Penjelasan Ethereum (ETH)
Mulailah belajar tentang penjelasan Ethereum melalui panduan, tokenomi, informasi perdagangan, dan banyak lagi.
Selain Bitcoin, Ethereum (ETH) adalah proyek blockchain yang paling banyak diikuti. Sebagai mata uang kripto terbesar kedua di dunia, Ethereum bukan hanya merupakan mata uang digital, melainkan juga platform terdesentralisasi yang mendukung berbagai macam aplikasi. Mulai dari keuangan terdesentralisasi (DeFi) dan NFT hingga game dan metaverse, banyak aplikasi blockchain terkenal yang beroperasi pada Ethereum.
Ethereum diluncurkan pada tahun 2015 dan dirancang untuk mendukung berbagai aplikasi dan layanan, termasuk produk game dan keuangan. Sederhananya, jika BTC dianggap sebagai "emas digital", Ethereum berfungsi sebagai "komputer global" yang mampu menjalankan beragam aplikasi blockchain. Pengembang dapat membangun smart contract di Ethereum, sehingga memungkinkan aplikasi terdesentralisasi (dApp) beroperasi secara otomatis tanpa perantara.
Saat ini, Ethereum telah menjadi infrastruktur inti untuk DeFi, NFT, DAO, dan sektor lainnya. Token aslinya, yaitu ETH, bukan hanya digunakan untuk membayar biaya jaringan (Gas), melainkan juga diterapkan secara luas dalam investasi, staking, dan dalam ekosistem yang lebih luas.
Ethereum diusulkan dan dibuat pada tahun 2013 oleh Vitalik Buterin, seorang programer Kanada asal Rusia. Dengan inspirasi Bitcoin, Vitalik membayangkan sebuah platform yang dapat mendukung smart contract dan aplikasi terdesentralisasi. Pada tahun 2014, dia memulai kampanye penggalangan dana, lalu jaringan Ethereum resmi diluncurkan pada tahun 2015.
Ethereum dibangun berdasarkan beberapa komponen inti: blockchain, smart contract, Ethereum Virtual Machine (EVM), dan biaya transaksi.
- Blockchain: Pada dasarnya, Ethereum adalah buku besar terdistribusi yang dikelola oleh ribuan node di seluruh dunia untuk memastikan bahwa data tidak dapat diubah.
- Smart contract: Sebagai fitur Ethereum yang paling revolusioner, smart contract memungkinkan pengembang untuk menetapkan syarat yang telah ditentukan. Setelah syarat ini terpenuhi, kontrak dieksekusi secara otomatis tanpa campur tangan manusia.
- Ethereum Virtual Machine (EVM): EVM, yang sering digambarkan sebagai otak Ethereum, adalah komputer virtual yang terdiri dari semua node pada jaringan. Saat pengembang menerapkan smart contract atau aplikasi, EVM mengeksekusi program dan memastikannya berjalan sesuai aturan.
- Biaya transaksi: Setiap operasi pada Ethereum (misalnya, mengirim ETH) memerlukan biaya kecil bernama Gas yang dinominasikan dalam Gwei, yaitu unit pecahan ETH.
Bitcoin dan Ethereum memiliki tujuan dan fungsi yang sepenuhnya berbeda:
- Pemosisian: BTC utamanya merupakan mata uang digital yang difokuskan pada penyimpanan nilai, sementara Ethereum adalah platform aplikasi tempat ETH berfungsi baik sebagai mata uang maupun bahan bakar bagi ekosistem.
- Suplai: Suplai BTC dibatasi sebanyak 21 juta koin. ETH tidak memiliki batas suplai tetap, tetapi sejak peningkatan EIP-1559 pada tahun 2021, mekanisme burning telah dihadirkan, sehingga menimbulkan tren pengurangan peredaran.
- Fungsionalitas: BTC memiliki fungsi tunggal, terutama untuk transfer dan sebagai penyimpan nilai. Sebaliknya, Ethereum menawarkan fungsionalitas yang luas dengan mendukung DeFi, NFT, GameFi, dan berbagai aplikasi ekosistem.
- Mekanisme konsensus: Bitcoin masih menggunakan Proof of Work (PoW). Ethereum, setelah menyelesaikan "The Merge" pada tahun 2022, sepenuhnya beralih ke Proof of Stake (PoS) yang lebih hemat energi dan mudah diskalakan.
