Pasar cryptocurrency sering kali tampak tenang hingga lonjakan volatilitas tiba-tiba memaksa trader bereaksi secara real time. Ketika posisi leveraged mendominasi pasar derivatif, bahkan pergerakan harga yang sederhana dapat memicu reaksi berantai yang kuat. XRP baru-baru ini mendemonstrasikan dinamika ini setelah pergerakan naik tiba-tiba mengejutkan trader bearish dan memaksa gelombang likuidasi di seluruh pasar.
Perkembangan terbaru telah memperbarui perhatian pada lintasan jangka pendek XRP, khususnya di antara trader yang dengan cermat melacak data derivatif dan level likuidasi. Saat volatilitas kembali, analis kini memperingatkan bahwa pergerakan baru-baru ini bisa hanya mewakili fase pertama dari squeeze yang lebih besar jika harga mendekati level kunci di mana posisi short leveraged tetap terkonsentrasi dengan berat.
Analis crypto Xaif baru-baru ini menarik perhatian pada perkembangan ini dalam postingan di X, menyoroti skala likuidasi short yang dipicu selama pergerakan harga terbaru. Menurut analisisnya, XRP mengalami short squeeze yang menonjol pada 13 Maret 2026, yang melikuidasi sekitar $2,4 juta dalam posisi bearish dalam 24 jam.
Trader short menyumbang sekitar 60,32% dari semua likuidasi XRP selama periode tersebut, menunjukkan bahwa mayoritas penutupan paksa berasal dari trader yang bertaruh melawan aset tersebut. Squeeze terjadi saat XRP naik sekitar 3%, meningkat dari sekitar $1,37 menjadi sekitar $1,41.
Pergerakan naik ini juga memungkinkan XRP menembus di atas level resistance $1,39 yang sebelumnya membatasi beberapa upaya pemulihan di awal tahun.
Short squeeze terjadi ketika trader yang bertaruh pada penurunan harga menghadapi kerugian yang meningkat saat aset naik. Di pasar derivatif crypto yang sangat leveraged, exchange secara otomatis menutup posisi-posisi tersebut begitu mereka mencapai ambang batas likuidasi yang telah ditentukan sebelumnya.
Ketika beberapa posisi short ditutup secara bersamaan, pembelian paksa yang diperlukan untuk keluar dari perdagangan tersebut mendorong harga lebih tinggi lagi. Proses ini dapat dengan cepat menjalar melalui pasar, memicu likuidasi tambahan dan mempercepat rally.
Pergerakan XRP baru-baru ini menggambarkan seberapa cepat sentimen dapat berubah ketika aset yang di-short secara besar-besaran mulai naik.
Xaif juga menunjukkan data likuidasi dari platform analitik derivatif Coinglass, yang mengungkapkan konsentrasi besar level likuidasi short di atas $1,47.
Heatmap menunjukkan bahwa banyak posisi short leveraged berada di sekitar wilayah harga tersebut. Jika XRP naik ke level tersebut, posisi short tersebut mungkin dilikuidasi, berpotensi memicu cascade lain yang mirip dengan squeeze baru-baru ini.
Dalam skenario seperti itu, setiap likuidasi dapat menambah tekanan beli yang mendorong harga lebih tinggi lagi.
XRP tetap menjadi salah satu aset digital yang paling aktif diperdagangkan di seluruh exchange global, dan pasar derivatifnya sering memperkuat pergerakan harga selama periode volatil. Squeeze baru-baru ini telah menghilangkan jutaan dolar dalam posisi bearish, tetapi kelompok besar leverage tetap ada di pasar.
Jika XRP mempertahankan momentum dan mendekati ambang batas $1,47, gelombang likuidasi berikutnya dapat mengintensifkan tekanan bullish. Untuk saat ini, trader terus mengamati pasar dengan cermat saat XRP menguji apakah pergerakan baru-baru ini menandai awal dari breakout yang lebih besar.
Disclaimer: Konten ini dimaksudkan untuk menginformasikan dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Pandangan yang diungkapkan dalam artikel ini mungkin termasuk pendapat pribadi penulis dan tidak mewakili pendapat Times Tabloid. Pembaca didesak untuk melakukan riset mendalam sebelum membuat keputusan investasi apa pun. Tindakan apa pun yang diambil oleh pembaca sepenuhnya menjadi risiko mereka sendiri. Times Tabloid tidak bertanggung jawab atas kerugian finansial apa pun.
Ikuti kami di Twitter, Facebook, Telegram, dan Google News
Postingan Analis: Jika XRP Naik ke Harga Ini, Cascade Short Besar Lainnya Akan Dimulai muncul pertama kali di Times Tabloid.

