Ketahui penjelasan Avalanche (AVAX), mekanismenya, dan mengapa ini penting dalam kripto. Jelajahi fitur, kegunaan, tokenomi, dan tutorialnya dengan MEXC.Ketahui penjelasan Avalanche (AVAX), mekanismenya, dan mengapa ini penting dalam kripto. Jelajahi fitur, kegunaan, tokenomi, dan tutorialnya dengan MEXC.

Logo Avalanche

Penjelasan Avalanche (AVAX)

$13.77
$13.77$13.77
-1.43%1D
USD

Mulailah belajar tentang penjelasan Avalanche melalui panduan, tokenomi, informasi perdagangan, dan banyak lagi.

Halaman terakhir diperbarui: 2026-01-10 10:01:43 (UTC+8)

Pengantar Dasar Avalanche (AVAX)

Longsor adalah platform kontrak pintar tercepat di industri blockchain, yang diukur dengan waktu hingga finalitas, dan memiliki validator paling banyak yang mengamankan aktivitasnya dari protokol bukti kepemilikan apa pun. Avalanche sangat cepat, biaya rendah, dan hijau. Setiap aplikasi yang mendukung kontrak pintar dapat mengungguli persaingannya di Avalanche.

Profil Avalanche (AVAX)

Nama Token
Avalanche
Simbol Ticker
AVAX
Blockchain Publik
AVAX_XCHAIN
Whitepaper
Situs Web Resmi
Sektor
LAYER 1 / LAYER 2
WLFI
Kapitalisasi Pasar
$ 5.92B
All Time Low
$ 2.7888
All Time High
$ 146.2178
Media Sosial
Explorer Blok

Penjelasan Perdagangan Avalanche (AVAX)

Perdagangan Avalanche (AVAX) mengacu pada pembelian dan penjualan token tersebut di pasar mata uang kripto. Di MEXC, pengguna dapat berdagang AVAX melalui berbagai pasar tergantung pada tujuan investasi dan preferensi risiko Anda. Dua metode yang paling umum adalah perdagangan spot dan perdagangan futures.

Perdagangan Spot Avalanche (AVAX)

Perdagangan spot kripto adalah membeli atau menjual AVAX secara langsung pada harga pasar saat ini. Setelah perdagangan selesai, Anda memiliki token AVAX sebenarnya yang dapat disimpan, ditransfer, atau dijual nanti. Perdagangan spot adalah cara paling mudah untuk mendapatkan eksposur ke AVAX tanpa leverage.

Perdagangan Spot Avalanche

Cara Memperoleh Avalanche (AVAX)

Anda dapat dengan mudah memperoleh Avalanche (AVAX) di MEXC menggunakan berbagai metode pembayaran, seperti kartu kredit, kartu debit, transfer bank, Paypal, dan masih banyak lagi! Pelajari cara membeli token di MEXC sekarang!

Panduan Cara Membeli Avalanche

Wawasan Lebih Dalam Tentang Avalanche (AVAX)

Sejarah dan Latar Belakang Avalanche (AVAX)

Avalanche (AVAX): Sejarah dan Latar Belakang

Avalanche adalah platform blockchain yang dikembangkan oleh Ava Labs, sebuah perusahaan yang didirikan pada tahun 2018 oleh Emin Gün Sirer, Kevin Sekniqi, dan Maofan "Ted" Yin. Platform ini secara resmi diluncurkan pada September 2020 dengan tujuan mengatasi masalah skalabilitas, keamanan, dan desentralisasi yang dihadapi oleh blockchain generasi sebelumnya.

Asal Mula Pengembangan

Konsep Avalanche berasal dari penelitian akademis yang dimulai pada tahun 2018. Tim pengembang menyadari bahwa blockchain yang ada seperti Bitcoin dan Ethereum memiliki keterbatasan dalam hal kecepatan transaksi dan biaya operasional yang tinggi. Mereka kemudian mengembangkan protokol konsensus baru yang disebut Avalanche Consensus, yang menggabinkan keunggulan dari berbagai mekanisme konsensus yang sudah ada.

Peluncuran dan Perkembangan

Mainnet Avalanche diluncurkan pada 21 September 2020 dengan token asli bernama AVAX. Platform ini dirancang dengan arsitektur tiga blockchain yang unik: Exchange Chain (X-Chain) untuk pertukaran aset, Platform Chain (P-Chain) untuk koordinasi validator, dan Contract Chain (C-Chain) yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine.

Inovasi Teknologi

Avalanche memperkenalkan konsep subnet yang memungkinkan pengembang membuat blockchain khusus dengan aturan dan validator sendiri. Teknologi ini memungkinkan throughput hingga 4.500 transaksi per detik dengan finalisasi dalam waktu kurang dari satu detik. Protokol konsensusnya menggunakan sampling acak untuk mencapai kesepakatan, yang berbeda dari Proof of Work atau Proof of Stake tradisional.

Ekosistem dan Adopsi

Sejak peluncurannya, Avalanche telah menarik berbagai proyek DeFi, NFT, dan aplikasi terdesentralisasi lainnya. Platform ini menawarkan biaya transaksi yang rendah dan kompatibilitas dengan ekosistem Ethereum, memungkinkan migrasi mudah bagi pengembang dan pengguna dari blockchain lain.

Siapa yang Menciptakan Avalanche (AVAX)?

Avalanche (AVAX) diciptakan oleh Emin Gün Sirer, seorang profesor ilmu komputer di Cornell University yang terkenal dengan keahliannya dalam sistem terdistribusi dan teknologi blockchain. Emin Gün Sirer adalah pendiri dan CEO dari Ava Labs, perusahaan yang mengembangkan protokol Avalanche.

Sebelum menciptakan Avalanche, Emin Gün Sirer telah lama terlibat dalam penelitian cryptocurrency dan blockchain. Dia adalah salah satu peneliti pertama yang mengidentifikasi masalah skalabilitas dalam Bitcoin dan Ethereum. Pada tahun 2003, bahkan sebelum Bitcoin ada, dia sudah menciptakan sistem mata uang digital yang disebut Karma.

Tim Ava Labs yang dipimpin oleh Emin Gün Sirer juga terdiri dari para ahli teknologi blockchain lainnya, termasuk Kevin Sekniqi dan Maofan "Ted" Yin. Kevin Sekniqi adalah co-founder dan COO Ava Labs yang memiliki latar belakang dalam sistem terdistribusi, sementara Maofan Yin adalah peneliti yang berkontribusi pada pengembangan algoritma konsensus Avalanche.

Proyek Avalanche pertama kali diumumkan pada tahun 2019, dan mainnet diluncurkan pada September 2020. Visi utama Emin Gün Sirer dalam menciptakan Avalanche adalah untuk mengatasi trilemma blockchain yaitu masalah skalabilitas, keamanan, dan desentralisasi yang sering menjadi tantangan dalam platform blockchain lainnya.

Protokol Avalanche menggunakan mekanisme konsensus yang unik yang memungkinkan throughput tinggi dengan finalitas transaksi yang cepat. Platform ini dirancang untuk mendukung berbagai aplikasi terdesentralisasi (DApps) dan dapat mengakomodasi ribuan validator dalam jaringannya.

Keunikan Avalanche terletak pada arsitektur tiga blockchain yang berbeda: X-Chain untuk pertukaran aset, P-Chain untuk koordinasi validator, dan C-Chain yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine. Inovasi ini memungkinkan Avalanche menjadi salah satu platform blockchain tercepat dengan kemampuan memproses lebih dari 4.500 transaksi per detik.

Bagaimana Mekanisme Avalanche (AVAX)?

Avalanche (AVAX): Cara Kerja Platform Blockchain Revolusioner

Avalanche adalah platform blockchain yang dikembangkan oleh Ava Labs, dirancang untuk mengatasi masalah skalabilitas, keamanan, dan desentralisasi yang dihadapi oleh blockchain generasi sebelumnya. AVAX merupakan token asli dari ekosistem Avalanche yang memiliki berbagai fungsi penting dalam jaringan.

Arsitektur Tiga Chain Unik

Avalanche beroperasi dengan sistem tiga blockchain yang saling terhubung namun memiliki fungsi berbeda. Pertama adalah Exchange Chain (X-Chain) yang berfungsi untuk menciptakan dan menukar aset digital. Kedua, Platform Chain (P-Chain) yang mengkoordinasikan validator dan mengelola subnet. Ketiga, Contract Chain (C-Chain) yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine dan memungkinkan eksekusi smart contract.

Mekanisme Konsensus Avalanche

Protokol konsensus Avalanche menggunakan metode sampling berulang yang memungkinkan ribuan validator berpartisipasi secara bersamaan. Setiap validator secara acak menanyakan subset kecil validator lain tentang preferensi transaksi mereka. Proses ini berlangsung berulang kali hingga mencapai konsensus yang kuat, memungkinkan finalisasi transaksi dalam hitungan detik.

Fungsi Token AVAX

Token AVAX memiliki tiga fungsi utama dalam ekosistem. Pertama sebagai unit akun untuk berbagai biaya sistem termasuk gas fee. Kedua sebagai mekanisme staking dimana validator harus mengunci AVAX untuk berpartisipasi dalam konsensus. Ketiga sebagai unit pertukaran antar berbagai subnet dalam jaringan Avalanche.

Subnet dan Skalabilitas

Avalanche memungkinkan pembuatan subnet atau jaringan khusus yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik. Setiap subnet dapat memiliki aturan, validator, dan mekanisme konsensus sendiri sambil tetap terhubung dengan jaringan utama. Sistem ini memungkinkan skalabilitas horizontal yang hampir tak terbatas.

Dengan throughput hingga 4.500 transaksi per detik dan waktu finalisasi kurang dari 2 detik, Avalanche menawarkan performa tinggi untuk aplikasi DeFi, NFT, dan enterprise blockchain sambil mempertahankan tingkat desentralisasi yang tinggi.

Fitur Utama Avalanche (AVAX)

Avalanche (AVAX) adalah platform blockchain yang revolusioner dengan beberapa karakteristik unik yang membedakannya dari blockchain lainnya. Berikut adalah fitur-fitur inti yang menjadikan AVAX menonjol di ekosistem cryptocurrency.

Konsensus Avalanche yang Inovatif
AVAX menggunakan mekanisme konsensus yang disebut Avalanche Consensus, yang menggabinkan keunggulan dari Proof of Stake dengan pendekatan sampling acak. Sistem ini memungkinkan validator untuk mencapai kesepakatan dengan cepat melalui proses voting berulang yang efisien. Mekanisme ini menghasilkan finalitas transaksi yang sangat cepat, biasanya dalam waktu kurang dari 2 detik.

Arsitektur Tiga Blockchain
Avalanche memiliki struktur unik dengan tiga blockchain terpisah yang bekerja secara sinergis. X-Chain menangani pertukaran aset dan penciptaan token baru. P-Chain mengkoordinasikan validator dan mengelola subnet. C-Chain menjalankan smart contract dan kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine, memungkinkan developer untuk memigrasikan aplikasi Ethereum dengan mudah.

Skalabilitas Tinggi
Platform ini mampu memproses lebih dari 4.500 transaksi per detik dengan biaya yang rendah. Arsitektur subnet memungkinkan pembuatan blockchain khusus yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik aplikasi, sehingga mengatasi masalah kemacetan jaringan yang sering terjadi pada blockchain monolitik.

Interoperabilitas dan Kompatibilitas Ethereum
AVAX menawarkan kompatibilitas penuh dengan ekosistem Ethereum melalui C-Chain. Developer dapat menggunakan tools yang sama seperti MetaMask, Remix, dan Truffle untuk membangun aplikasi. Hal ini memudahkan migrasi proyek DeFi dan NFT dari Ethereum ke Avalanche dengan modifikasi minimal.

Sistem Subnet yang Fleksibel
Subnet adalah fitur revolusioner yang memungkinkan pembuatan blockchain khusus dengan aturan dan validator sendiri. Setiap subnet dapat memiliki mekanisme konsensus, model ekonomi, dan governance yang berbeda, memberikan fleksibilitas maksimal untuk berbagai use case mulai dari gaming hingga enterprise solutions.

Efisiensi Energi
Berbeda dengan Bitcoin yang menggunakan Proof of Work, Avalanche menggunakan sistem Proof of Stake yang jauh lebih ramah lingkungan. Konsumsi energi yang rendah menjadikan AVAX sebagai pilihan yang berkelanjutan untuk aplikasi blockchain masa depan.

Tokenomics AVAX
Token AVAX memiliki supply maksimal 720 juta token dengan mekanisme burning yang mengurangi supply seiring waktu. Token ini berfungsi sebagai medium pembayaran fee transaksi, staking untuk menjadi validator, dan governance dalam ekosistem Avalanche.