Proses pembelian ETH di MEXC atau platform perdagangan lainnya mirip dengan pembelian BTC:
- Daftarkan akun, lalu selesaikan verifikasi KYC
- Depositkan dana (kartu bank, kartu kredit, dan metode lainnya didukung)
- Cari ETH, lalu masukkan jumlah yang ingin dibeli
- Konfirmasikan order, lalu Anda akan memiliki ETH
Harga ETH sangat volatil dan sering kali bergerak seperti roller coaster. Harganya telah meningkat dari hanya beberapa dolar ke all-time high hampir $5.000. Saat ini, kapitalisasi pasarnya menduduki peringkat kedua di antara semua mata uang kripto setelah BTC.
Faktor-faktor yang mendorong harga ETH meliputi:
- Pertumbuhan ekosistem seperti DeFi dan NFT
- Peningkatan Ethereum (seperti ETH 2.0 dan solusi penskalaan Lapisan 2)
- Modal institusional dan hadirnya ETF Ethereum
- Perkembangan kebijakan dan regulasi global
Anda dapat melacak pergerakan harga dan volume perdagangan aktual ETH langsung di platform MEXC.
Banyak ahli dan institusi menganggap bahwa Ethereum memiliki nilai investasi jangka panjang:
- Berbagai kegunaan: ETH bukan hanya merupakan mata uang, melainkan juga bahan bakar yang menggerakkan seluruh ekosistem Web3.
- Pertumbuhan ekosistem: Sebagian besar proyek DeFi dan NFT mengandalkan Ethereum.
- Meningkatnya kelangkaan: Dengan EIP-1559, ETH memperoleh fitur deflasioner karena sebagian biaya transaksi di-burn.
- Pengakuan institusional: Dengan hadirnya ETF Ethereum, lebih banyak institusi kini dapat berinvestasi dalam ETH secara legal.
Penting untuk diperhatikan bahwa setelah peningkatan tahun 2022 yang dikenal sebagai The Merge, Ethereum tidak lagi mendukung mining dan telah beralih dari Proof of Work (PoW) ke Proof of Stake (PoS).
- Sebelum tahun 2022: Pengguna melakukan mining ETH dengan kartu grafis untuk mendapatkan hadiah.
- Setelah 2022: ETH dapat diperoleh melalui staking. Pengguna mendepositkan ETH ke dalam node jaringan untuk membantu memvalidasi transaksi dan menerima hadiah sebagai imbalan.
Seiring dengan makin matangnya ekosistem Ethereum, ETF (Exchange-Traded Fund) Ethereum telah dihadirkan di beberapa negara. ETF Ethereum adalah dana yang melacak harga ETH. Instrumen ini memungkinkan investor untuk mendapatkan eksposur ke pergerakan harga ETH tanpa perlu mengelola dompet mata uang kripto atau akun bursa. Investor dapat membeli bagian dari ETF Ethereum, lalu memperdagangkan ETH melalui saluran yang sudah dikenal, seperti akun broker.
Keunggulan ETF meliputi:
- Investor dapat mengakses ETH melalui akun sekuritas tradisional
- Tidak perlu mengelola dompet atau khawatir tentang risiko keamanan
- Memfasilitasi penyertaan Ethereum dalam portofolio investasi institusional
Hadirnya ETF Ethereum menandai langkah menuju penerimaan ETH yang lebih luas di pasar keuangan mainstream.
Etherscan adalah explorer blockchain yang menyediakan akses ke data publik pada blockchain Ethereum, termasuk transaksi, smart contract, dan alamat. Semua interaksi di Ethereum bersifat transparan. Dengan memasukkan hash transaksi (ID transaksi), pengguna dapat melihat semua aktivitas terkait, termasuk token, smart contract, dan alamat dompet.
Fluktuasi harga ETH dipengaruhi oleh beberapa faktor:
- Berita positif: Peningkatan Ethereum yang sukses, persetujuan ETF, pembelian institusional
- Berita negatif: Tindakan regulatif, insiden peretasan, biaya gas yang tinggi
- Siklus pasar: ETH mengikuti siklus yang mirip dengan pola empat tahun Bitcoin, tetapi volatilitasnya diperkuat oleh penggerak pasar seperti DeFi, NFT, dan solusi Lapisan 2.
Di MEXC, Anda dapat melacak tren ETH jangka pendek dan jangka panjang menggunakan grafik aktual dan alat analisis pasar.
Perdagangan Ethereum (ETH) mengacu pada pembelian dan penjualan token tersebut di pasar mata uang kripto. Di MEXC, pengguna dapat berdagang ETH melalui berbagai pasar tergantung pada tujuan investasi dan preferensi risiko Anda. Dua metode yang paling umum adalah perdagangan spot dan perdagangan futures.
Perdagangan spot kripto adalah membeli atau menjual ETH secara langsung pada harga pasar saat ini. Setelah perdagangan selesai, Anda memiliki token ETH sebenarnya yang dapat disimpan, ditransfer, atau dijual nanti. Perdagangan spot adalah cara paling mudah untuk mendapatkan eksposur ke ETH tanpa leverage.
Perdagangan Spot EthereumAnda dapat dengan mudah memperoleh Ethereum (ETH) di MEXC menggunakan berbagai metode pembayaran, seperti kartu kredit, kartu debit, transfer bank, Paypal, dan masih banyak lagi! Pelajari cara membeli token di MEXC sekarang!
Panduan Cara Membeli EthereumSejarah dan Latar Belakang Ethereum (ETH)
Ethereum adalah platform blockchain yang revolusioner, diciptakan oleh Vitalik Buterin pada tahun 2013. Buterin, seorang programmer muda berusia 19 tahun asal Kanada-Rusia, memiliki visi untuk menciptakan platform yang lebih fleksibel daripada Bitcoin. Ia melihat keterbatasan Bitcoin yang hanya berfungsi sebagai mata uang digital dan ingin mengembangkan sistem yang dapat menjalankan aplikasi terdesentralisasi.
Pada tahun 2014, Buterin bersama dengan Gavin Wood, Joseph Lubin, dan Anthony Di Iorio mulai mengembangkan Ethereum secara serius. Mereka melakukan Initial Coin Offering (ICO) yang berhasil mengumpulkan sekitar 31.000 Bitcoin, setara dengan 18 juta dolar AS pada saat itu. Dana ini digunakan untuk membiayai pengembangan platform.
Peluncuran resmi Ethereum terjadi pada 30 Juli 2015 dengan blok genesis pertama. Platform ini memperkenalkan konsep smart contract atau kontrak pintar, yang memungkinkan eksekusi otomatis perjanjian tanpa memerlukan perantara. Fitur ini membedakan Ethereum dari cryptocurrency lainnya dan membuka peluang untuk berbagai aplikasi finansial terdesentralisasi.
Salah satu momen penting dalam sejarah Ethereum adalah insiden The DAO pada 2016. The DAO (Decentralized Autonomous Organization) adalah proyek crowdfunding yang dibangun di atas Ethereum. Namun, kerentanan dalam kode smart contract menyebabkan peretasan yang mengakibatkan pencurian Ether senilai 50 juta dolar. Komunitas Ethereum kemudian melakukan hard fork kontroversial untuk memulihkan dana yang dicuri, yang mengakibatkan perpecahan menjadi Ethereum (ETH) dan Ethereum Classic (ETC).
Ethereum terus berkembang dengan berbagai upgrade signifikan. Ethereum 2.0 atau Eth2 merupakan upgrade besar yang bertujuan mengubah mekanisme konsensus dari Proof of Work ke Proof of Stake, meningkatkan skalabilitas, keamanan, dan efisiensi energi. Transisi ini dimulai dengan peluncuran Beacon Chain pada Desember 2020 dan merger pada September 2022.
Ethereum (ETH) diciptakan oleh Vitalik Buterin, seorang programmer muda asal Kanada-Rusia yang lahir pada tahun 1994. Buterin pertama kali memperkenalkan konsep Ethereum melalui whitepaper yang dipublikasikan pada akhir tahun 2013 ketika ia baru berusia 19 tahun.
Vitalik Buterin sebelumnya telah aktif dalam komunitas Bitcoin dan bahkan menjadi co-founder majalah Bitcoin Magazine pada tahun 2011. Namun, ia merasa bahwa Bitcoin memiliki keterbatasan dalam hal fungsionalitas dan fleksibilitas untuk aplikasi yang lebih kompleks.
Konsep revolusioner Ethereum yang diusulkan Buterin adalah menciptakan platform blockchain yang tidak hanya berfungsi sebagai mata uang digital, tetapi juga sebagai komputer global yang dapat menjalankan smart contracts (kontrak pintar) dan aplikasi terdesentralisasi (dApps).
