hingga 80% suplainya sekaligus. Ini adalah momen krusial di mana investor harus sangat jeli membedakan mana aset yang aman disimpan dan mana yang berpotensi terjun bebas karena inflasi suplai (penambahan jumlah koin) yang tak terbendung.
Highlight Unlock
Unlock Besar (>10% dari Kapitalisasi Pasar): Minggu ini perhatian penuh tertuju pada status “Zona Bahaya” yang dipegang oleh STBL (STBL) dan Bedrock (BR). Pada tanggal 16 Maret, STBL akan melepas token setara 83.3% dari kapitalisasi pasarnya, disusul oleh Bedrock sebesar 62.5% pada 20 Maret. Selain itu, RateX (RTX) dengan rilis 29.2%, RollX (ROLL) sebesar 28%, dan Yooldo (ESPORTS) sebesar 27.5% juga masuk dalam area merah pekat yang berpotensi memicu tekanan jual ekstrem. Proyek raksasa seperti LayerZero (ZRO) juga patut diwaspadai karena akan merilis suplai sebesar 10.3% (senilai $49.34 Juta).
Unlock Menengah (5–10% dari Kapitalisasi Pasar): Di kategori risiko sedang, waspadai Kaito (KAITO) yang akan menambah suplai beredar sebesar 7.28% pada 20 Maret. Token lain yang perlu dipantau ketat adalah Polyhedra (ZKJ) dengan rilis 6.23% dan DeAgentAI (AIA) sebesar 6.02%. Penambahan suplai di kisaran ini sering kali memicu “guncangan” harga sementara dan volatilitas tinggi, terutama jika permintaan beli dari pasar sedang sepi.
Unlock Ringan (<5% dari Kapitalisasi Pasar): Kabar tenang bagi pemegang token Layer-2 dan ekosistem solid. Raksasa jaringan seperti Arbitrum (ARB) hanya mencatatkan penambahan suplai 1.56%, begitu pula zkSync (ZK) yang sangat aman di angka 1.88%. Proyek populer lainnya seperti ApeCoin (APE) merilis 1.49% dan komunitas NFT Pudgy Penguins (PENGU) sebesar 1.12%. Angka rilis di bawah 5% ini umumnya dianggap sebagai emisi rutin yang bisa diserap pasar dengan mudah tanpa merusak tren harga jangka panjang.
Analisis untuk Investor/Trader:
Pasar kripto minggu ini mengalami fase koreksi dan pelemahan. Market Cap & Volume turun $2.38 Triliun (-2.75%), CoinMarketCap 100 Index juga ke level $136.54 (-3.10%). Fear & Greed sedikit mereda di angka 26. Di sisi lain, CMC Altcoin Season Index naik ke skor 39/100. Angka ini menegaskan bahwa ‘Bitcoin Season’ masih menjadi narasi utama pasar.
Walaupun sedang terjadi koreksi makro dan sentimen yang berhati-hati, kenaikan pada indeks altcoin ini mengindikasikan bahwa sebagian likuiditas mulai mencoba mencari peluang dengan melakukan rotasi modal awal ke aset-aset altcoin, meskipun secara umum postur investor masih sangat defensif.
Outlook Minggu Depan:
Harga Bitcoin pada timeframe daily kembali sideways dari breakout sebelumnya
Zona likuidasi & teknikal:
Narrative utama:
On-chain Insight & Derivatif:
Fokuskan investasi pada sektor Gaming Guild dan Four.Meme Ecosystem yang terbukti paling menguntungkan saat ini. Hindari aset dengan token unlock ekstrem seperti STBL (~83.3%) dan Bedrock (~62.5%) untuk mencegah risiko harga anjlok. Sebaliknya, manfaatkan momen koreksi ini untuk cicil beli (DCA) proyek solid beremisi rendah seperti Arbitrum (ARB) dan zkSync (ZK).
Dengan mental pasar yang masih tertahan di zona ‘Fear’ (26) dan kuatnya Bitcoin Season (39), prioritaskan perlindungan modal. Batasi porsi aset berisiko tinggi, lakukan scalping (ambil untung cepat) pada sektor yang sedang tren, dan pastikan Anda tetap memegang uang tunai (cash).
Membedah “Tokenomics” – Rahasia di Balik Nilai Sebuah Koin Kripto
Pernahkah Anda bertanya-tanya, mengapa ada koin kripto yang harganya bisa meroket ribuan persen, tapi ada juga yang perlahan mati dan harganya anjlok mendekati nol? Jawabannya sering kali terletak pada Tokenomics.
Secara sederhana, Tokenomics (gabungan dari kata Token dan Economics) adalah aturan main ekonomi dari sebuah aset kripto. Ini ibarat “cetak biru” atau fondasi yang menentukan apakah sebuah koin punya masa depan atau hanya sekadar skema cepat kaya.
