Bank digital di Filipina menghadapi tahun yang krusial pada 2026 saat Bangko Sentral ng Pilipinas (BSP) bersiap memperkenalkan pemain baru ke pasar.
Meskipun masyarakat Filipina telah menikmati tingkat bunga tabungan yang melebihi 3% (dibandingkan dengan rata-rata bank tradisional sebesar 1,8%), persaingan ini belum menghasilkan profitabilitas yang luas.
Hingga akhir 2025, hanya Maya Bank dan Overseas Filipino Bank (OFBank) yang dilaporkan memperoleh laba bersih.
Regulator bermaksud menerbitkan hingga empat lisensi perbankan digital baru pada Maret 2026, dengan tujuan menutup kesenjangan produk yang belum ditangani oleh pelaku yang sudah ada.
Rumor menunjukkan bahwa fintech asal Inggris, Revolut, mungkin termasuk di antara pelamar, yang berpotensi memperkenalkan rekening tabungan multi-mata uang ke pasar lokal.
Namun, pelaku yang sudah ada telah menyatakan kekhawatiran bahwa pendatang baru bisa datang terlalu cepat.
CEO Tonik Greg Krasnov memperingatkan bahwa menambah lebih banyak bank dapat mengikis margin pelaku yang sudah ada.
Krasnov juga menyoroti bahwa "risiko penipuan untuk bank digital tetap sangat, sangat tinggi," terutama karena tantangan dengan verifikasi identitas.
Meskipun menghadapi hambatan ini, pemimpin industri seperti Angelo Madrid dari Digital Bank Association of the Philippines mengamati bahwa rasio kredit bermasalah telah "meningkat secara signifikan" seiring model kredit yang semakin matang.
Kesuksesan bank digital tetap terkait dengan akses data.
Integrasi Maya Bank dengan dompet digital dan raksasa telekomunikasi PLDT telah menyediakan data "ekosistem" yang krusial untuk menyempurnakan pemberian pinjamannya.
Saat industri bergerak menuju kerangka kerja keuangan terbuka BSP, lanskap kompetitif mungkin berubah, yang berpotensi menyamakan peluang bagi pemberi pinjaman virtual yang sudah mapan maupun yang baru masuk.
Gambar unggulan: Diedit oleh Fintech News Philippines berdasarkan gambar dari Freepik.
Artikel Philippines Digital Banks Face Profit Challenges As New Rivals Loom pertama kali muncul di Fintech News Philippines.