Meskipun Vitalik Buterin adalah penemu utama, pengembangan Ethereum melibatkan tim yang terdiri dari beberapa co-founder lainnya, termasuk Gavin Wood, Jeffrey Wilcke, Anthony Di Iorio, dan Joseph Lubin. Gavin Wood khususnya berperan penting dalam mengembangkan Ethereum Virtual Machine (EVM) dan menulis Yellow Paper yang menjelaskan spesifikasi teknis Ethereum.
Proyek Ethereum secara resmi diluncurkan pada tanggal 30 Juli 2015 setelah melalui proses crowdfunding yang sukses pada tahun 2014. Crowdfunding tersebut berhasil mengumpulkan lebih dari 31.000 Bitcoin, yang pada saat itu setara dengan sekitar 18 juta dolar AS.
Visi Buterin untuk Ethereum adalah menciptakan "komputer dunia" yang dapat mendukung ekosistem aplikasi terdesentralisasi yang luas, mulai dari keuangan terdesentralisasi (DeFi) hingga non-fungible tokens (NFTs) dan berbagai inovasi blockchain lainnya yang kita lihat saat ini.
Ethereum (ETH) adalah platform blockchain terdesentralisasi yang beroperasi melalui jaringan komputer global. Platform ini memungkinkan pengembangan dan eksekusi smart contract serta aplikasi terdesentralisasi (DApps) tanpa memerlukan otoritas pusat.
Mekanisme Konsensus: Ethereum menggunakan sistem Proof of Stake (PoS) sejak upgrade Ethereum 2.0. Validator dipilih secara acak untuk memvalidasi transaksi dan membuat blok baru berdasarkan jumlah ETH yang mereka stake. Sistem ini lebih hemat energi dibandingkan Proof of Work.
Smart Contract: Fitur utama Ethereum adalah kemampuan menjalankan smart contract - program otomatis yang dieksekusi ketika kondisi tertentu terpenuhi. Smart contract ditulis dalam bahasa pemrograman Solidity dan disimpan di blockchain, memungkinkan otomatisasi berbagai proses tanpa perantara.
Ethereum Virtual Machine (EVM): EVM adalah lingkungan runtime yang menjalankan smart contract. Setiap node dalam jaringan Ethereum menjalankan EVM, memastikan eksekusi kode yang konsisten di seluruh jaringan.
Gas dan Biaya Transaksi: Setiap operasi di Ethereum memerlukan "gas" - unit komputasi yang dibayar dengan ETH. Gas mencegah spam dan mengalokasikan sumber daya jaringan secara efisien. Pengguna membayar gas fee untuk memproses transaksi mereka.
Token dan DeFi: Ethereum mendukung pembuatan token kustom melalui standar seperti ERC-20 dan ERC-721 (NFT). Platform ini menjadi tulang punggung ekosistem DeFi (Decentralized Finance) yang menawarkan layanan keuangan tanpa bank tradisional.
Proses Transaksi: Ketika pengguna mengirim transaksi, validator memverifikasi dan menambahkannya ke blok baru. Transaksi yang dikonfirmasi menjadi permanen dan tidak dapat diubah, memberikan keamanan dan transparansi tinggi.
Ethereum (ETH) adalah platform blockchain generasi kedua yang revolusioner, dikembangkan oleh Vitalik Buterin pada tahun 2015. Platform ini memperkenalkan konsep smart contract atau kontrak pintar yang memungkinkan eksekusi otomatis perjanjian tanpa memerlukan perantara pihak ketiga.
Kontrak Pintar merupakan fitur unggulan Ethereum yang membedakannya dari Bitcoin. Kontrak ini berupa kode program yang berjalan secara otomatis ketika kondisi tertentu terpenuhi. Hal ini memungkinkan pengembangan aplikasi terdesentralisasi (dApps) yang kompleks seperti platform keuangan terdesentralisasi (DeFi), pasar NFT, dan berbagai layanan blockchain lainnya.
Ethereum Virtual Machine (EVM) adalah lingkungan runtime yang menjalankan smart contract di jaringan Ethereum. EVM memastikan bahwa setiap node dalam jaringan dapat mengeksekusi kode yang sama dengan hasil yang identik, menjaga konsistensi dan keamanan sistem.
