Penjelasan AaveToken (AAVE)
Mulailah belajar tentang penjelasan AaveToken melalui panduan, tokenomi, informasi perdagangan, dan banyak lagi.
Aave is a decentralized finance protocol that allows people to lend and borrow crypto.
Perdagangan AaveToken (AAVE) mengacu pada pembelian dan penjualan token tersebut di pasar mata uang kripto. Di MEXC, pengguna dapat berdagang AAVE melalui berbagai pasar tergantung pada tujuan investasi dan preferensi risiko Anda. Dua metode yang paling umum adalah perdagangan spot dan perdagangan futures.
Perdagangan spot kripto adalah membeli atau menjual AAVE secara langsung pada harga pasar saat ini. Setelah perdagangan selesai, Anda memiliki token AAVE sebenarnya yang dapat disimpan, ditransfer, atau dijual nanti. Perdagangan spot adalah cara paling mudah untuk mendapatkan eksposur ke AAVE tanpa leverage.
Perdagangan Spot AaveTokenAnda dapat dengan mudah memperoleh AaveToken (AAVE) di MEXC menggunakan berbagai metode pembayaran, seperti kartu kredit, kartu debit, transfer bank, Paypal, dan masih banyak lagi! Pelajari cara membeli token di MEXC sekarang!
Panduan Cara Membeli AaveTokenSejarah dan Latar Belakang AaveToken (AAVE)
AaveToken (AAVE) adalah token tata kelola dari protokol keuangan terdesentralisasi (DeFi) Aave yang didirikan oleh Stani Kulechov pada tahun 2017. Awalnya, proyek ini dikenal dengan nama ETHLend dan menggunakan token LEND sebagai mata uang aslinya. ETHLend dimulai sebagai platform peer-to-peer lending yang memungkinkan pengguna untuk meminjam dan meminjamkan cryptocurrency secara langsung.
Evolusi dari ETHLend ke Aave
Pada tahun 2018, tim pengembang menyadari bahwa model peer-to-peer memiliki keterbatasan dalam hal likuiditas dan efisiensi. Mereka kemudian mengembangkan konsep pool-based lending yang lebih inovatif. Pada tahun 2020, ETHLend secara resmi berganti nama menjadi Aave, yang berarti "hantu" dalam bahasa Finlandia, mencerminkan sifat transparan namun anonim dari protokol DeFi.
Migrasi dari LEND ke AAVE
Pada Oktober 2020, Aave meluncurkan program migrasi dari token LEND ke AAVE dengan rasio 100:1. Token AAVE baru ini tidak hanya berfungsi sebagai token tata kelola tetapi juga memiliki mekanisme keamanan yang disebut Safety Module. Pemegang AAVE dapat melakukan staking token mereka untuk melindungi protokol dari risiko kekurangan dan menerima reward sebagai imbalannya.
Fitur dan Inovasi
Aave memperkenalkan berbagai inovasi dalam ekosistem DeFi, termasuk flash loans, stable rate borrowing, dan aTokens. Flash loans memungkinkan pengguna meminjam tanpa jaminan asalkan dipayar kembali dalam transaksi yang sama. aTokens adalah representasi dari deposit yang menghasilkan bunga secara real-time.
Perkembangan Terkini
Saat ini, Aave telah berkembang menjadi salah satu protokol DeFi terbesar dengan total value locked (TVL) miliaran dolar. Protokol ini telah diperluas ke berbagai blockchain termasuk Ethereum, Polygon, Avalanche, dan Arbitrum, menjadikan AAVE sebagai salah satu token DeFi paling berpengaruh di pasar cryptocurrency.
Aave Token (AAVE) diciptakan oleh Stani Kulechov, seorang pengembang dan entrepreneur asal Finlandia yang memiliki visi untuk merevolusi sistem keuangan terdesentralisasi (DeFi). Kulechov memulai perjalanannya dalam dunia blockchain pada tahun 2017 ketika dia masih berusia 20 tahun dan sedang menempuh pendidikan hukum di University of Helsinki.
Awalnya, Kulechov mengembangkan platform yang disebut ETHLend pada tahun 2017, yang merupakan protokol peer-to-peer lending berbasis Ethereum. ETHLend memungkinkan pengguna untuk meminjam dan meminjamkan cryptocurrency secara langsung tanpa perantara tradisional. Platform ini menggunakan smart contract untuk mengotomatisasi proses pemberian pinjaman dan menjamin keamanan transaksi.
Pada tahun 2020, ETHLend mengalami rebranding menjadi Aave, yang dalam bahasa Finlandia berarti "hantu" atau "ghost". Perubahan ini tidak hanya mencakup nama, tetapi juga transformasi fundamental dalam model bisnis dan teknologi yang digunakan. Aave berkembang dari platform peer-to-peer lending menjadi protokol liquidity pool yang lebih canggih dan efisien.
