Stablecoin kini semakin menunjukkan peran penting dalam ekosistem kripto. Tim Research Tokocrypto mengatakan artinya, pertumbuhan stablecoin sekarang lebih mencStablecoin kini semakin menunjukkan peran penting dalam ekosistem kripto. Tim Research Tokocrypto mengatakan artinya, pertumbuhan stablecoin sekarang lebih menc

Stablecoin Diam-diam Jadi Tulang Punggung Kripto, Bukan Bitcoin

2026/03/17 17:42
durasi baca 3 menit
Untuk memberikan masukan atau menyampaikan kekhawatiran terkait konten ini, silakan hubungi kami di crypto.news@mexc.com

Stablecoin kini semakin menunjukkan peran penting dalam ekosistem kripto, dengan data on-chain terbaru mengindikasikan bahwa aset ini telah berkembang menjadi infrastruktur utama dalam keuangan digital berbasis blockchain.

DIlaporkan Crypto Quant, pertumbuhan jumlah pengguna dan kapitalisasi pasar yang signifikan menjadi bukti bahwa stablecoin tidak lagi sekadar alat trading, tetapi juga digunakan secara luas dalam berbagai aktivitas finansial.

Adopsi Stablecoin Terus Meningkat

Data blockchain menunjukkan bahwa jumlah alamat aktif yang menggunakan stablecoin berbasis ERC-20 meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir.

Saat ini, total kapitalisasi pasar stablecoin telah mencapai sekitar US$300 miliar. Aset seperti USDT dan USDC mendominasi pasar dan menjadi sumber likuiditas utama dalam perdagangan aset digital.

Selain digunakan di bursa kripto, stablecoin juga banyak dimanfaatkan dalam ekosistem DeFi, termasuk untuk aktivitas pinjam-meminjam, penyediaan likuiditas, hingga pembayaran on-chain.

Menurut Tim Research Tokocrypto, artinya, pertumbuhan stablecoin sekarang lebih mencerminkan utilitas finansial nyata daripada spekulasi murni.

“Selama permintaan untuk pembayaran digital, transfer lintas negara, dan infrastruktur DeFi terus naik, stablecoin akan tetap jadi rel utama adopsi onchain,” analisanya.

Baca juga: Stablecoin Cetak Rekor Baru, Tapi Dana Tak Masuk ke Kripto?

Digunakan Berbeda di Setiap Negara

Penggunaan stablecoin juga menunjukkan perbedaan signifikan di berbagai wilayah, tergantung pada kondisi ekonomi masing-masing negara.

Di negara dengan inflasi tinggi atau mata uang yang tidak stabil, stablecoin sering digunakan sebagai alternatif “dolar digital”. Nigeria menjadi salah satu contoh dengan tingkat adopsi yang tinggi, di mana masyarakat memanfaatkan USDT dan USDC untuk melindungi nilai aset dan melakukan transaksi peer-to-peer.

Sementara itu, di India dan Filipina, stablecoin banyak digunakan untuk pembayaran lintas negara dan remitansi. Di Amerika Serikat, penggunaan lebih terfokus pada pasar keuangan sebagai sumber likuiditas untuk trading dan aliran modal institusional.

Jadi Infrastruktur, Bukan Sekadar Alat Trading

Perbedaan pola penggunaan ini menunjukkan bahwa stablecoin telah bertransformasi menjadi infrastruktur finansial yang fleksibel dan menyesuaikan dengan kebutuhan lokal.

Jepang juga mulai memasuki ruang ini setelah adanya perubahan regulasi, dengan munculnya stablecoin berbasis yen seperti JPYC yang berpotensi menghubungkan sistem keuangan tradisional dengan teknologi blockchain.

Secara keseluruhan, data on-chain memperlihatkan bahwa stablecoin kini berkembang dari sekadar pasangan trading menjadi fondasi utama dalam sistem keuangan digital global.

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

The post Stablecoin Diam-diam Jadi Tulang Punggung Kripto, Bukan Bitcoin appeared first on Tokocrypto News.

Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi crypto.news@mexc.com agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.