USDT milik Tether telah mencapai tonggak penting, melampaui 534 juta pengguna, meski pasar aset kripto secara umum masih berada di bawah tekanan sejak kontraksiUSDT milik Tether telah mencapai tonggak penting, melampaui 534 juta pengguna, meski pasar aset kripto secara umum masih berada di bawah tekanan sejak kontraksi

Tether Lampaui 500 Juta Pengguna seiring Pertumbuhan Melesat—namun Risiko dan Kekhawatiran Peg USDT Tetap Ada

durasi baca 4 menit

USDT milik Tether telah mencapai tonggak penting, melampaui 534 juta pengguna, meski pasar aset kripto secara umum masih berada di bawah tekanan sejak kontraksi tajam yang dimulai pada Oktober 2025.

Berdasarkan Laporan Pasar USD₮ Q4 2025 dari perusahaan, stablecoin ini menambah lebih dari 35 juta pengguna dalam kuartal tersebut, menandai delapan kuartal berturut-turut dengan penambahan lebih dari 30 juta pengguna.

USDT Meluas sebagai Penyimpan Nilai Global meski Kapitalisasi Pasar Aset Kripto Menyusut

Pertumbuhan ini terjadi di tengah menurunnya selera risiko. Sejak likuidasi besar pada 10 Oktober, kapitalisasi pasar aset kripto secara keseluruhan telah turun lebih dari sepertiga (30%). Sementara itu, suplai USDT masih terus tumbuh, meskipun dalam jumlah yang moderat.

Tether melaporkan bahwa kapitalisasi pasarnya naik menjadi US$187,3 miliar, naik US$12,4 miliar di Q4, meski beberapa stablecoin pesaing justru mengalami penurunan.

Performa Kapitalisasi Pasar USDT, USDC, dan USDePerforma Kapitalisasi Pasar USDT, USDC, dan USDe. Sumber: TradingView

Tether mengaitkan ketahanan ini dengan permintaan untuk tabungan, pembayaran, serta transfer lintas negara, bukan sekadar aktivitas trading spekulatif semata.

Metri on-chain yang dikutip dalam laporan menunjukkan saldo wallet holder jangka panjang yang meningkat serta volume transaksi yang mencapai rekor tertinggi.

Namun, estimasi total pengguna mencakup baik wallet on-chain maupun perkiraan pengguna exchange, sehingga verifikasi independen menjadi sulit.

Pemaparan cadangan juga menunjukkan ekspansi yang berkelanjutan. Total cadangan telah mencapai US$192,9 miliar, termasuk US$141,6 miliar dalam bentuk US Treasuries, jumlah yang bisa menempatkan Tether di antara pemegang Treasury terbesar di dunia jika dianggap sebagai negara.

Cadangan TetherCadangan Tether. Sumber: Q4 2025 Market Report

Perusahaan ini juga meningkatkan kepemilikan Bitcoin menjadi 96.184 BTC dan cadangan emas hingga 127,5 ton metrik, mencerminkan strategi diversifikasi agunan di luar aset setara kas.

Aktivitas on-chain terus naik dengan pesat. Jumlah holder USDT melonjak menjadi 139,1 juta, sementara pengguna aktif bulanan mencapai 24,8 juta, keduanya mencetak rekor tertinggi.

Jumlah Holder USDT Berdasarkan Tipe HolderJumlah Holder USDT Berdasarkan Tipe Holder. Sumber: Tether Q4 2025 Report

Nilai transfer di on-chain mencapai US$4,4 triliun pada Q4, dan pangsa USDT dalam volume trading spot di centralized exchange naik jadi 61,5%. Ini menegaskan perannya sebagai aset penyelesaian utama di pasar kripto.

Lonjakan Minting, Peg Nampak Goyang, dan Isu Flippening Soroti Peran Sistemik USDT yang Semakin Besar

Aktivitas penerbitan terbaru mengisyaratkan bahwa permintaan terus berlanjut ke awal 2026. Pada 4 Februari, akun analitik blockchain Lookonchain melaporkan bahwa Tether mencetak US$1 miliar USDT, bagian dari sekitar US$3 miliar stablecoin yang diterbitkan Tether dan Circle selama tiga hari.

Penerbitan dalam jumlah besar sering dipandang oleh trader sebagai sinyal masuknya likuiditas baru, walaupun token yang baru dicetak tidak selalu langsung beredar.

Pada waktu yang sama, dominasi Tether yang kian kuat turut menarik sorotan. Perhatian pasar sempat tertuju pada stabilitas USDT usai token ini menyentuh sekitar US$0,9980, level terlemah dalam lebih dari 5 tahun terakhir.

Walaupun penyimpangan tersebut kecil dan berlangsung singkat, setiap penurunan kepercayaan pada patokan USDT dalam jangka panjang bisa berakibat besar, karena stablecoin ini memiliki peran sentral dalam infrastruktur trading aset kripto.

USDT Tether Terkoreksi dari US$1USDT Tether Terkoreksi dari US$1. Sumber: CoinGecko

Perkiraan dari pasar sering menyebut bahwa sebagian besar volume trading kripto mengalir lewat pasangan USDT, sehingga koin ini menjadi pilar penting likuiditas.

Skala ekspansi Tether juga memicu perdebatan tentang posisinya dalam hierarki aset kripto. Beberapa pengamat pasar berspekulasi bahwa, jika tren saat ini terus berlanjut, USDT bisa saja pada akhirnya menantang posisi Ethereum sebagai aset kripto terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar, terutama selama periode panjang saat investor lebih memilih aset stabil di tengah aversi risiko.

Sementara itu, data terbaru menunjukkan USDT terus berkembang dari segi jumlah pengguna, cadangan, dan volume transaksi, bahkan ketika pasar secara keseluruhan sedang menyusut.

Meski begitu, pertumbuhan tersebut justru memusatkan likuiditas dan arti penting sistemik pada satu instrumen saja. Stabilitas nilai tukar Tether kini makin erat kaitannya bukan hanya pada satu perusahaan, tapi juga pada ketahanan pasar aset kripto secara keseluruhan.

Peluang Pasar
Logo Cardano
Harga Cardano(ADA)
$0.2717
$0.2717$0.2717
-5.19%
USD
Grafik Harga Live Cardano (ADA)
Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi service@support.mexc.com agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.