Cryptoharian – Serangan di dunia kripto tidak berhenti saat dana dicuri. Justru, menurut laporan Immunefi, dampak terbesarnya sering kali muncul setelah kejadiaCryptoharian – Serangan di dunia kripto tidak berhenti saat dana dicuri. Justru, menurut laporan Immunefi, dampak terbesarnya sering kali muncul setelah kejadia

Hack Kripto Tak Hanya Hilangkan Dana, Tapi Hancurkan Proyek

2026/03/23 13:06
durasi baca 3 menit
Untuk memberikan masukan atau menyampaikan kekhawatiran terkait konten ini, silakan hubungi kami di crypto.news@mexc.com

Cryptoharian – Serangan di dunia kripto tidak berhenti saat dana dicuri. Justru, menurut laporan Immunefi, dampak terbesarnya sering kali muncul setelah kejadian itu berlalu.

Dalam laporan State of Onchain Security 2026, Immunefi menggambarkan bagaimana sebuah hack bukan sekedar kehilangan dana, tetapi bisa berubah menjadi krisis panjang yang menggerus fondasi proyek secara perlahan.

Awalnya, kerugian memang terlihat jelas dan langsung. Rata-rata dana yang hilang dalam satu kasus mencapai sekitar US$ 25 juta. Namun setelah itu, efek lanjutan mulai terasa. Harga token turun, kepercayaan pasar melemah, dan tim proyek terpaksa mengalihkan fokus dari pengembangan ke pemulihan reputasi.

Dalam banyak kasus, token yang terdampak mengalami penurunan median hingga 61 persen dalam enam bulan. Lebih dari 80 persen proyek bahkan gagal kembali ke harga sebelum hack. Selama periode itu, tim kehilangan waktu berbulan-bulan hanya untuk menangani dampak insiden.

Menariknya, penurunan ini tidak selalu murni akibat hack. Beberapa proyek memang sudah rapuh sebelumnya. Namun pola yang muncul tetap konsisten, yakni serangan kripto kini jarang menjadi kejadian sekali selesai, melainkan krisis berkepanjangan.

Risiko Besar Ada di “Kasus Ekstrem”

Data Immunfi menunjukkan bahwa jumlah hack tidak banyak berubah dalam beberapa tahun terakhir. Sekitar 191 kasus terjadi sepanjang 2024-2025, dengan total kerugian mencapai US$ 4,67 miliar.

Di permukaan, ada sedikit perbaikan. Nilai median kerugian turun dibanding periode sebelumnya. Tapi di balik itu, ada masalah yang lebih besar.

Sebagian besar kerugian justru datang dari segelintir kasus besar. Lima hack terbesar menyumbang lebih dari 60 persen total dana yang hilang. Ini membuat pasar terlihat relatif aman, sampai satu insiden besar tiba-tiba mengguncang semuanya.

Contohnya adalah kasus Bybit, di mana satu serangan saja menyumbang hampir setengah dari total kerugian tahun tersebut.

Baca Juga: Tiga Kali Ditipu, Lansia Ini Kehilangan Seluruh Tabungannya

Dampak Terbesar Terjadi Setelah Hack

Bagian paling mencolok dari laporan ini adalah bagaimana harga token bereaksi dalam jangka panjang.

Dalam dua hari pertama setelah hack, penurunan harga rata-rata hanya sekitar 10 persen. Namun setelah itu, tekanan justru semakin dalam. Dalam enam bulan, lebih dari setengah token turun di bawah 50 persen, dan sebagian bahkan anjlok lebih dari 90 persen.

Masalahnya, di dunia kripto, token bukan sekadar aset. Ia juga berfungsi sebagai:

  • sumber pendanaan proyek
  • indikator kepercayaan pasar
  • alat untuk menarik investor dan mitra

Ketika harga token jatuh, dampaknya langsung terasa ke seluruh operasional. Proyek kehilangan daya tarik, sulit merekrut talenta dan kesulitan menjalin kerja sama.

Dalam banyak kasus, tim bahkan kehilangan pemimpin di bidang keamanan hanya beberapa minggu setelah insiden. Waktu yang seharusnya digunakan untuk membangun produk akhirnya habis untuk memperbaiki kerusakan.

Risiko Sistemik yang Semakin Kompleks

Immunefi juga menyoroti bahwa ekosistem kripto kini semakin saling terhubung. Protokol DeFi tidak lagi berdiri sendiri, melainkan terkait dalam jaringan yang kompleks, mulai dari bridge, stablecoin hingga lending dan staking.

Akibatnya, satu celah keamanan bisa menyebar dan berdampak ke banyak bagian lain dalam sistem.

Di sisi lain, meskipun kripto sering mengusung konsep desentralisasi, kenyataannya banyak kerugian besar justru terjadi di titik yang sangat terpusat, seperti exchange.

Dalam periode 2024-2025, hanya sebagian kecil hack yang terjadi di platform terpusat, namun nilainya mencapai lebih dari setengah total kerugian.

Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi crypto.news@mexc.com agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.