Dua agen CIA tewas dalam kecelakaan mobil di negara bagian Chihuahua, Meksiko pada 20 April saat kembali dari operasi pemberantasan narkoba untuk menghancurkan laboratorium narkoba rahasia, memicu sengketa kedaulatan antara Washington dan Mexico City.
Ringkasan
- Dua agen CIA dan dua aparat penegak hukum Meksiko tewas ketika kendaraan mereka mengalami kecelakaan di medan pegunungan terjal di negara bagian Chihuahua.
- Kecelakaan terjadi setelah operasi pembongkaran yang oleh pihak berwenang digambarkan sebagai salah satu laboratorium narkoba rahasia terbesar yang pernah ditemukan di Meksiko.
- Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum telah meluncurkan penyelidikan untuk menentukan apakah agen AS melanggar hukum Meksiko dengan beroperasi tanpa otorisasi federal.
Dua agen CIA tewas bersama dua pejabat penegak hukum Meksiko dalam kecelakaan kendaraan di negara bagian Chihuahua, Meksiko, setelah operasi yang menargetkan laboratorium pemrosesan narkoba rahasia berskala besar, dikonfirmasi oleh beberapa sumber yang mengetahui hal tersebut kepada CBS News dan CNN. CIA menolak berkomentar mengenai identitas para agen tersebut. Truk mereka mengalami kecelakaan di medan pegunungan terjal yang menghubungkan negara bagian Chihuahua dengan Sinaloa saat melakukan perjalanan di tengah malam setelah operasi.
Agen CIA Tewas di Meksiko saat Sengketa Kedaulatan Meletus
Kecelakaan terjadi setelah operasi yang oleh Jaksa Agung Chihuahua César Jáuregui digambarkan sebagai pembongkaran salah satu lokasi produksi narkoba kimia ilegal terbesar yang pernah ditemukan di negara tersebut. CBS News melaporkan bahwa kendaraan tersebut tampaknya tergelincir di jalan pegunungan dan jatuh ke dalam jurang, menyebabkannya meledak. Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum mengonfirmasi pada 21 April bahwa jaksa federal telah melancarkan penyelidikan untuk menentukan apakah ada hukum yang dilanggar, khususnya apakah agen AS berpartisipasi dalam operasi di wilayah Meksiko tanpa otorisasi dari pemerintah federal.
Meksiko Mempertanyakan Legalitas Kehadiran AS
Sheinbaum memberikan respons publik yang tegas, menyatakan bahwa operasi gabungan antara pemerintah daerah dan AS tanpa otorisasi federal akan merupakan pelanggaran terhadap hukum Meksiko dan konstitusi. CNN melaporkan bahwa CIA telah memperluas operasinya di dalam Meksiko secara signifikan di bawah Direktur John Ratcliffe, termasuk menerbangkan drone MQ-9 Reaper secara diam-diam di atas wilayah Meksiko untuk memantau aktivitas kartel, dan telah melakukan peninjauan terhadap kewenangannya untuk menggunakan kekuatan mematikan terhadap kartel narkoba. Sheinbaum sebelumnya menegaskan bahwa "tidak ada operasi gabungan di darat maupun di udara" di Meksiko, menggambarkan keterlibatan AS sebatas berbagi informasi dalam kerangka hukum yang telah ditetapkan.
Taruhan yang Lebih Besar bagi Hubungan AS-Meksiko
Kematian ini terjadi pada momen yang sangat sensitif dalam hubungan AS-Meksiko. Pemerintahan Trump telah menunjuk beberapa kartel Meksiko sebagai organisasi teroris asing, sebuah klasifikasi yang sangat ditentang oleh pemerintah Meksiko, yang memandangnya sebagai potensi dalih untuk aksi militer langsung AS di tanah Meksiko. Insiden ini menambah tekanan baru pada hubungan bilateral yang sudah tegang akibat tarif, penegakan imigrasi, dan luasnya aktivitas intelijen Amerika di dalam Meksiko. Bagaimana kedua pemerintah merespons temuan penyelidikan kemungkinan akan membentuk arah kerja sama pemberantasan narkoba antara kedua negara dalam waktu dekat.
CIA belum mengonfirmasi identitas kedua agen tersebut atau mengomentari sifat peran mereka dalam operasi yang mendahului kecelakaan tersebut.
Source: https://crypto.news/two-cia-agents-killed-in-mexico-crash/