AAVE token diluncurkan sebagai governance token yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan terkait pengembangan protokol. Token ini menggantikan LEND token yang sebelumnya digunakan dalam ekosistem ETHLend. Proses migrasi dari LEND ke AAVE dilakukan dengan rasio 100:1, di mana 100 LEND token dapat ditukar dengan 1 AAVE token.
Kulechov dan timnya membangun Aave dengan fokus pada inovasi dalam sektor DeFi. Protokol ini memperkenalkan berbagai fitur revolusioner seperti flash loans, yang memungkinkan pengguna meminjam cryptocurrency tanpa jaminan asalkan pinjaman tersebut dikembalikan dalam satu transaksi yang sama. Fitur ini membuka peluang arbitrase dan strategi trading yang sebelumnya tidak mungkin dilakukan.
Selain itu, Aave juga mengembangkan konsep aTokens, yang merupakan representasi dari aset yang didepositkan dalam protokol. aTokens ini secara otomatis menghasilkan bunga yang terakumulasi secara real-time, memberikan pengalaman yang lebih transparan dan efisien bagi pengguna.
Tim pengembangan Aave dipimpin oleh Kulechov sebagai CEO dan founder, dengan dukungan dari berbagai ahli blockchain dan keuangan. Proyek ini telah menerima pendanaan dari berbagai investor terkemuka dalam industri cryptocurrency, termasuk venture capital firms yang fokus pada teknologi blockchain.
Kesuksesan Aave dalam ekosistem DeFi menjadikannya salah satu protokol lending terbesar dengan total value locked (TVL) yang mencapai miliaran dollar. Platform ini mendukung berbagai cryptocurrency populer dan terus mengembangkan fitur-fitur baru untuk meningkatkan pengalaman pengguna dan efisiensi pasar.
Apa itu Aave Token (AAVE)?
Aave Token (AAVE) adalah token tata kelola asli dari protokol Aave, sebuah platform keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang memungkinkan pengguna untuk meminjam dan meminjamkan mata uang kripto. AAVE berfungsi sebagai token utilitas yang memberikan hak suara kepada pemegangnya dalam pengambilan keputusan protokol.
Mekanisme Kerja AAVE Token
AAVE beroperasi melalui beberapa mekanisme utama. Pertama, sebagai token tata kelola, pemegang AAVE dapat mengajukan dan memberikan suara pada proposal yang mempengaruhi protokol Aave. Kedua, AAVE berfungsi sebagai mekanisme keamanan melalui Safety Module, di mana pengguna dapat melakukan staking token mereka untuk melindungi protokol dari risiko kekurangan modal.
Safety Module dan Staking
Safety Module adalah fitur unik AAVE yang memungkinkan pengguna untuk melakukan staking token mereka. Ketika pengguna melakukan staking AAVE, mereka menerima stkAAVE sebagai bukti kepemilikan. Sebagai imbalan, mereka mendapatkan rewards dalam bentuk AAVE tambahan. Namun, token yang di-stake dapat dipotong hingga 30% jika terjadi shortfall event untuk melindungi protokol.
Fungsi dalam Ekosistem DeFi
Dalam ekosistem Aave, AAVE token memiliki beberapa kegunaan praktis. Pemegang token dapat menerima diskon biaya pada platform Aave. Token ini juga digunakan untuk memberikan insentif kepada pengguna yang berpartisipasi dalam liquidity mining dan program rewards lainnya. AAVE membantu menjaga stabilitas dan keamanan protokol melalui mekanisme ekonomi yang terdesentralisasi.
Tokenomics dan Distribusi
AAVE memiliki total supply maksimum 16 juta token. Distribusi token dilakukan melalui berbagai cara termasuk rewards untuk staking, insentif likuiditas, dan alokasi untuk pengembangan ekosistem. Model ekonomi AAVE dirancang untuk menciptakan keseimbangan antara utilitas, keamanan, dan tata kelola yang efektif dalam jangka panjang.
Aave Token (AAVE) adalah token tata kelola dari protokol Aave, salah satu platform DeFi (Decentralized Finance) terkemuka yang memungkinkan pengguna untuk meminjam dan meminjamkan mata uang kripto tanpa perantara tradisional.
Fungsi Tata Kelola: AAVE memberikan hak suara kepada pemegang token untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan protokol. Pemegang dapat mengusulkan dan memberikan suara pada perubahan parameter protokol, penambahan aset baru, dan upgrade sistem.
