Cryptoharian – Perusahaan Strategy (MSTR) milik Michael Saylor berpotensi mencapai kepemilikan 1 juta Bitcoin (BTC) lebih cepat dari yang diperkirakan, bahkan bisa melampaui kepemilikan milik BlackRock.
Saat ini, Strategy tercatat memiliki sekitar 738.731 BTC, termasuk pembelian terbaru sebanyak 17.994 BTC yang diumumkan pada awal pekan ini.
Sebagai perbandingan, BlackRock melalui iShares Bitcoin Trust (IBIT) saat ini memegang sekitar 775.156 BTC, atau sekitar 36.500 BTC lebih banyak dibandingkan Strategy.
Namun, jarak tersebut berpotensi menyusut dengan cepat berkat instrumen baru milik Strategy yang disebut STRC preferred stock.
Produk STRC menawarkan dividen tahunan sekitar 11,5 persen, yang dibayarkan setiap bulan dalam bentuk tunai.
Dividen ini disesuaikan setiap bulan agar harga saham tetap berada di sekitar nilai nominal US$ 100, sehingga volatilitas dapat dikendalikan.
Dana yang diperoleh dari penjualan saham STRC kemudian digunakan oleh Strategy untuk membeli Bitcoin di pasar.
Berdasarkan data dari STRC.LIVE, Strategy diperkirakan telah membeli lebih dari 3.500 BTC minggu ini setelah menjual sekitar 6 juta saham STRC melalui program at-the-market (ATM).
Salah satu pembeli terbesar STRC adalah perusahaan investasi Bitcoin Strive. Chief Risk Officer Strive, Jeff Walton, mengatakan bahwa perusahaan mereka membeli sekitar US$ 50 juta STRC.
Dengan tingkatan dividen saat ini, investasi tersebut diperkirakan menghasilkan sekitar US$ 5,75 juta pendapatan tahunan.
Sebagai perbandingan, jika dana yang sama ditempatkan pada Treasury Bills 13 minggu, hasilnya hanya sekitar US$ 1,85 juta per tahun. Artinya, STRC memberikan potensi pendapatan tambahan sekitar US$ 3,9 juta per tahun dibandingkan instrumen tersebut.
Baca Juga: Ada yang Klaim Konflik Geopolitik Gagal Tumbangkan Bitcoin, Siapa Dia?
Potensi Pembelian Bitcoin Hingga Ribuan BTC per Hari
Data perdagangan menunjukkan bahwa STRC mencatat volume harian rata-rata sekitar US$ 138,5 juta dalam 30 hari terakhir.
Dengan harga Bitcoin sekitar US$ 71.000, jumlah tersebut secara teoritis dapat digunakan untuk membeli sekitar 1.940 BTC per hari perdagangan.
Jumlah ini lebih dari empat kali lipat jumlah Bitcoin yang ditambang setiap hari. Bahkan ketika volume perdagangan mendekati rekor US$ 409 juta dalam sehari, potensi daya beli bisa mencapai sekitar 5.700 BTC per hari.
Jika tren ini berlanjut, kepemilikan Bitcoin Strategy berpotensi melampaui 1 juta BTC pada bulan Agustus, yang berarti perusahaan tersebut dapat mengungguli BlackRock dalam total kepemilikan.
Analis Adam Livingston menyebut bahwa STRC berpotensi mulai bersaing dengan pasar fixed-income tradisional. Menurutnya, nilai pasar obligasi global mencapai sekitar US$ 145,1 triliun pada 2024, sementara pasar fixed-income di Amerika Serikat mencapai US$ 48,9 triliun pada kuartal ketiga 2025.
Jika produk seperti STRC berhasil menariknya hanya 0,1 persen dari pasar obligasi global, maka dana yang masuk bisa mencapai sekitar US$ 145 miliar. Dengan harga Bitcoin sekitar US$ 71.200, jumlah tersebut cukup untuk membeli sekitar US$ 2,04 juta BTC.
Risiko Tetap Ada bagi Investor
Meski terlihat menarik, Strategy juga mengingatkan bahwa investasi di STRC tidak menjamin keuntungan.
Perusahaan menegaskan bahwa produk tersebut:
Selain itu, analis kripto ColinTalksCrypto juga mengingatkan beberapa risiko tambahan, seperti:


