PANews melaporkan pada 19 Maret bahwa Eugene Cheung, Chief Commercial Officer OSL Group, menyatakan dalam seminar "Investing in Gold" yang diselenggarakan oleh Swiss Chamber of Commerce di Hong Kong bahwa seiring meningkatnya minat investor institusional terhadap tokenisasi Aset Dunia Nyata (RWAs), emas tertoken secara bertahap menjadi alat investasi inovatif yang sangat dinanti-nantikan.
Eugene menyatakan bahwa dibandingkan dengan ETF emas tradisional atau emas fisik, emas tertoken menawarkan keunggulan signifikan dalam hal likuiditas, kemampuan pemrograman, perdagangan 24/7, dan kepemilikan terfragmentasi, memberikan investor metode alokasi aset yang lebih efisien dan transparan. Hong Kong, sebagai pusat perdagangan emas global, memiliki keunggulan unik dalam mengintegrasikan secara mendalam pasar emas fisik dengan aset digital. Produk stablecoin seperti XAUT dan PAXG, yang dipatok 1:1 dengan emas fisik, merupakan faktor kunci yang mendorong perkembangan ekosistem ini.