Staking dan Keamanan: Token AAVE dapat di-stake dalam Safety Module untuk mengamankan protokol. Pemegang yang melakukan staking menerima rewards dalam bentuk AAVE tambahan, namun juga menghadapi risiko slashing jika terjadi shortfall event di protokol.
Diskon Biaya: Pengguna yang menggunakan AAVE sebagai jaminan dapat menikmati diskon pada biaya borrowing di platform Aave, memberikan insentif ekonomi untuk memegang token.
Tokenomics: Total supply AAVE adalah 16 juta token dengan distribusi yang mencakup tim, investor awal, dan komunitas. Token ini menggantikan LEND dengan rasio 1:100 pada tahun 2020.
Utilitas Multi-Chain: AAVE tersedia di berbagai blockchain termasuk Ethereum, Polygon, dan Avalanche, memungkinkan interoperabilitas lintas chain dan akses yang lebih luas ke ekosistem DeFi.
Mekanisme Deflasi: Sebagian dari biaya protokol digunakan untuk membeli kembali dan membakar token AAVE, menciptakan tekanan deflasi yang berpotensi meningkatkan nilai token seiring waktu.
Distribusi dan Alokasi Token Aave (AAVE)
Aave Token (AAVE) merupakan token tata kelola utama dari protokol Aave, salah satu platform DeFi terbesar di dunia. Token AAVE menggantikan token LEND sebelumnya melalui proses migrasi pada tahun 2020. Distribusi dan alokasi token AAVE dirancang untuk mendukung ekosistem yang berkelanjutan dan terdesentralisasi.
Total Supply dan Struktur Dasar
Total supply token AAVE adalah 16 juta token. Jumlah ini tetap dan tidak dapat ditambah lagi, menjadikan AAVE sebagai aset deflasioner. Struktur supply yang terbatas ini dirancang untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang token dan mendorong adopsi protokol yang lebih luas.
Alokasi Awal Token
Distribusi awal token AAVE terbagi dalam beberapa kategori utama. Sekitar 13 juta token AAVE dialokasikan untuk pemegang token LEND yang bermigrasi dengan rasio 100 LEND untuk 1 AAVE. Sisanya sebesar 3 juta token dialokasikan untuk Aave Reserve, yang berfungsi sebagai treasury protokol untuk pengembangan ekosistem dan insentif komunitas.
Fungsi Aave Reserve
Aave Reserve memainkan peran penting dalam distribusi token berkelanjutan. Reserve ini menerima sebagian dari fee yang dihasilkan protokol dan menggunakannya untuk berbagai tujuan strategis. Dana dari reserve dapat digunakan untuk program insentif likuiditas, pengembangan fitur baru, kemitraan strategis, dan reward untuk kontributor ekosistem.
Mekanisme Safety Module
Sebagian token AAVE didistribusikan melalui Safety Module, sebuah mekanisme keamanan protokol. Pengguna dapat melakukan staking token AAVE mereka di Safety Module dan menerima reward dalam bentuk token AAVE tambahan. Namun, token yang di-stake dapat mengalami slashing hingga 30 persen jika terjadi shortfall event di protokol.
Program Insentif Likuiditas
Aave secara berkala meluncurkan program insentif untuk mendorong likuiditas di berbagai market. Program ini mendistribusikan token AAVE kepada pengguna yang menyediakan likuiditas atau meminjam aset tertentu. Distribusi ini membantu bootstrap likuiditas untuk aset baru dan mempertahankan aktivitas di market yang sudah ada.
Governance dan Voting Power
Token AAVE memberikan hak voting dalam tata kelola protokol. Pemegang token dapat berpartisipasi dalam Aave Improvement Proposals (AIPs) dan mempengaruhi arah pengembangan protokol. Distribusi token yang luas memastikan desentralisasi dalam pengambilan keputusan dan mencegah kontrol terpusat atas protokol.
Distribusi Lintas Chain
Seiring ekspansi Aave ke berbagai blockchain, token AAVE juga didistribusikan across multiple chains. Hal ini memungkinkan pengguna di Polygon, Avalanche, dan network lainnya untuk berpartisipasi dalam governance dan menerima reward tanpa harus bridging ke Ethereum mainnet.
Apa itu Aave Token (AAVE)?
Aave Token (AAVE) adalah token tata kelola asli dari protokol Aave, salah satu platform DeFi (Decentralized Finance) terbesar di dunia. Token ini memiliki berbagai kegunaan penting dalam ekosistem Aave dan berperan sebagai tulang punggung operasional platform lending dan borrowing terdesentralisasi ini.