Berikut adalah 4 pilar utama Tokenomics yang wajib dipahami sebelum berinvestasi:
1. Suplai (Ketersediaan Koin): Hukum ekonomi dasar: jika barang langka dan banyak yang cari, harganya naik. Dalam kripto, ada istilah Max Supply (batas maksimal koin yang bisa diciptakan, contoh: Bitcoin hanya ada 21 juta) dan Circulating Supply (jumlah koin yang saat ini beredar di pasar). Jika sebuah koin tidak memiliki batas maksimal suplai dan terus dicetak (inflasi tinggi), harganya akan semakin tidak berharga seiring berjalannya waktu.
2. Alokasi (Distribusi Koin): Penting untuk melihat ke mana koin didistribusikan saat pertama kali dibuat. Jika porsi untuk Tim Pengembang dan Investor Awal terlalu besar (misalnya di atas 50%), ini adalah bendera merah (red flag). Mengapa? Karena mereka memegang kendali penuh dan bisa membuang (menjual) koin mereka kapan saja ke investor ritel. Alokasi yang sehat biasanya mengutamakan porsi besar untuk pertumbuhan komunitas dan ekosistem.
3. Jadwal Rilis (Vesting & Token Unlock) Ini adalah metrik yang kita bahas sebelumnya. Proyek kripto yang sehat tidak akan memberikan semua koinnya ke investor awal di hari pertama. Koin tersebut akan “dikunci” (vesting) dan dilepas perlahan ke pasar (token unlock) selama beberapa bulan atau tahun. Tujuannya agar harga tidak hancur lebur karena aksi jual serentak.
4. Utilitas (Fungsi Koin) Koin yang bagus harus punya alasan kuat mengapa orang harus membelinya, selain sekadar spekulasi harga. Apakah koin itu dipakai untuk membayar biaya transaksi (gas fee)? Apakah dipakai untuk hak suara (governance)? Atau apakah koin itu akan “dibakar” (burn) sebagian agar semakin langka? Tanpa utilitas yang jelas, sebuah koin tidak akan bisa bertahan dalam jangka panjang.
Kesimpulan: Membeli aset kripto tanpa memahami tokenomics-nya sama seperti membeli bisnis tanpa melihat laporan keuangannya; proyek dengan teknologi canggih pun bisa hancur harga tokennya jika jadwal inflasi dan rilis suplainya dirancang dengan buruk.
Tokocrypto Hadirkan Program TKO Lock dan Treasure Hunt Berhadiah di 4 Kota
Tokocrypto kembali menghadirkan dua program menarik bagi komunitasnya, yaitu TKO Lock dengan APR hingga 10% serta Treasure Hunt berhadiah spesial yang berlangsung di beberapa kota di Indonesia.
Program TKO Lock memungkinkan pengguna mengunci aset TKO selama 30 hari untuk mendapatkan hadiah harian secara konsisten. Dalam skema ini, setiap penguncian minimal 5.000 TKO berpotensi memberikan estimasi imbal hasil tahunan (APR) hingga 10%.
Program ini tidak hanya memberikan peluang bagi pengguna untuk memperoleh imbal hasil tambahan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendukung pertumbuhan ekosistem TKO secara berkelanjutan. Adapun batas penguncian yang berlaku adalah minimal 5.000 TKO dan maksimal 15.000 TKO, dengan aset yang dikunci tidak dapat dijual hingga periode 30 hari berakhir.
Treasure Hunt di 4 Kota
Selain itu, Tokocrypto juga mengadakan Tokocrypto Treasure Hunt yang digelar di empat kota di Indonesia. Dalam program ini, peserta dapat mencari voucher Treasure Hunt yang tersembunyi untuk berkesempatan mendapatkan hadiah spesial.
Voucher yang ditemukan berlaku hingga 31 Maret 2026 dan dapat diklaim dengan beberapa langkah. Peserta perlu membuat konten di media sosial seperti Instagram, X, atau TikTok yang menampilkan voucher tersebut, lalu menandai akun resmi @tokocrypto. Setelah itu, peserta harus mengirimkan bukti klaim melalui DM Instagram Tokocrypto berupa foto voucher serta UID akun Tokocrypto untuk proses verifikasi.
Melalui dua program ini, Tokocrypto tidak hanya memberikan insentif bagi pengguna platform, tetapi juga menghadirkan pengalaman interaktif bagi komunitas kripto di Indonesia.
Baca juga: Web4 Muncul: Era Baru Internet Saat AI Bisa Bertindak Sendiri
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
The post Riset Kripto 9-13 Mar 2026: Inflasi AS Stabil, Bitcoin Masuk Fase Sideways appeared first on Tokocrypto News.