Transisi ke Proof of Stake menjadi milestone penting Ethereum. Melalui upgrade "The Merge" pada September 2022, Ethereum beralih dari mekanisme konsensus Proof of Work ke Proof of Stake, mengurangi konsumsi energi hingga 99,95% sambil meningkatkan efisiensi jaringan.
Ekosistem DeFi yang berkembang pesat di Ethereum mencakup protokol lending, decentralized exchange (DEX), yield farming, dan berbagai instrumen keuangan inovatif. Platform seperti Uniswap, Compound, dan Aave menjadi pionir dalam revolusi keuangan terdesentralisasi.
Skalabilitas dan Layer 2 menjadi fokus pengembangan Ethereum. Solusi seperti Polygon, Arbitrum, dan Optimism membantu mengatasi keterbatasan throughput jaringan utama dengan menyediakan layer kedua yang lebih cepat dan murah.
Gas Fee adalah biaya yang diperlukan untuk melakukan transaksi atau menjalankan smart contract di Ethereum. Sistem ini mencegah spam dan mengalokasikan sumber daya komputasi secara efisien, meskipun kadang biayanya bisa tinggi saat jaringan sibuk.
Alokasi dan Distribusi Ethereum (ETH)
Ethereum (ETH) memiliki sistem alokasi dan distribusi yang unik dibandingkan dengan cryptocurrency lainnya. Pada peluncuran awalnya pada tahun 2015, Ethereum menggunakan pendekatan yang berbeda untuk mendistribusikan token ETH kepada komunitas dan pengembang.
Distribusi Awal Ethereum
Distribusi awal ETH terbagi menjadi beberapa kategori utama. Sebesar 60 juta ETH dialokasikan melalui crowdsale atau penjualan publik yang berlangsung selama 42 hari pada tahun 2014. Para investor dapat membeli ETH menggunakan Bitcoin dengan rasio yang menurun seiring berjalannya waktu penjualan.
Selain itu, 12 juta ETH dialokasikan untuk pengembangan dan organisasi Ethereum Foundation. Jumlah ini setara dengan 20 persen dari total penjualan crowdsale dan digunakan untuk mendanai pengembangan platform, penelitian, dan operasional yayasan.
Alokasi untuk Tim Pengembang
Tim pengembang awal Ethereum menerima alokasi sebesar 9.9 persen dari total supply awal. Alokasi ini diberikan kepada para kontributor yang telah bekerja pada proyek Ethereum sebelum peluncuran mainnet. Distribusi ini mencakup Vitalik Buterin sebagai founder dan pengembang inti lainnya yang berkontribusi dalam pembangunan ekosistem.
Mekanisme Penambangan dan Inflasi
Setelah peluncuran, ETH baru terus diproduksi melalui mekanisme proof-of-work mining. Setiap blok yang berhasil ditambang menghasilkan reward ETH untuk miners. Awalnya, block reward ditetapkan sebesar 5 ETH per blok, namun kemudian dikurangi menjadi 3 ETH dan selanjutnya 2 ETH melalui berbagai upgrade jaringan.
Transisi ke Proof-of-Stake
Dengan implementasi Ethereum 2.0 dan transisi ke proof-of-stake melalui "The Merge" pada September 2022, mekanisme distribusi ETH mengalami perubahan signifikan. Validators yang melakukan staking minimal 32 ETH kini menerima rewards alih-alih miners. Sistem ini mengurangi inflasi ETH dan membuat distribusi lebih efisien energi.
Mekanisme Burning dan Deflasi
EIP-1559 yang diimplementasikan pada Agustus 2021 memperkenalkan mekanisme fee burning. Sebagian dari biaya transaksi (base fee) kini dibakar atau dihancurkan secara permanen, mengurangi total supply ETH yang beredar. Mekanisme ini berpotensi membuat ETH menjadi deflationary asset dalam kondisi aktivitas jaringan yang tinggi.
Distribusi ETH saat ini lebih terdesentralisasi dibandingkan awal peluncuran, dengan kepemilikan tersebar di antara jutaan alamat wallet, exchange, institusi, dan validator staking di seluruh dunia.
Ethereum (ETH): Kegunaan dan Skenario Aplikasi
Ethereum adalah platform blockchain yang revolusioner dengan cryptocurrency native bernama Ether (ETH). Platform ini memungkinkan pengembangan aplikasi terdesentralisasi dan kontrak pintar yang mengubah cara kita berinteraksi dengan teknologi digital.