Fungsi Utama AAVE Token
Token AAVE memiliki tiga fungsi utama dalam ekosistem. Pertama, sebagai token tata kelola yang memberikan hak suara kepada pemegang untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan protokol. Kedua, berfungsi sebagai mekanisme keamanan melalui Safety Module dimana token dapat di-stake untuk melindungi protokol dari risiko shortfall events. Ketiga, memberikan berbagai keuntungan dan insentif bagi pengguna yang memiliki dan menggunakan token ini.
Aplikasi dalam Tata Kelola Protokol
Pemegang AAVE dapat mengajukan dan memberikan suara pada berbagai proposal pengembangan protokol. Ini mencakup penambahan aset baru, perubahan parameter risiko, upgrade protokol, dan alokasi dana treasury. Setiap token AAVE mewakili satu suara dalam sistem governance, memungkinkan komunitas untuk secara demokratis menentukan arah pengembangan platform.
Safety Module dan Staking
Safety Module merupakan fitur unik dimana pengguna dapat mem-stake token AAVE untuk mendapatkan reward sambil melindungi protokol. Staker menerima sAAVE sebagai bukti kepemilikan dan mendapat reward dalam bentuk AAVE. Namun, mereka juga mengambil risiko slashing hingga 30% jika terjadi shortfall event untuk melindungi pengguna protokol.
Keuntungan bagi Pengguna Protokol
Pengguna yang memegang AAVE dalam wallet mereka mendapat berbagai keuntungan saat menggunakan protokol Aave. Ini termasuk diskon biaya transaksi, peningkatan reward dari liquidity mining, dan akses ke fitur-fitur premium tertentu. Semakin banyak AAVE yang dimiliki, semakin besar keuntungan yang dapat diperoleh.
Ekosistem DeFi yang Lebih Luas
AAVE juga digunakan di luar protokol Aave dalam ekosistem DeFi yang lebih luas. Token ini dapat diperdagangkan di berbagai DEX, digunakan sebagai kolateral di platform lending lain, dan berpartisipasi dalam berbagai strategi yield farming. Likuiditas yang tinggi membuat AAVE menjadi aset yang fleksibel untuk berbagai strategi DeFi.
Tokenomi menggambarkan model ekonomi AaveToken (AAVE), termasuk suplai, distribusi, dan utilitasnya dalam ekosistem. Sejumlah faktor, seperti total suplai, suplai yang beredar, dan alokasi token kepada tim, investor, atau komunitas memainkan peran utama dalam membentuk perilaku pasarnya.
Tokenomi AaveTokenTips Pro: Memahami tokenomi, tren harga, dan sentimen pasar AAVE dapat membantu Anda menilai potensi pergerakan harga pada masa mendatang dengan lebih baik.
Riwayat harga menyediakan konteks yang berharga untuk AAVE karena menunjukkan bagaimana token tersebut telah bereaksi terhadap kondisi pasar yang berbeda sejak diluncurkan. Dengan mempelajari high, low, dan riwayat tren keseluruhan, trader dapat menemukan pola atau memperoleh perspektif tentang volatilitas token tersebut. Jelajahi riwayat pergerakan harga AAVE sekarang!
Riwayat Harga AaveToken (AAVE)Berdasarkan tokenomi dan kinerja masa lalu, prediksi harga AAVE bertujuan untuk memperkirakan kemungkinan arah pergerakan token. Analis dan trader sering mengamati dinamika suplai, tren adopsi, sentimen pasar, dan pergerakan kripto yang lebih luas untuk membentuk ekspektasi. Tahukah Anda, MEXC memiliki alat prediksi harga yang dapat membantu Anda mengukur harga AAVE pada masa depan? Lihat sekarang!
Prediksi Harga AaveTokenInformasi di halaman ini mengenai AaveToken (AAVE) hanya bersifat informatif dan bukanlah saran keuangan, investasi, atau perdagangan. MEXC tidak memberikan jaminan apa pun mengenai keakuratan, kelengkapan, atau keandalan konten yang disediakan. Perdagangan mata uang kripto mengandung risiko yang signifikan, termasuk volatilitas pasar dan potensi kerugian modal. Anda harus melakukan penelitian independen, menilai situasi keuangan Anda, dan berkonsultasi dengan penasihat berlisensi sebelum membuat keputusan investasi apa pun. MEXC tidak bertanggung jawab atas segala kerugian atau kehilangan yang timbul karena mengandalkan informasi ini.
Jumlah
1 AAVE = 112.29 USD
Temukan token paling populer dan berpengaruh di pasar
Lihat token yang aktif diperdagangkan di MEXC
Tetap terdepan dengan mengetahui token yang baru terdaftar di MEXC
Perdagangkan token yang mengalami pergerakan terbesar dalam 24 jam terakhir