OpenAI menutup putaran pendanaan terbarunya dengan komitmen modal sebesar US$122 miliar pada valuasi post-money US$852 miliar, sehingga menjadi penggalangan dana privat terbesar dalam sejarah teknologi.
Putaran pendanaan ini dipimpin oleh Amazon, Nvidia, dan SoftBank, serta didukung terus oleh Microsoft. Tambahan dana sebesar US$3 miliar juga datang dari investor individu lewat saluran perbankan untuk pertama kalinya.
Saat ini, OpenAI menghasilkan pendapatan sebesar US$2 miliar setiap bulan dan mengklaim memiliki 900 juta pengguna aktif ChatGPT mingguan.
Perusahaan juga melaporkan lebih dari 50 juta pelanggan berbayar, serta menyebut uji iklan mereka meraih pendapatan berulang tahunan sebesar US$100 juta hanya dalam enam minggu.
Investor Anthony Pompliano menyoroti bahwa pertumbuhan pendapatan OpenAI empat kali lebih cepat dibanding Alphabet dan Meta pada tahap yang sama.
Saat ini, pendapatan dari sektor bisnis sudah mencakup 40% dari total pendapatan dan diprediksi akan setara dengan pendapatan konsumen pada akhir tahun.
Tetapi, struktur pendanaan di putaran ini juga menuai perhatian. Analis Simon Taylor menunjukkan bahwa kontribusi Amazon sebesar US$35 miliar bergantung pada IPO atau pencapaian target artificial general intelligence.
Sementara itu, kontribusi Nvidia sebagian besar berupa kapasitas komputasi GPU, bukan dalam bentuk uang tunai.
Anthropic menutup putaran pendanaan terpisah senilai US$30 miliar pada Februari dengan valuasi US$380 miliar. Kedua perusahaan ini dikabarkan sama-sama mengincar listing publik pada 2026, namun tak ada yang ingin menjadi pihak pertama yang melakukannya.
Taylor memperkirakan tingkat pembakaran dana tahunan OpenAI bisa mencapai US$57 miliar pada 2027, sehingga menilai IPO pada akhirnya akan menjadi kebutuhan finansial.
Di sisi lain, Worldcoin (WLD), token yang ikut didirikan CEO OpenAI Sam Altman, menunjukkan reaksi yang lemah.
WLD diperdagangkan di harga US$0,2807 dengan kapitalisasi pasar sekitar US$905 juta, hanya naik 0,8% walaupun ada berita pendanaan ini.
Token ini masih turun lebih dari 97% dari harga tertingginya sepanjang masa, tertahan oleh unlock token yang masih berlangsung dan tekanan regulasi di berbagai yurisdiksi.
Masih menjadi tanda tanya apakah pasar publik akan punya minat untuk IPO OpenAI pada valuasi sebesar ini, sementara perusahaan tetap menghabiskan jauh lebih banyak daripada pendapatannya.