Smart Contracts dan DApps
Kegunaan utama Ethereum adalah sebagai platform untuk smart contracts. Kontrak pintar ini adalah program yang berjalan otomatis ketika kondisi tertentu terpenuhi, tanpa memerlukan perantara. Aplikasi terdesentralisasi (DApps) dibangun di atas smart contracts ini, mencakup berbagai sektor seperti keuangan, gaming, dan media sosial.
Decentralized Finance (DeFi)
Ethereum menjadi tulang punggung ekosistem DeFi yang berkembang pesat. Platform ini memungkinkan layanan keuangan seperti lending, borrowing, trading, dan yield farming tanpa bank tradisional. Protokol seperti Uniswap, Compound, dan Aave beroperasi di jaringan Ethereum.
Non-Fungible Tokens (NFT)
Pasar NFT sebagian besar beroperasi di blockchain Ethereum. Seniman, kreator, dan brand menggunakan standar ERC-721 dan ERC-1155 untuk menciptakan dan memperdagangkan aset digital unik seperti seni digital, kolektibel, dan item gaming.
Staking dan Ethereum 2.0
Dengan transisi ke Proof of Stake, ETH kini dapat di-stake untuk mengamankan jaringan dan mendapatkan rewards. Validator perlu mengunci minimal 32 ETH untuk berpartisipasi dalam konsensus jaringan.
Pembayaran dan Remitansi
ETH berfungsi sebagai medium pertukaran untuk transaksi lintas batas yang cepat dan efisien. Biaya gas ETH juga digunakan untuk membayar komputasi di jaringan Ethereum, menjadikannya mata uang operasional platform.
Tokenomi menggambarkan model ekonomi Ethereum (ETH), termasuk suplai, distribusi, dan utilitasnya dalam ekosistem. Sejumlah faktor, seperti total suplai, suplai yang beredar, dan alokasi token kepada tim, investor, atau komunitas memainkan peran utama dalam membentuk perilaku pasarnya.
Tokenomi EthereumTips Pro: Memahami tokenomi, tren harga, dan sentimen pasar ETH dapat membantu Anda menilai potensi pergerakan harga pada masa mendatang dengan lebih baik.
Riwayat harga menyediakan konteks yang berharga untuk ETH karena menunjukkan bagaimana token tersebut telah bereaksi terhadap kondisi pasar yang berbeda sejak diluncurkan. Dengan mempelajari high, low, dan riwayat tren keseluruhan, trader dapat menemukan pola atau memperoleh perspektif tentang volatilitas token tersebut. Jelajahi riwayat pergerakan harga ETH sekarang!
Riwayat Harga Ethereum (ETH)Berdasarkan tokenomi dan kinerja masa lalu, prediksi harga ETH bertujuan untuk memperkirakan kemungkinan arah pergerakan token. Analis dan trader sering mengamati dinamika suplai, tren adopsi, sentimen pasar, dan pergerakan kripto yang lebih luas untuk membentuk ekspektasi. Tahukah Anda, MEXC memiliki alat prediksi harga yang dapat membantu Anda mengukur harga ETH pada masa depan? Lihat sekarang!
Prediksi Harga EthereumInformasi di halaman ini mengenai Ethereum (ETH) hanya bersifat informatif dan bukanlah saran keuangan, investasi, atau perdagangan. MEXC tidak memberikan jaminan apa pun mengenai keakuratan, kelengkapan, atau keandalan konten yang disediakan. Perdagangan mata uang kripto mengandung risiko yang signifikan, termasuk volatilitas pasar dan potensi kerugian modal. Anda harus melakukan penelitian independen, menilai situasi keuangan Anda, dan berkonsultasi dengan penasihat berlisensi sebelum membuat keputusan investasi apa pun. MEXC tidak bertanggung jawab atas segala kerugian atau kehilangan yang timbul karena mengandalkan informasi ini.
Jumlah
1 ETH = 1,932.6 USD
Temukan token paling populer dan berpengaruh di pasar
Lihat token yang aktif diperdagangkan di MEXC
Tetap terdepan dengan mengetahui token yang baru terdaftar di MEXC
Perdagangkan token yang mengalami pergerakan terbesar dalam 24 jam terakhir