Distribusi dan Alokasi Avalanche (AVAX)

Distribusi dan Alokasi Avalanche (AVAX)

Avalanche (AVAX) adalah cryptocurrency yang memiliki total supply maksimum sebesar 720 juta token. Distribusi token AVAX dirancang dengan struktur yang terorganisir untuk mendukung ekosistem blockchain yang berkelanjutan dan terdesentralisasi.

Alokasi Token AVAX

Dari total supply 720 juta AVAX, alokasi token dibagi menjadi beberapa kategori utama. Sebesar 50% atau 360 juta token dialokasikan untuk staking rewards dan insentif validator dalam jangka panjang. Alokasi ini dirancang untuk mendorong partisipasi aktif dalam mengamankan jaringan Avalanche.

Tim pengembang dan Ava Labs menerima alokasi sebesar 18% dari total supply, yang setara dengan 129.6 juta token. Alokasi ini memiliki jadwal vesting yang ketat untuk memastikan komitmen jangka panjang tim terhadap pengembangan platform.

Distribusi untuk Komunitas dan Investor

Foundation Avalanche menerima alokasi 9.26% atau sekitar 66.7 juta token untuk mendukung pengembangan ekosistem, kemitraan strategis, dan inisiatif komunitas. Investor swasta dan institusional menerima alokasi sekitar 13.74% melalui berbagai putaran pendanaan dengan periode lock-up yang bervariasi.

Public sale dan community incentives mendapat alokasi sebesar 2.5% dari total supply. Bagian ini didistribusikan melalui Initial Exchange Offering (IEO) dan program insentif untuk pengguna awal platform.

Mekanisme Distribusi

AVAX menggunakan sistem proof-of-stake yang memungkinkan pemegang token untuk melakukan staking dan mendapatkan rewards. Minimum staking untuk menjadi validator adalah 2,000 AVAX, sementara delegator dapat berpartisipasi dengan jumlah yang lebih kecil yaitu 25 AVAX.

Token AVAX juga memiliki mekanisme burning dimana biaya transaksi akan dibakar secara permanen, mengurangi total supply yang beredar. Hal ini menciptakan tekanan deflasi pada token dan berpotensi meningkatkan nilai jangka panjang.

Jadwal Pelepasan Token

Distribusi token AVAX mengikuti jadwal vesting yang bertahap untuk mencegah tekanan jual yang berlebihan di pasar. Token untuk tim dan investor memiliki periode cliff dan vesting linear selama beberapa tahun. Staking rewards didistribusikan secara kontinyu berdasarkan partisipasi validator dan delegator dalam mengamankan jaringan.

Utilitas dan Contoh Penggunaan Avalanche (AVAX)

Avalanche (AVAX) adalah platform blockchain yang dirancang untuk mengatasi masalah skalabilitas, keamanan, dan desentralisasi dalam ekosistem cryptocurrency. Platform ini menawarkan berbagai kegunaan dan aplikasi yang luas dalam dunia keuangan terdesentralisasi.

Kegunaan Utama AVAX:

1. Token Utilitas Platform
AVAX berfungsi sebagai token asli yang digunakan untuk membayar biaya transaksi di jaringan Avalanche. Setiap operasi smart contract dan transfer memerlukan AVAX sebagai gas fee, memastikan kelancaran operasional jaringan.

2. Staking dan Validasi
Pengguna dapat melakukan staking AVAX untuk menjadi validator atau delegator dalam jaringan. Validator yang mengunci token AVAX membantu mengamankan jaringan dan mendapat reward berupa token tambahan. Sistem ini mendorong partisipasi aktif dalam konsensus jaringan.

3. Governance Token
Pemegang AVAX memiliki hak voting dalam proposal pengembangan jaringan. Mereka dapat berpartisipasi dalam keputusan penting mengenai upgrade protocol, parameter jaringan, dan arah pengembangan masa depan platform.

Aplikasi dan Skenario Penggunaan:

1. Decentralized Finance (DeFi)
Avalanche mendukung berbagai aplikasi DeFi seperti lending protocol, decentralized exchange, dan yield farming. Platform seperti Trader Joe dan Pangolin Exchange beroperasi di atas jaringan Avalanche, menyediakan layanan trading dan liquidity mining.

