Data funding rate di berbagai bursa kripto kembali masuk ke wilayah negatif setelah gelombang sell-off terbaru. Perubahan ini mencerminkan meningkatnya posisi short dan pergeseran sentimen pasar ke arah lebih defensif.
Lonjakan funding negatif muncul saat harga Bitcoin mendekati area US$60.000, mengindikasikan banyak trader menambah eksposur bearish di pasar perpetual futures.
Dilaporkan Crypto Quant, secara historis, funding rate negatif yang bertahan lama dapat menciptakan kondisi short squeeze jika harga mulai stabil dan berbalik naik. Dalam skenario tersebut, posisi short berleverage berpotensi dipaksa menutup posisi, sehingga memicu kenaikan yang lebih cepat.
Namun, pembacaan saat ini dinilai masih moderat—belum mencapai level ekstrem yang biasanya muncul pada fase kapitulasi. Artinya, bias bearish meningkat, tetapi pasar belum menunjukkan tanda “panic shorting” yang biasanya menjadi pemicu squeeze besar.
Baca Juga: Bitcoin Koreksi Dalam, Pola 2019 Terulang: Awal Reli Baru?
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 27 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Kombinasi harga yang bertahan di dekat support US$60.000 dan funding yang tetap di bawah netral menciptakan keseimbangan yang rapuh. Jika Bitcoin mampu bertahan stabil di atas US$60.000, kepadatan posisi short dapat menjadi sumber dorongan untuk rebound korektif.
Sebaliknya, jika tekanan jual kembali meningkat dan harga turun lebih dalam, funding rate berpotensi makin negatif. Kondisi ini dapat memperkuat tren bearish lanjutan karena pasar derivatif menambah posisi short lebih agresif.
Menurut Tim Research Tokocrypto, pasar sedang dalam titik kesetimbangan yang rapuh (fragile equilibrium). Peningkatan bias short di pasar derivatif adalah pedang bermata dua: bisa memicu pantulan korektif yang tajam (short squeeze) jika support 0K bertahan, atau justru memperkuat kelanjutan bearish.
“Jika tekanan jual baru muncul. G-Protocol Filter: Market lagi ‘over-shorted’, potensi rebound teknikal karena squeeze makin besar,” analisanya.
Saat ini Bitcoin masih berada dalam fase konsolidasi di bawah resistance utama, tetapi masih menahan support krusial di sekitar US$60.000. Dalam beberapa sesi ke depan, interaksi antara struktur harga dan dinamika funding rate diperkirakan akan menentukan pergerakan besar berikutnya.
Jika harga stabil sementara funding tetap negatif, peluang squeeze dan pantulan jangka pendek terbuka. Namun jika support jebol dan funding semakin negatif, pasar berisiko masuk ke fase penurunan lanjutan.
Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Melejit 4,28% ke $68.206
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
The post Bitcoin Dipenuhi Posisi Short, Sinyal Rebound Mulai Terbentuk? appeared first on Tokocrypto News.

