Pemerintah Inggris meningkatkan tekanan terhadap ekosistem kripto yang diduga terlibat dalam aktivitas ilegal dengan menjatuhkan sanksi terhadap Xinbi, sebuah marketplace berbasis China yang dikaitkan dengan jaringan penipuan di Asia Tenggara.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi yang lebih luas dalam membongkar infrastruktur finansial yang menopang scam centre, bukan sekadar mengejar pelaku individu di lapangan.
Menurut laporan Chainalysis, Xinbi memproses lebih dari US$19,9 miliar transaksi kripto dalam periode 2022 hingga 2025.
Platform ini diduga menyediakan layanan penting bagi jaringan penipuan, termasuk perdagangan data pribadi curian dan perangkat komunikasi yang digunakan dalam operasi scam.
Aktivitas ini memperkuat dugaan bahwa marketplace seperti Xinbi berperan sebagai tulang punggung logistik bagi industri penipuan digital yang berkembang pesat di kawasan Asia Tenggara.
Baca Juga: Kerugian Phishing Kripto Melonjak 200%, Apa yang Harus Diwaspadai?
Tidak hanya Xinbi, paket sanksi terbaru juga menyasar Huione serta sejumlah operator scam centre yang berbasis di Kamboja.
Sanksi tersebut mencakup pembekuan aset serta pembatasan akses terhadap sistem keuangan global. Dengan demikian, entitas yang terlibat akan kesulitan mengakses likuiditas dan menjalankan operasional mereka secara normal.
Langkah ini menunjukkan eskalasi serius dalam pendekatan regulator, yang kini tidak hanya fokus pada individu, tetapi juga pada jaringan dan infrastruktur pendukungnya.
Tim riset dari Tokocrypto menilai bahwa kebijakan ini mencerminkan perubahan signifikan dalam strategi penegakan hukum di sektor kripto.
“Ini regulasi yang sudah masuk fase serang infrastruktur, bukan lagi sekadar tangkap operator lapangan. Saat pemerintah mulai membidik marketplace, jalur pembayaran, dan ekosistem kripto yang menopang scam centres, pesan ke pasar jelas: fasilitas on-chain yang bersinggungan dengan kejahatan terorganisir sekarang ada di garis tembak langsung negara,” ungkap Tim Research Tokocrypto.
Pendekatan ini dinilai lebih efektif dalam jangka panjang, karena memutus sumber daya yang memungkinkan kejahatan terus berlangsung.
Sanksi terhadap Xinbi dan jaringan terkait berpotensi memberikan dampak luas terhadap industri kripto, khususnya dalam hal kepatuhan (compliance) dan transparansi.
Platform yang beroperasi di sektor ini kini dihadapkan pada tekanan yang lebih besar untuk memastikan bahwa layanan mereka tidak digunakan untuk aktivitas ilegal.
Menurut laporan The Block, hal ini dapat mendorong peningkatan penggunaan teknologi analitik blockchain serta kerja sama dengan regulator.
Di sisi lain, langkah ini juga bisa meningkatkan kepercayaan investor institusional terhadap ekosistem kripto.
Dengan adanya tindakan tegas terhadap penyalahgunaan, industri dapat terlihat lebih matang dan siap untuk adopsi yang lebih luas.
Kawasan Asia Tenggara, termasuk negara-negara seperti Indonesia, Thailand, dan Vietnam, dalam beberapa tahun terakhir memang menjadi pusat perhatian terkait maraknya scam centre berbasis digital.
Faktor seperti pertumbuhan pengguna internet, adopsi kripto yang cepat, serta celah regulasi di beberapa wilayah membuat kawasan ini rentan dimanfaatkan oleh jaringan kejahatan terorganisir.
Dengan sanksi ini, pemerintah Inggris mengirim sinyal kuat bahwa kejahatan berbasis kripto tidak lagi dianggap sebagai isu lokal, melainkan ancaman global yang membutuhkan respons lintas negara.
Baca Juga: Inggris Pertimbangkan Izinkan Kripto untuk Judi Online
Langkah Inggris menjatuhkan sanksi terhadap Xinbi menandai babak baru dalam perang melawan kejahatan kripto.
Fokus yang kini beralih ke infrastruktur menunjukkan pendekatan yang lebih strategis dan sistematis.
Bagi industri kripto, ini adalah peringatan sekaligus peluang. Di satu sisi, tekanan regulasi akan meningkat. Namun di sisi lain, upaya ini juga dapat memperkuat legitimasi sektor ini di mata publik dan investor.
Ke depan, kolaborasi antara regulator, perusahaan blockchain, dan pelaku industri akan menjadi kunci untuk menciptakan ekosistem kripto yang lebih aman dan berkelanjutan.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
The post Inggris Jatuhkan Sanksi Untuk Xinbi: Perang Baru Lawan Scam Centre Asia Tenggara appeared first on Tokocrypto News.


