Aksi harga Bitcoin telah cukup mengesankan pada tahun 2025, karena cryptocurrency unggulan ini naik dari sekitar $93.300 pada awal Januari hingga harga tertinggi sepanjang masa saat ini sebesar $126.000 bulan ini. Meskipun aset digital ini mengalami beberapa kali reset di sepanjang jalan, Bitcoin terus mencapai level tertinggi baru, mencerminkan besarnya kepercayaan yang dimiliki oleh investor jangka panjangnya.
Namun, koreksi baru-baru ini yang terlihat pada Oktober ini tampaknya menggoyahkan kepercayaan tersebut, menimbulkan pertanyaan tentang keberlanjutan siklus bullish Bitcoin, dan apakah pasar bearish yang lama ditakuti sudah dekat. Namun, data on-chain terbaru menunjukkan prospek yang lebih cerah daripada yang saat ini dialami oleh para peserta pasar.
Dalam postingan tanggal 24 Oktober di platform X, analis on-chain dengan nama samaran Arch Physicist menyoroti apa yang bisa menjadi berita menggembirakan bagi para peserta pasar Bitcoin.
Analisis pakar kripto ini didasarkan pada metrik Value Coin-Days Destroyed (VCDD) terhadap Spent Output Profit Ratio (SOPR), yang mengukur jumlah koin yang dipindahkan di blockchain dalam kaitannya dengan potensi keuntungan berdasarkan pergerakannya. Pada dasarnya, metrik ini digunakan untuk menemukan zona harga yang dapat berfungsi sebagai support atau resistance.
Arch Physicist menyoroti empat pembacaan penting dari metrik tersebut, kemudian menjelaskan fungsi dasar dari masing-masing pembacaan tersebut.
Analis tersebut mencatat:
Arch Physicist lebih lanjut menjelaskan bahwa fungsi metrik tersebut sejalan dengan aksi harga historis Bitcoin. "Harga Bitcoin telah menembus di atas level tinggi struktural (Gamma + Epsilon) dan mencapai ATH mendekati Beta selama bull run. Secara historis juga mencapai ATL sangat dekat dengan Epsilon," kata analis tersebut.
Menariknya, harga Bitcoin dalam siklus ini secara konsisten diperdagangkan dalam zona support yang ditetapkan oleh LTH-nya, dan zona yang ditetapkan oleh STH-nya. Namun, harga tampaknya mengarah ke zona support yang lebih rendah, yang jika ditembus, bisa menandakan dimulainya pasar bearish. Di sisi lain, integritas support atas yang berkelanjutan juga bisa mengindikasikan bahwa bull run bahkan belum dimulai.
Saat tulisan ini dibuat, harga BTC berada pada sekitar $11.890, tanpa pergerakan signifikan dalam 24 jam terakhir.