2. NFT dan Gaming
Jaringan Avalanche menjadi rumah bagi berbagai proyek NFT dan gaming blockchain. Biaya transaksi yang rendah dan kecepatan tinggi membuatnya ideal untuk aplikasi yang memerlukan interaksi frequent seperti game play-to-earn.

3. Enterprise Solutions
Perusahaan dapat membangun blockchain privat atau konsorsium menggunakan teknologi Avalanche. Fleksibilitas platform memungkinkan kustomisasi sesuai kebutuhan bisnis spesifik.

4. Cross-Chain Interoperability
Avalanche Bridge memfasilitasi transfer aset antara Ethereum dan Avalanche, memungkinkan pengguna memanfaatkan keunggulan kedua jaringan. Ini membuka akses ke ekosistem DeFi yang lebih luas.

Keunggulan Teknis:

Konsensus Avalanche menggunakan mekanisme yang memungkinkan finalitas transaksi dalam hitungan detik dengan throughput tinggi. Jaringan dapat memproses ribuan transaksi per detik sambil mempertahankan desentralisasi.

Platform ini terdiri dari tiga blockchain terintegrasi: X-Chain untuk pertukaran aset, P-Chain untuk koordinasi validator, dan C-Chain yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine, memungkinkan migrasi mudah aplikasi Ethereum.

Tokenomi Avalanche (AVAX)

Tokenomi menggambarkan model ekonomi Avalanche (AVAX), termasuk suplai, distribusi, dan utilitasnya dalam ekosistem. Sejumlah faktor, seperti total suplai, suplai yang beredar, dan alokasi token kepada tim, investor, atau komunitas memainkan peran utama dalam membentuk perilaku pasarnya.

Tokenomi Avalanche

Tips Pro: Memahami tokenomi, tren harga, dan sentimen pasar AVAX dapat membantu Anda menilai potensi pergerakan harga pada masa mendatang dengan lebih baik.

Riwayat Harga Avalanche (AVAX)

Riwayat harga menyediakan konteks yang berharga untuk AVAX karena menunjukkan bagaimana token tersebut telah bereaksi terhadap kondisi pasar yang berbeda sejak diluncurkan. Dengan mempelajari high, low, dan riwayat tren keseluruhan, trader dapat menemukan pola atau memperoleh perspektif tentang volatilitas token tersebut. Jelajahi riwayat pergerakan harga AVAX sekarang!

Riwayat Harga Avalanche (AVAX)

Prediksi Harga Avalanche (AVAX)

Berdasarkan tokenomi dan kinerja masa lalu, prediksi harga AVAX bertujuan untuk memperkirakan kemungkinan arah pergerakan token. Analis dan trader sering mengamati dinamika suplai, tren adopsi, sentimen pasar, dan pergerakan kripto yang lebih luas untuk membentuk ekspektasi. Tahukah Anda, MEXC memiliki alat prediksi harga yang dapat membantu Anda mengukur harga AVAX pada masa depan? Lihat sekarang!

Prediksi Harga Avalanche

Penafian

Informasi di halaman ini mengenai Avalanche (AVAX) hanya bersifat informatif dan bukanlah saran keuangan, investasi, atau perdagangan. MEXC tidak memberikan jaminan apa pun mengenai keakuratan, kelengkapan, atau keandalan konten yang disediakan. Perdagangan mata uang kripto mengandung risiko yang signifikan, termasuk volatilitas pasar dan potensi kerugian modal. Anda harus melakukan penelitian independen, menilai situasi keuangan Anda, dan berkonsultasi dengan penasihat berlisensi sebelum membuat keputusan investasi apa pun. MEXC tidak bertanggung jawab atas segala kerugian atau kehilangan yang timbul karena mengandalkan informasi ini.

Kalkulator AVAX ke USD

Jumlah

AVAX
AVAX
USD
USD

1 AVAX = 13.77 USD

Perdagangkan AVAX

Token Teratas

Temukan token paling populer dan berpengaruh di pasar

Volume Perdagangan Teratas

Lihat token yang aktif diperdagangkan di MEXC

Baru Ditambahkan

Tetap terdepan dengan mengetahui token yang baru terdaftar di MEXC

Gainer Teratas

Perdagangkan token yang mengalami pergerakan terbesar dalam 24 jam terakhir