Freeport-McMoRan (FCX) mencatatkan kinerja kuartal pertama yang cukup baik di permukaan. Namun respons pasar bercerita lain.
Freeport-McMoRan Inc., FCX
Saham anjlok hampir 8% selama sesi praperdagangan hari Kamis menyusul keputusan raksasa pertambangan ini untuk secara signifikan memangkas estimasi produksi sepanjang tahun untuk tembaga dan emas. Penurunan ini menempatkan FCX pada posisi penurunan persentase satu hari terbesar dalam sekitar tujuh bulan.
Kinerja kuartalan perusahaan melampaui ekspektasi analis. Laba secara disesuaikan berjumlah 57 sen per saham, melampaui estimasi konsensus sebesar 47 sen. Total pendapatan naik hampir 9% secara tahunan menjadi $6,23 miliar, dengan nyaman melampaui proyeksi pasar sebesar $5,73 miliar.
Namun, angka pendapatan yang positif ini menutupi tantangan operasional yang mendasar.
Volume tembaga berjumlah 657 juta pon selama kuartal ini, mewakili penurunan substansial dari 872 juta pon yang tercatat pada periode 2025 yang sebanding. Produksi emas mencapai 121.000 ons—jauh di bawah output tahun lalu, meskipun melampaui panduan 60.000 ons yang dikeluarkan perusahaan sendiri di awal tahun ini. Molibdenum muncul sebagai pemain terbaik kuartal ini, dengan 24 juta pon terjual, melampaui hasil tahun sebelumnya dan target internal.
Kekurangan produksi tembaga dan emas berasal dari tantangan operasional di Grasberg, fasilitas pertambangan andalan perusahaan di Indonesia.
Tragedi lumpur di fasilitas tersebut pada September 2025 mengakibatkan tujuh kematian pekerja dan memicu penghentian operasional. Produksi telah berlanjut dengan kapasitas yang berkurang dalam beberapa bulan setelahnya, dan pengumuman hari Kamis mengonfirmasi bahwa jalur menuju normalisasi masih lebih panjang dari yang diperkirakan semula.
Freeport merevisi perkiraan produksi tembaga penuh 2026 ke bawah menjadi 3,1 miliar pon dari 3,4 miliar pon yang sebelumnya dikomunikasikan. Ekspektasi output emas juga disesuaikan menjadi 650.000 ons dari 800.000. Manajemen mengaitkan kedua revisi ke bawah tersebut dengan jadwal restart Grasberg yang berkepanjangan, khususnya mencatat perlunya "modifikasi pada infrastruktur pemuatan bijih."
Ini merupakan penyesuaian perkiraan yang substansial—bukan sekadar perubahan kecil. Revisi gabungan ini menandakan penyimpangan material dari panduan yang diberikan kepada pemegang saham beberapa bulan sebelumnya.
Perusahaan menahan diri untuk tidak memberikan waktu spesifik kapan Grasberg akan mencapai kapasitas operasional penuh.
Pada awal perdagangan hari Kamis, saham FCX telah memperpanjang kerugian hingga lebih dari 10%, melampaui penurunan praperdagangan awal.
The post Freeport-McMoRan (FCX) Stock Plunges 10% After Slashing Production Forecasts appeared first on Blockonomi.


